15

2.1K 181 44
                                        

Jaehyuk menatap Jeongwoo.

Sedikit menyingkirkan rambut yang jatuh menutupi mata Jeongwoo.

"Sayang, can we?" lirih Jeongwoo lagi.

Jaehyuk menyusuri wajah Jeongwoo.

Ia mendekatkan wajahnya, "Kamu bukan yang pertama buat saya" lirih Jaehyuk.

Jeongwoo masih dalam keadaan mendongak.

"But i'll be the last" kata Jeongwoo.

Jeongwoo menyusuri sabuk hitam itu. Mencari pusat sabuk hitam itu dan,

Sret!

Jeongwoo melepas dan melempar sabuk itu secara asal.

Jaehyuk hanya melirik sekilas.

Mata Jeongwoo menyusuri tubuh Jaehyuk yang ada diatas pangkuannya.

Kenapa dosen muda itu memilih kemeja putih Jeongwoo untuk berganti pakaian?

Ia berniat untuk pergi setelah ini?

Atau berniat menggoda libido Jeongwoo?

Entahlah.

Ia akan membuka resleting celana itu, tapi,

"Jeongwoo, dengar"

"Kamu masih 21 tahun dan masih banyak pengalaman yang harus kamu coba" kata Jaehyuk dengan menahan tangan Jeongwoo.

Jeongwoo masih diam.

"Saya takut kamu bakal ngerasa terkekang sama hubungan kita, kamu harus ketemu lebih banyak orang, ngelakuin semua hal yang kamu suka-"

"Got it. Got it, sayang. Aku paham" balas Jeongwoo.

Ia mulai menarik kemeja putih yang masuk dengan rapi didalam celana kain itu.

Mulai membuka kancing satu persatu.

"I'am 21 years old and i'll be do everything what i want"

Jaehyuk sedikit menggigit bibir bawahnya.

Karena tubuh bagian atasnya mulai terasa dingin oleh suhu ac kamar.

Jeongwoo menurunkan kemeja itu. Memperlihatkan bahu Jaehyuk yang polos.

Jeongwoo mendekatkan wajahnya.

Mengecup bahu itu.

Membuat Jaehyuk harus memejamkan matanya. Menahan sensasi aneh saat bibir Jeongwoo menyentuh kulitnya langsung.

"Aku bakal ngelakuin banyak hal, ketemu banyak orang, kerja keras ngehasilin uang"

Jeongwoo mendongakan wajahnya. Melepaskan kemeja putih itu secara menyeluruh.

Dan kemudian dilempar.

"Tapi dengan kamu yang bakal nunggu aku dirumah"

"Dikamar ini"

Jaehyuk menatap Jeongwoo.

Mungkin Jaehyuk tidak pernah mengakui tapi,

Sejujurnya, ia sudah jatuh pada pesona mahasiswanya ini.

Jaehyuk meraih tangan Jeongwoo. Menuntunnya untuk kembali memeluk pingganggnya.

Jaehyuk kemudian memeluk leher Jeongwoo.

Mendekatkan tubuhnya.

Yang dengan sengaja membuat wajah Jeongwoo benar-benar tenggelam pada bahu polosnya.

Jaehyuk memiringkan kepalanya.

Menyentuhkan bibirnya pada daun telinga Jeongwoo.

"Are you sure? You can choose another choices instead stay with me, Jeongwoo" bisik Jaehyuk.

The OlderTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang