Jaehyuk terbangun saat sore hari.
Ia benar-benar meliburkan dirinya satu hari ini.
"Halo cintaku, sayangku, negeriku, ulat buluku" Jeongwoo memasuki kamar dengan ceria.
Jaehyuk menyisir rambutnya dengan jemarinya.
"Alay"
Jeongwoo cemberut dan mendekat. Duduk ditepi tempat tidur.
Ia merentangkan kedua tangannya.
"Peluk"
Jaehyuk mengernyitkan dahinya.
Jeongwoo menggoyangkan tangannya ke atas dan bawah.
"Sayang, peluk" ulang Jeongwoo.
Jaehyuk menghela nafas dan akhirnya mendekat. Dan memeluk.
Jeongwoo tersenyum puas.
Kemudian mengecup pipi Jaehyuk setelah pelukan terlepas.
"Malem ini nginep lagi kan?" tanya Jeongwoo.
Namun Jaehyuk menggeleng.
"Kenapa? Kamu udah ngga sayang aku?" protes Jeongwoo.
"Iya, udah males sama kamu"
"Sayang!" Jeongwoo semakin menjadi saat digoda.
Membuat Jaehyuk terkekeh dan menepuk bibir Jeongwoo yang cemberut.
"Saya mau ke rumah sakit. Mau nginep di ayah" jelas Jaehyuk.
Barulah Jeongwoo mengangguk paham.
"Oh gitu, hehe. Oke deh, sayang" balas Jeongwoo.
Jaehyuk akan bangkit dari tempat tidur. Tapi,
"Jadi, what are we?" tanya Jeongwoo.
Membuat Jaehyuk mengurungkan niatnya untuk berdiri.
Jaehyuk mengusap pipi Jeongwoo sekilas, "Everything you want"
Mata Jeongwoo berbinar,
"Can i say you're my boyfriend?" tanya Jeongwoo dengan semangat.
Membuat Jaehyuk terkekeh pelan.
Ia bangkit dari tempat tidur. Meregangkan tubuhnya yang jauh lebih baik.
"Say it louder, lil boy"
.
.
.
Jeongwoo mengantarkan Jaehyuk sampai ke parkiran rumah sakit.
"Kamu pulangnya gimana?" tanya Jaehyuk.
Karena Jeongwoo mengantar Jaehyuk menggunakan mobil Jaehyuk.
Jeongwoo melepas seatbeltnya, "Gampanglah"
Jaehyuk mengangguk.
Ia tidak perlu bertanya lebih. Jika Jeongwoo mengatakan bisa berarti memang bisa.
Jaehyuk mulai memahami sifat Jeongwoo yang tegas dan jelas seperti itu.
"Mau mampir?
Jeongwoo mengangguk, "Nyapa ayah kamu sebentar"
Kemudian keduanya keluar dari mobil dan berjalan bersama.
"Badannya masih sakit ngga?" tanya Jeongwoo yang berjalan disebelah Jaehyuk dengan membawa tas ransel dosen muda itu.
Jaehyuk merapatkan jaket hitam milik Jeongwoo yang ia pinjam.
Malam ini cukup dingin.
"Biasa aja" balas Jaehyuk.
