22

1.4K 164 30
                                        

Sudah berapa bulan hubungan keduanya?

Entahlah.

Jeongwoo benar-benar merasa harinya berlalu dengan cepat.

Haruto melirik Jeongwoo yang bukannya mencatat malah sibuk memperhatikan dosen yang menjelaskan materi.

Maksudnya benar sih, memperhatikan dosen. Hanya saja pandangan Jeongwoo itu,

"Mesum, mata lo dijaga" kata Haruto dengan menyenggol lengan Jeongwoo.

Jeongwoo yang kesal kemudian menarik kursinya. Menjauh dari Haruto.

Dasar. Mengganggu saja.

Berapa ya?

Hampir satu tahun.

Bahkan Jeongwoo sudah disemester 4. Sebentar lagi ambil skripsi nih!

Jeongwoo harus menyiapkan diri dengan benar.

Hum!

"Ru" Jeongwoo memanggil Haruto lirih.

Haruto menoleh sinis. Tadi ngga mau.

"Apa?"

Jeongwoo mendekat dan berbisik, "20 juta oke ngga buat joki skripsi?"

Hah?

Haruto menatap Jeongwoo dengan tatapan menjudge.

"Goblog" lirih Haruto. Ia menarik jaket Jeongwoo agar lebih mendekat, "Tambahin 5 juta lah"

Oh.

Jeongwoo mengangguk paham. Oke deh!

Selesai dengan pikiran singkatnya. Jeongwoo kembali memperhatikan depan. Memperhatikan dosen yang sedang menjelaskan materi.

Masih muda, ganteng, rapi, wangi, pinter,

"Park Jeongwoo"

Eh!

Jeongwoo tersadar. Ia mengerjapkan matanya.

"Saya? Kenapa pak?"

Jaehyuk yang tadi memanggil Jeongwoo tersenyum, "Kamu keliatan ngga fokus? Keluar sana, cuci muka"

Mahasiswa lain hanya diam. Lebih ke tidak peduli. Lagipula Jeongwoo hanya ditegur biasa. Tidak dimarahi.

Jika dimarahi barulah tontonan menarik untuk di amati.

Jeongwoo mengusap wajahnya pelan, "Iya pak, daritadi agak ngga fokus mulu"

"Kurang tidur?"

Jeongwoo menggeleng dan,

"Kurang fokus karena ketampanan Pak Jaehyuk"

Dan,

"CIEEEEEE!"

Solidaritas kelas ini memang patut diacungi jempol.

Jeongwoo tersenyum bangga saat teman-teman kelasnya tengah menggodanya.

Ayo cie-ciein lagi dong!

Lebih keras.

Jaehyuk menenangkan kelas.

"Jeongwoo, keluar kelas sana"

Jeongwoo menggeleng, "Engga pak. Saya males cuci muka"

"Ini udah segar lagi kok"

Jaehyuk membuka halaman buku lainnya, "Engga, bukan itu"

"Keluar kelas sana"

"Saya males liat muka kamu"

Duar!

Tawa menggema dari anak-anak kelas terdengar. 

Jeongwoo menatap Jaehyuk dengan cemberut. Ia melirik Haruto yang juga tengah tertawa lebar.

The OlderTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang