11

1.6K 172 29
                                        

"Terus saya besok gimana?" tanya Jeongwoo.

Malam ini, Jaehyuk pamit. Setelah puas berkunjung kerumah Jeongwoo. Saatnya pulang.

"Ya ngga gimana-gimana" balas Jaehyuk.

Jeongwoo kemudian berjalan mendekat. Menahan Jaehyuk yang akan masuk ke mobilnya.

"Besok jemput dong" kata Jeongwoo.

Jaehyuk mengernyitkan dahinya.

"Ada kelas pagi, saya pasti bangun mepet"

Jaehyuk masih diam.

"Ahh pak~" Jeongwoo merengek.

Lantas kembali meraih pinggang Jaehyuk dan dipeluknya.

Menyandarkan kepalanya dibahu Jaehyuk.

Jaehyuk lagi-lagi hanya terdiam. Ia bingung harus apa.

"Eh!"

Jaehyuk terkejut. Jeongwoo tiba-tiba menegakan tubuhnya.

"Pak!"

"Apa?!"

"Kok teriak ke saya?" keluh Jeongwoo.

Jaehyuk mengernyitkan dahinya, "Kan kamu duluan"

"Iyakah? Yaudah sih"

Jaehyuk hanya memandang Jeongwoo dengan malas.

"Pak"

"Apa Jeongwoo?"

Jaehyuk seperti mulai lelah menghadapi remaja puber ini.

Jeongwoo tersenyum lebar menampilkan gigi rapinya, "Kita perlu panggilan kesayangan ngga sih?"

Apalagi ini?!

Dimana kameranya?

Jaehyuk akan mengangkat kedua tangannya.

Sekalian dengan kakinya. Ia sudah tidak tahan!

"Ah pak~masa saya manggilnya bapak terus? Kan ngga romantis"

"Saya juga ngga minat sama romantis-romantisan"

Jleb!

Jawaban datar dan cepat dari dosen muda itu menyakiti hati mungil remaja puber itu.

Jeongwoo kembali menyandarkan kepalanya di bahu Jaehyuk.

"Harus minat, harus mau"

Jaehyuk menghela nafas, pelukannya semakin dipererat.

Jika begini kapan ia bisa pulang? Jam sudah menunjukan pukul 10 malam. Ia harus beristirahat.

"Yaudah, kamu maunya manggil saya apa?" tanya Jaehyuk.

"Sayang!"

Ctak!

Jeongwoo semakin merengek ketika dahinya disentil Jaehyuk.

"Enak banget kalau ngomong, coba dipikir dulu" kata Jaehyuk.

Jeongwoo hanya cemberut.  Ia akan merajuk!

Jaehyuk menghela nafasnya lagi.

Ia akhirnya balas memeluk Jeongwoo. Ia menempelkan pipinya pada puncak kepala Jeongwoo yang bersandar pada bahunya.

Jemarinya mengusap punggung lebar Jeongwoo.

"Bukannya saya ngga mau, cuma terlalu tiba-tiba. Jadi kasih saya waktu" kata Jaehyuk'

Jeongwoo? Masih merajuk.

"Coba panggilan lainnya? Saya pengin tau sekreatif apa kamu bisa ngasih ide" bujuk Jaehyuk.

The OlderTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang