Dua Puluh Dua

930 66 8
                                        














Happy readingg♡♡


Di pagi hari yang cerah ini resya dan emily tengah menikmati hembusan angin pagi yang sangat menyejukkan di taman belakang mansion, saat sedang asik menikmati hembusan angin pagi tiba-tiba ia ingat dengan undangan yang diberikan axell 2 hari yang lalu

"Emily, saat aku mengatakan aku menerima undangan makan malam dari grand duke axell apakah aku mengatakan kapan harinya?." Tanya resya

"Eumm jika tidak salah tuan putri mengatakan jika lusa depan." Jawab emily

"Astagaa! Itu berarti hari ini kan ya
?! Emily katakan padaku aku harus apa disana nanti? Aku sangat takut astaga." Panik resya

"Tenang, tuan putri yang hanya perlu terlihat anggun, penuh senyum, dan ramah." Ucap emily

'Asal lo tahu, gw gak se anggun itu.' Batin resya miris

"Aku takut mily ini pertama kalinya aku bertemu camer, apa bayanganmu tentang camer?." Tanya resya

"Menurut saya camer itu, ramah, baik, dan perhatian, camer itu sama seperti orang tua kita tetapi beda darah."  Jawab emily

"Semoga saja orang tua axell sama seperti apa yang kau katakan." Harap resya dan diangguki oleh emily tanda setuju dengan perkataan resya

****

Disinilah resya berada di kereta kuda milik keluarganya bersama emily yang senantiasa menemani dimanapun ia berada, saat ini mereka sedang melakukan perjalanan ke kediaman Beckham untuk memenuhi undangan dari Grand Duke Axell

"Emily, aku sangat gugup tolong selalu berada di sampingku." Ucap resya sembari memegang tangan emily

Emily tersenyum kepada resya, "tuan putri, ini adalah acara antara anda dan keluarga calon suami anda tidak mungkin jika saya ikut. Saya tahu tuan putri pasti bisa." Ucap emily berusaha meyakinkan resya yang tengah gugup itu

"Ya kau benar emily, tolong yakinkan aku jika bayang-bayang tentang camer yang jahat itu tidaklah benar." Ucap resya yang dijawab anggukan oleh emily

Tak lama akhirnya mereka telah sampai di kediaman beckham, disana resya melihat ada axell dan orang tua axell yang berdiri di depan mansion.

Kereta kuda milik resya berhenti tepat di depan mansion milik keluarga Beckham, disana resya melihat axell berjalan menuju ke kereta kuda miliknya.

Axell membukakan pintu dan mengadahkan tangan kanannya, resya menerima uluran tangan itu dan turun dari kereta kuda, axell dan resya berjalan bergandengan selayaknya pasangan pada umumnya

"Jangan gugup, orang tua ku tidak akan memakanmu." Ucap axell

Resya menolehkan kepala nya ke axell dan tersenyum, "dasar kau membuatku semakin gugup." Ucap resya sembari terseyum

"Terserah."

'Mimpi apa gw dijodohin sama kanebo kering.' Batin resya miris

Setelah sampai di hadapan orang tua axell, resya langsung memberikan salam hormat kepada kedua orang tua axell

"Kau sangat cantik dan manis, mari kita masuk kedalam." Ajak ibu axell yang bernama valerie sambil menggandeng tangan resya

Mereka berempat kemudian berjalan memasuki mansion selqma di perjalanan resya dan valerie berbincang bincang ringan dan juga terkadang di sahuti oleh axell dan arsen jika perbincangan para wanita itu melibatkan mereka berdua, dan tibalah mereka di ruang makan milik keluarga itu

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Apr 01, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Grand Duke itu Milikku Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang