85

203 12 0
                                        

Setelah merasa cukup tenang jake melepaskan pelukan sunghoon dan menatap sunghoon dengan mata nya yg sembab

Sunghoon menyentuh luka pada tangan jake yg berdarah karena ia mencabut nya dengan paksa dan menyebabkan luka tdi

"Jangan melukai dirimu jake kau berharga untuk ku.."menggenggam lembut jemari jake dan menatap hangat kepada jake

Jake tidak bisa menahan tangis nya lagi air matanya jatuh sunghoon benar-benar mencintai ny begitu besar

Sedangkan ia hanya membuat masalah untuk hubungan mereka berdua pikir jake

"S-sunghoon..mian.." Ucap jake pelan

Sunghoon tersenyum sendu"tidak apa,harusnya aku yg minta maaf karena aku tidak bisa menjaga mu jake"

"Aku meninggalkan mu sendirian,pasti sangat sulit untuk melewati semua yg telah terjadi aku minta maaf jake.." Sunghoon menunduk akhirnya ia pun tidak bisa menahan tangis nya lgi mengingat pasti jake sangat sulit saat tidak ada dirinya

Jake melihat itu menggeleng "tidak..kau tidak perlu meminta maaf sunghoon.aku yg slh aku yg terlalu lemah maaf aku tidak bisa menjaga buah hati kita.."jake kembali memeluk sunghoon

Sunghoon mengeratkan pelukan nya,bohong jika sunghoon tidak terpukul saat mendengar jika jake terluka dan bayi dalam kandungan nya tidak bisa diselamatkan

Sunghoon bangun dari koma ny dan yg terlintas dari pikiran nya hanya satu jake setelah mendengar kabar jake terluka ia sangat terpukul dan sangat ingin menemui jake tetapi dokter tidak mengijinkan nya karena sunghoon baru saja terbangun dari koma

"Gwenchana jake,kamu sudah menjaga nya dengan baik tetapi tuhan lebih menyayangi ny dan mengambil nya kembali"ucap sunghoon terlihat kuat demi jake dengan air mata yg terus mengalir

Jake semakin menangis mendengar ucapan sunghoon jika dirinya sudah berusaha untuk menjaga buah hati mereka berdua"sunghoon terimakasih.. "Lirih jake

Ia tersadar disini bukan hanya dirinya yg terluka tetapi sunghoon juga,sekarang bukan waktu nya untuk menyalahkan diri sendiri

Sunghoon nya masih membutuhkan dirinya dan seharusnya mereka berdua saling menguatkan satu sama lain bukan salah satunya











































Terlihat seorang pemuda dengan masih menggunakan seragam sekolah duduk di halte menunggu jemputan nya

Dia melihat kearah jam tangannya lalu menghela nafas,dia tdi seharusnya ikut saja dengan kekasihnya tetapi ia harus menyelesaikan tugas osis nya terlebih dulu

Ternyata tugas tersebut dikerjakan nya hanya beberapa menit saja karena dibantu oleh anggota lainnya ia tdi berpikir akan sendirian yg mengerjakan

Sedikit bersyukur karena tidak lama mengerjakan nya dan sedikit menyesal karena menyuruh kekasihnya untuk pergi terlebih dulu

Sekarang dirinya duduk sambil menunggu kekasihnya menjemputnya kembali

"Gerah sekali.." Pemuda itu melonggarkan sedikit dasi nya

Ia lalu mengeluarkan ponselnya dan memilih untuk menelfon kekasihnya untuk lebih cepat

"Kau dimana,aku lelah sekali" Ucap nya pertama saat telfon tersambung

Terdengar dari seberang terkekeh karena mendengar kekasihnya yg merengut kesal karena panas

Dan mengatakan akan segera sampai
"Baiklah..baiklah tunggu sebentar ok"

Pemuda itu tidak mematikan telfon tersebut dan terus mengomel karena jemputan kekasihnya itu tidak segera datang

Saat asik mengobrol ternyata dari arah kanan terlihat mobil dengan kecepatan tinggi mengarah ke halte tersebut

Seperti ny mobil tersebut mengalami rem blong

Pemuda itu tidak sadar karena asik bercanda walaupun dirinya sedang kesal karena menunggu lama d halte

Mendengar seperti ada teriakan pemuda itu lalu melihat kearah suara tersebut dan melihat mobil sedang mengarah kepada nya dengan kencang dan benturan pun tidak bisa terelakkan

Mendengar seperti ada teriakan pemuda itu lalu melihat kearah suara tersebut dan melihat mobil sedang mengarah kepada nya dengan kencang dan benturan pun tidak bisa terelakkan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Pemuda itu terpental jauh dan mobil itu ringsek menabrak halte yg di duduki pemuda tersebut

Telfon masih menyala mendengar suara benturan itu dari seberang telfon terus memanggil pemuda yg tidak lain kekasihnya

"Heii! Ada apa? Katakan suara apa itu tdi?!"

"Jangan membuat ku khawatir..kau baik-baik saja?!" Tidak ada balasan sama sekali karena pemilik ponsel tersebut sekarang sudah tergeletak dengan darah yg terus mengalir di kepala nya

Pemuda itu ingin mengatakan sesuatu tetapi semuanya terasa menyakitkan seluruh badannya tidak bisa bergerak dan hanya menatap kearah ponsel yg terus memanggil namanya

"Katakan sesuatu heeseung!ada apa!Kau baik-baik saja bukan?!jangan bercanda!"

"Katakan sesuatu heeseung!ada apa!Kau baik-baik saja bukan?!jangan bercanda!"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


















-vote komen ny juseyoo

-next

+maaf yg udh baca semalem aku tdi ny mau update pagi ehh mlh ke post tengah mlm jdi aku hps lgi update ulang sekarang hehe,semoga kalian suka

Famous in schoolCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang