Saat jake membantu sunghoon berjalan perlahan menuju mobil
Sunghoon tiba-tiba mencengkeram lengan kruknya engan kuat
Di dekat deretan mobil hitam yang terparkir,evan berdiri tegak.ia tidak mencoba bersembunyi kali ini
Mata mereka bertemu.sunghoon mencari setitik kehangatan heeseung di sana,namun yang ia temukan hanyalah kegelapan yang dingin dan perhitungan yang tajam
Evan menatap sunghoon dengan penuh arti—ia tahu sunghoon baru saja bangkit dari koma,ia tahu tentang kecelakaan jatuh dari gedung itu, dan ia tahu jake baru saja kehilangan calon anak mereka
Tidak ada kata-kata.evan hanya memberikan anggukan kecil yang sangat formal,seolah-olah ia adalah pengamat dari dunia lain yang sedang memvalidasi penderitaan sunghoon
"Hoon?kenapa?"jake bertanya cemas saat merasakan tubuh sunghoon menegang
Ia mengikuti arah pandang sunghoon, namun evan dengan sangat cepat masuk ke dalam mobil SUV hitam dengan kaca gelap tepat sebelum jake bisa melihat wajahnya dengan jelas
"Pria itu...dia benar-benar mirip heeseung hyeong,jake.tapi tatapannya...sangat berbeda"bisik Sunghoon dengan suara bergetar
Jake segera membantu sunghoon masuk ke dalam mobil
"Jangan dipikirkan dulu,kita harus pulang dan istirahat.tubuhmu belum kuat untuk menghadapi ini semua"
Evan duduk di balik kemudi,memperhatikan dari spion saat jake dengan telaten membantu sunghoon,evan menghela napas berat.ia merasa iba melihat kondisi teman-teman kembaran nya yang hancur
Malam nya setelah acara pemakaman tadi pagi evan masuk ke apartemen nya
Evan menatap layar monitor yang menampilkan profil Winter dan Sakura.
Foto-foto kecelakaan gedung tempat sunghoon jatuh tersebar di meja.rahangnya mengeras saat membaca laporan medis jake yang kehilangan calon buah hatinya
Rencana evan menjadi semakin gelap dan terarah.mengetahui bahwa winter,saudara perempuan sakura,adalah dalang di balik kecelakaan yang menimpa sunghoon dan membuat jake kehilangan bayinya,membuat api amarahnya semakin membara
Evan merobek foto winter.baginya,ini bukan lagi sekadar membalas kematian heeseung
Tapi juga membalas luka mendalam yang dirasakan teman-teman kembaran nya
Sunghoon baru saja selesai memeriksa keadaan nya begitupun dengan jake
Jake dengan sabar menuntunnya berjalan perlahan,langkah demi langkah
Saat mereka sampai di mobil,sebuah amplop hitam terselip di wiper kaca depan
Jake mengambilnya dengan bingung.di dalamnya hanya ada satu kalimat pendek dengan tulisan tangan yang sangat rapi
"Aku akan membuat pelaku yang membuat kalian terluka masuk penjara"
Saat itu,pak han,sopir pribadi yang menjemput mereka,datang dengan terburu-buru
Sunghoon langsung menahan lengan pak han sebelum ia sempat membukakan pintu
"Pak Han,tunggu!"suara sunghoon terdengar mendesak
KAMU SEDANG MEMBACA
Famous in school
Fanfiction(On Going) Orang-orang melihat nya sempurna tpi bukan berarti dia tidak mempunyai kekurangan ia hanya pandai menyembunyikan saja
