Seharusnya Yeora tahu, dirinya tak seharusnya gegabah seperti itu.
Terpesona? Jatuh kedalam perangkap seorang pria? Sungguh, baru kali ini seorang Jeon Jungkook lah yang bisa menaklukkan singa betina itu. Padahal ketika Taehyung dulu mendekatinya, Yeora tak begitu jatuh cinta padanya.
Tetapi, Jeon Jungkook...
Ah, sudahlah. Nasi sudah menjadi bubur. Wanita bermarga Kang, aktris besar itu, bagian dari Chungmuro Blue Chip itu sekaligus Hallyu Stars telah berpacaran dengan seorang non-selebriti, tentu saja hubungan mereka menyandang gelar backstreet.
Tak ada seorangpun yang tahu, termasuk sahabat dekat Jungkook, si Jim itu, atau manajer Lee, tak seorang pun. Sampai-sampai waktu berlalu begitu cepat, sudah berjalan nyaris satu bulan, manajer Lee selalu terheran-heran ketika ia memasuki ruang pribadi aktris Kang Yeora di lokasi syuting dan menemukan sebuah buket bunga dan cemilan setiap di jam makan siang dengan menu makanan dan bunga yang berbeda setiap harinya.
"Yeora, aku sudah menanyakan kepada setiap staff di seluruh antero lokasi syuting ini. Tapi mereka tak pernah sekalipun menemukan seseorang yang masuk dan membawa buket dan makanan sebesar itu kedalam ruanganmu. Bukankah ini mencurigakan?", cerocos wanita itu ketika mereka baru saja memasuki ruangan pribadi aktris Kang Yeora.
"Kepalaku rasanya akan meledak. Mengerikan! Semuanya terobsesi karena kau bak seorang dewi!", Manajer Lee langsung melanjutkan kalimatnya sembari memijat dahinya sendiri, terlihat sedikit frustasi. "Lihat saja, ada penguntit handal berkedok penggemar. Ini terjadi bahkan sejak hari pertama kau mulai syuting. Yeora, aku yakin pelakunya masih ada di sekitar sini"
Sementara sang aktris itu sendiri hanya terdiam menatap situasi yang menurut dirinya cukup menghibur ditengah lelahnya aktivitas syuting. Yeora bahkan hanya mengulum bibirnya sesaat, menahan senyum bahkan menahan tawanya. Ia harus berlagak tak tahu siapa pengirimnya, padahal Jungkook selalu memasuki ruangannya setiap sebelum jam makan siang ketika Yeora masih dalam proses syuting.
"Sudahlah, Lee. Mungkin dia teramat mencintaiku, terobsesi padaku, hal biasa", ucap Yeora sembari membantingkan dirinya di sebuah sofa empuk, matanya perlahan terpejam.
Manajer Lee duduk disamping Yeora, "Tapi kan, Yeora. Aku rasa kita harus meminta keamanan yang lebih ketat lagi kepada si Jeon Jungkook itu. Bagaimana bisa ruangan pribadi aktris dimasuki oleh sembarang orang asing"
Yeora menahan senyumnya, menoleh dan melirikkan matanya pada Lee, "Tapi pada akhirnya, kau kan yang akan tetap memakan makanan itu?"
Lee memutar bola matanya malas, "Hey, aku kan hanya menghabiskan sisa makananmu saja"
Yeora terkekeh, melanjutkan aktivitasnya kembali, mengagumi bunga itu, memotretnya, dan membagikannya melalui akun instagram pribadinya dengan senyum manis sepanjang ia melakukannya.
—
Pintu otomatis berbunyi lembut saat Jungkook memasuki penthouse-nya. Sejenak, ia berdiri di depan jendela luas yang memperlihatkan panorama kota Seoul di bawah cahaya bulan. Lampu-lampu gedung berkelip seperti bintang jatuh yang tak berkesudahan.
Tanpa menyalakan lampu utama, ia melangkah masuk ke dalam ruang tamu yang luas. Udara di apartemennya masih menyimpan keharuman parfum mewah yang samar bercampur dengan aroma bourbon dari gelas kristal yang tertinggal di mini bar tadi pagi.
Ia melepaskan jasnya dengan asal, membiarkan kain mahal itu terjatuh di atas sofa berbahan kulit hitam pekat. Dasi yang sedari tadi mengikat lehernya pun ia tarik dengan satu gerakan malas, melemparkannya ke samping. Kemeja putihnya sedikit kusut, lengan panjangnya sudah ia gulung hingga siku, memperlihatkan pergelangan tangan yang dihiasi jam mewah berwarna perak.
KAMU SEDANG MEMBACA
A Perfect Obsession
FanfictionKang Yeora adalah bintang yang tak tersentuh, sempurna di mata dunia. Namun, di balik kecantikannya yang memukau, tersembunyi rahasia kelam yang hanya ia ketahui. Jeon Jungkook, pria yang dulu ia remehkan, kini adalah pengusaha sukses dengan ambisi...
