SPECIAL CHAPTER: Dewa Perang dan Dewi Kecantikan [WonKyeom]

161 9 0
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Siapa sih yang tidak kenal dengan Dewa Ares?? 

Dewa Ares adalah dewa perang dalam mitologi Yunani. Ia adalah putra dari Zeus dan Hera, dan merupakan salah satu dewa yang paling tidak disukai oleh orang-orang Yunani kuno.

Ares digambarkan sebagai dewa yang kejam, bengis, dan suka berperang. Ia sering digambarkan sebagai seorang prajurit yang mengenakan baju perang dan helm, dan membawa tombak dan perisai.

Dalam mitologi Yunani, Ares sering digambarkan sebagai dewa yang tidak memiliki belas kasihan dan tidak mengenal takut. Ia suka berperang dan membunuh, dan sering kali melakukan hal-hal yang tidak adil dan tidak bermoral.

Namun, Ares juga memiliki beberapa kelemahan. Ia sering kali dikalahkan oleh dewa-dewa lain, seperti Athena dan Apollo, dan ia juga memiliki hubungan yang buruk dengan beberapa dewa lain, seperti Zeus dan Poseidon.

Dalam beberapa cerita mitologi, Ares juga digambarkan sebagai dewa yang memiliki hubungan romantis dengan beberapa dewi, seperti Aphrodite dan Otrera. Namun, hubungan-hubungan ini sering kali berakhir dengan tragis.

Secara keseluruhan, Dewa Ares adalah dewa yang kompleks dan memiliki banyak sisi. Ia digambarkan sebagai dewa yang kejam dan bengis, tetapi juga memiliki kelemahan dan hubungan yang kompleks dengan dewa-dewa lain.

Dalam mitologi Yunani, Ares sering digambarkan sebagai dewa yang pengecut dan tidak berani. Hal ini disebabkan oleh beberapa alasan, antara lain:

1. Ketakutan akan Aphrodite
    Ares memiliki hubungan romantis dengan Aphrodite, tetapi ia juga takut akan kekuatan dan pengaruhnya. Aphrodite sering kali menggunakan kekuatannya untuk mengontrol Ares dan membuatnya melakukan apa yang dia inginkan.

2. Kekalahan melawan Athena
    Dalam Perang Troya, Ares bertarung melawan Athena, dewi kebijaksanaan dan perang. Ares kalah dalam pertempuran tersebut dan terluka parah. Kekalahan ini membuat Ares merasa pengecut dan tidak berani.

3. Kekhawatiran akan Zeus
  Ares juga takut akan ayahnya, Zeus, yang merupakan raja dewa-dewa. Zeus sering kali marah pada Ares karena perilakunya yang tidak bermoral dan tidak patuh pada aturan-aturan dewa-dewa.

Dengan demikian, Ares sering digambarkan sebagai dewa yang pengecut dan tidak berani karena ketakutan akan Aphrodite, kekalahan melawan Athena, dan kekhawatiran akan Zeus.

Namun disisi lainnya...

Dalam beberapa versi mitologi Yunani, Ares digambarkan menjadi jinak karena beberapa alasan, antara lain:

ACADEMY DECELIS [Slow Update]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang