[DESK DAN PROLOGUE PENUH PLOT TWIST_Jadi klo penasaran bisa langsung baca saja. Karena pemeran utama bukan Heli]
Akademi Decelis Sekolah yg dengan Sistem Asrama dan juga sistem kelas masuk malam.
ada 7 siswa misterius Yg masuk ke sekolah itu yg tak...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
. . .
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
. . .
H
eli, Jaan, Jino, Solon, Shion, Jakah, dan Noa kembali ke Academy Decelis, mengenakan seragam pelajar mereka lagi.
Tidak ada lagi Titan. Tidak ada lagi perang.
Yang ada sekarang adalah... PR, ujian, dan drama remaja seperti umumnya.
Yang jelas mereka tidak akan kabur-kaburan lagi dan akan menetap di ACADEMY DECELIS—Karena sudah tidak ada yang mengincar mereka.
Jaan membuka pintu kelas dengan gaya lebay, rambut acak-acakan dan tas selempang miring.
"DUNIA HAMPIR HANCUR, TAPI GUA MASIH KENA REMEDIAL KIMIA?! APA GUNANYA GUA NGALAHIN TITAN KALO GURU GUA KERASNYA NGALAHIN KRONOS!"
Semua orang tertawa.
Noa tersenyum tipis dari pojok kelas. Dia bersyukur Jaan kembali menjadi dirinya sendiri yang super heboh dan suka ngomel itu.
Solon menjadi lebih pendiam, tapi ia sering menatap Enzy yang sesekali datang, membuat jantungnya berdebar meski tak menunjukkan apa-apa di wajahnya. Biasanya kan Solon yang nyamperin sekarang yamg nyamperin duluan Enzy. . . . .
Sementara itu, Khan,Enzy,Tahel,Louis, Lukka, Ruslan, Najak, Camill, dan Mahan masih stay Sunshine City School—sekolah yang dimana mereka tempati setelah di Grey City dan setelah ke kota Yerasah.
Suasana lebih santai, tapi... aura kekuatan masih terasa di antara mereka.
Khan masih memimpin tim olahraga, sering mengeluh tapi diam-diam perhatian ke semua orang.
Najak, walaupun mulutnya masih sering kotor dan emosian, sekarang mulai punya tujuan hidup lebih jelas, dan makin dekat dengan Camill. Dia bales dendam ke Khan.