49: Kejadian lalu

216 12 0
                                        

Pukul 18:50 WIB Jakarta, Indonesia.

Axelion terasa seperti hidup kembali, setelah ia kejadian dahulu. itu semua berkat pangeran, jika saja pangeran tidak mengajaknya untuk keluar dan kemungkinan dia akan terus mengurung dirinya sendiri.

"Pangeran!"

Pangeran berdeham pelan, ia pun menoleh ke arah axelion. "hm?"

"ayo pulang! nanti mommy gua bakalan ngomel. Pas dijalan, jangan lupa mampir dulu ke supermarket ya? gua mau beli camilan dulu" ujar axelion

Pangeran terkekeh pelan, ia mengangguk dan beranjak dari duduknya. "ayo pulang lion."

Axelion mengangguk, ia beranjak dari duduknya dan tak lupa ia mengambil beberapa cookies dari meja masuk ke dalam tas milik pangeran.

Pangeran menggelengkan kepalanya saat melihat tingkah axelion, ia beralih menatap ke arah teman-teman nya untuk meminta penjelasan kepadanya.

"bro! jangan lupa jelasin soal itu yoo!" ujar Marvin

"betul! betul! betul! lo harus jelasin ke kita soal 'ekhem' loh!" sahut Kelvin

"heh, lo berdua diam dulu! lihat cookies punya kita dibawa semua sama axelion!!" sahut Jessica

Semua orang yang ada di ruangan pun beralih menatap ke arah axelion, ternyata axelion sudah keluar dari ruangan dengan membawa tas ransel milik pangeran yang pernah tertinggal di ruangan tersebut.

"WEHHH!!! MY FAV COOKIESSSS!!!" seru Michael

"WEH ANJIR! CHOCOCHIPS GUA GA ADA COKKK!" sahut Kelvin

"LO SEMUA SIH SIBUK SAMA JELASIN JELASIN! UDAH TAU MAKANAN KITA BAKALAN DI MALINGGGG!!" balas Jessica dengan perasaan kesal

"DAN LO! KENAPA DIAM AJA BABI?!!!" sahut Marvin

Mereka berempat pun berdebat mengenai makanannya, pangeran yang tak tahan dengan situasi saat ini. ia memilih keluar dari ruangan itu, ia pun menyusul axelion yang sudah menunggu di luar cafe.

****

"Lo lama!" ujar axelion dengan kesal

Pangeran mengangguk. "sorry, tadi ada masalah dulu di dalam" ia memakai helm nya dan menaiki jok motornya.

Axelion mendengus kesal, tetapi untungnya ia sudah memakai helm milik pangeran dan ia pun duduk di belakang pangeran. "buruan! oh ya, thanks untuk kuenya hahaha!"

Pangeran tersenyum di balik helm fullface miliknya, ia mengangguk pelan. ia pun naik ke motornya dan mulai mengendarai motor sport miliknya menuju mansion axelion.

****

Selama di dalam perjalanan, mereka berdua hanya di selimuti oleh suasana hening. namun, tiba-tiba suara klakson dari motor lain pun menyadarkan mereka berdua.

"WOII! AXELION! LO SAMA SIAPA ANJIR!!" teriak penumpang di motor tersebut.

Axelion mendelik heran dengan teriakan itu, ia terasa sangat familiar dengan suaranya dan di detik itu ia langsung mengingatnya bahwa itu suara Dion. "HEH PUKIMAKK!!! LO JUGA PACARAN MULU ANJINGGG!!" sahutnya.

Para pihak bawah pun berdebat di atas motor, sedangkan para dominan yang mengendarai motor pun hanya bisa menghela nafas dan fokus melihat ke arah jalanan.

Keempat orang itu berhenti di depan supermarket, mereka melepaskan helmnya dan masuk secara bersamaan ke dalam supermarket.

"heh! lo sama siapa sih?" ujar Dion

Love competition [SLOW UPDATE]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang