41: menjadi kuat

271 18 8
                                        

Roy terlupakan oleh semua orang, tetapi kini ia ada diberada di ruang bawah tanah tepat di mansion milik Daniel.

Kedua tangan di ikat dengan rantai begitupun dengan kedua kaki nya, Roy telah sadar dari pingsannya dan ia menggerakkan seluruh tubuhnya dengan kekuatan tersisa.

"akhh!! sialan!!" ucapnya dengan kesal.

Roy terus mengeluarkan semua tenaga serta kekuatannya untuk melepaskan dirinya dari rantai yang mengikat pada tubuhnya.

'Crack!! Creak!! Crack!!' suara rantai yang berbunyi di ruangan tersebut.Pada akhirnya, Seluruh rantai yang mengikat di tubuhnya kini terlepas.

Roy menghela nafas pelan, ia melihat sekeliling ruangan tersebut dan ia berdiri lalu ia berjalan ke arah tangga.

'brakk!!! brakk!!'

ia membuka pintu itu dengan sekuat tenaga nya serta ia juga mengeluarkan semua kekuatannya tetapi tak bisa terbuka. "keras sekali!!"

Roy menyerah dan ia turun kembali ke bawah, ia berjalan mengelilingi seisi ruangan itu. ia berhenti di sebuah lemari hitam nan besar, ia tersenyum miring dan ia membuka lemari tersebut.

Lemari itu di isi oleh berbagai senjata serta berbagai peralatan untuk membawa nya keluar dari sini.

"gotcha! aku akan keluar dengan cepat dan membawa milikku keluar dari sini!" ucapnya dengan penuh tekanan serta feromon kepemilikannya menyebar di ruangan tersebut.

****

Axelion berhenti tepat di depan teman-temannya yang sedang membantu ketiga orang terluka itu, ia menarik tangan Daniel ke depan lalu ia menatap Daniel dan ia melepaskan genggaman tangannya. "minta maaf lah!"

Daniel menggelengkan kepalanya dengan cepat, axelion jengah dengan situasi ini lalu ia menyentuh kepala Daniel untuk membungkuk 90°.

"maafkan Daniel!" ucap axelion sedangkan Daniel pasrah.

Axelion menarik kembali tangannya dari kepala Daniel lalu ia menyilangkan kedua tangan di dada nya.

Daniel menghela nafas pelan dan ia berdiri dengan tegak setelah membungkuk 90° tadi.

"maafkan aku" ucap Daniel

Semua orang disana terkejut dan mereka langsung mengangguk tetapi memiliki rasa kesal juga.

"aku memaafkanmu" ucap Jordanio dengan di angguki oleh yang lainnya.

"sudahlah, ayo kita ke ruang makan dan sarapan lalu pergi!" ajak Arjun dengan langkah santainya keluar dari ruang tamu.

Mereka menatap satu sama lain lalu mereka pun pergi ke ruang makan untuk mengisi perutnya.

Di dalam ruang makan tersebut, memiliki situasi sangat hangat dan tertawa ceria dimana-mana.

Selesai makan, mereka akan pergi dari mansion itu tetapi kini mereka mendapati Roy di ruang tamu dengan duduk santai serta membaca buku.

"kenapa kau lepas dari ruang bawah tanah?" tanya jordan

"aku? kau saja yang bodoh" ucap Roy dengan menutup buku yang ia baca dan ia menaruh buku itu ke meja.

Roy melihat sekeliling nya dan ia melihat Axelion di belakang Daniel, ia tersenyum miring.

Roy beranjak dari duduknya dan ia berjalan mendekat ke arah axelion. "axelion? ikut aku, mommy mencari mu begitupun dengan kakakmu" ucap Roy dengan lembut

Axelion yang melihat Roy mendekat itu, ia langsung menyembunyikan dirinya di belakang Nathaniel, Daniel dan Narendra.

Daniel menatap ke arah axelion yang berada di belakangnya, ia mengerti bahwa axelion takut dengan situasi ini.

Love competition [SLOW UPDATE]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang