[DESK DAN PROLOGUE PENUH PLOT TWIST_Jadi klo penasaran bisa langsung baca saja. Karena pemeran utama bukan Heli]
Akademi Decelis Sekolah yg dengan Sistem Asrama dan juga sistem kelas masuk malam.
ada 7 siswa misterius Yg masuk ke sekolah itu yg tak...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
. . .
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
. . .
Langit di atas Academy Decelis dipenuhi awan hitam bergemuruh.
Petir menyambar tanpa henti, membelah bumi dan langit seperti teriakan amarah para dewa yang dulu dibungkam.
Di tengah kekacauan itu, dua sosok berdiri dengan napas terengah dan tubuh penuh luka.
KhanSeano, putra Zeus dan Hera, serta Noa Vestia, putra Hecate dan Lynx.
Di depan mereka berdiri sosok raksasa menjulang, wajahnya terbuat dari batu-batu waktu dan tubuhnya bagai gunung hidup Titan Kronos, penguasa masa yang telah bangkit dari Tartarus bersama para titan lainnya.
Darndan dan Sooha, pelaku dibalik semua ini. Dan telah membebaskan para Titan untuk menghancurkan dunia dan untuk keuntungan mereka sendiri.
Khan menggenggam petir di tangan kanannya, darah dewa mengalir panas di nadinya, tapi bahkan kekuatan Zeus dalam dirinya tak cukup untuk melawan kekuatan waktu yang tak terikat.
Ditambah ia juga belum sempurna dalam wujud Lycanthrope.
"Kita tak bisa menang... Kalau berdua gini..." Lirih Noa.
Matanya yang gelap seperti langit malam memancarkan sihir Ayahnya, Hecate,tapi sihir pun mulai pudar.
Di sekeliling mereka, puing-puing Akademi Decelis mengambang, terangkat oleh distorsi waktu milik Kronos.
Namun di saat harapan mulai lenyap-cahaya menyinari reruntuhan.
Dari langit, turun seorang Lelaki dengan rambut coklat seperti bara dan mata tajam bak nyala perang. Di belakangnya, cahaya keemasan, bayangan malam, kabut laut, nyala matahari, dan aroma anggur yang pekat menyertai.
Enzy Ares, putra Ares dan Aphrodite-calon Dewi Lycaon.
Solon Artemiszye, putra Erebus dan Tyce-calon Dewa Lycaon.