OUR RED STRINGS : 02

169 15 0
                                        

       Lepas seminggu berlalu, Jennie belum memuat permintaan apapun dengan Lisa. Ia terlalu sibuk dengan pekerjaannya memposting konten dan menghadiri bazaar kecantikan. Hari ini ia pergi ke perusahaan untuk rapat dengan CEO Agency.

Namun ia sudah banyak mengetahui profil Lisa di linked.in, ia terkejut setengah mati melihat betapa cerdasnya dilihat dari riwayat pengalaman kerja serta gelar S3 yang telah diraih wanita berponi itu di usia 33 tahun yang dikategorikan muda dalam dunia kerja.

Ia lebih shock karena usia mereka terpaut 7 tahun, tanpa pikir panjang, ia bertanya kepada sang adik semalam.

"Dek, itu ortu nya Minji nikah muda ya?"

"Iya, pas umur 18 tahun. Lo kenapa tetiba nanya kak?"

"Nanya aja, pantes keliatan masi muda muka nya."

"Kalo masih muda lo mau deketin?"

"Emang boleh?"

"Ya boleh aja, kita juga bukan saudara kandung. Itu dia nya lagi nyari istri juga kata Minji."

"Ngawur! Gue udah punya Nathan."

Ya, Nathan adalah kekasihnya belum lama ini. Mereka baru menjalani hubungan hampir 2 bulan. Pria itu merukan content creator dan selebgram baru menetas. Kontennya berisi tentang motor dan sepatu.

"Ck! Ga gue restuin modelan cowo narsis begitu! Terlalu pede, maunya ke highlight mulu, ih dia keknya cuma numpang nama aja ke elo kak!" Protes Hanni sebal

"Shut! Dilarang ngurusin percintaan gue! Dah ah bye mau tidur!"

"Ish!"

Tepat waktu, taxi nya kini sudah berhenti di lobby perusahaan.

Ia segera pergi masuk ke lantai paling atas untuk menemui sang CEO.

"Siang, Jane! Duduk duduk~"

Sapa Pak Vino dengan raut wajah cerah dan senyumnya lebar. Pria ini selalu tampil dengan tampang galak nya, jika sudah terlihat senang begini berarti ada kabar baik.

"Siang, Pak Vin. Ada apa ya manggil saya?"

"Aku mau bahas sesuatu yang penting. Kami baru saja dihubungi oleh sebuah brand fashion besar yang ingin melakukan kolaborasi photoshoot sama kamu!"

"Brand apa tuh, Pak Vin?"

"Sunset Paradise!"

Mata kucing Jennie lansung berbinar cerah, itu adalah satu satu brand merek pakaian favoritnya!

"Oh! Wow! Serius, Pak Vin?!!!"

"Seribu rius! Mereka mau lakuin photoshoot di Bali dengan konsep tropical yang sangat menarik. Mereka sangat tertarik dengan kamu karena gaya fashion dan beauty-kamu yang sesuai dengan tema mereka.

Mereka mau kamu memakai koleksi pakaian terbaru mereka dengan latar pantai, villa mewah, dan suasana tropical lainnya. Mereka ingin menampilkan kesan liburan yang elegan dan stylish."

"Sounds amazing! Jadi kapan photoshoot-nya?"

"Mereka mengusulkan bulan depan. Aku tahu ini cukup mendadak, tapi mereka sangat berharap kamu bisa menerima tawaran ini."

"Hmm, bulan depan.. Aku bisa, masih ada waktu untuk persiapan dan styling yang tepat. Aku boleh bawa Hanni ga? Minggu depan udah libur sekolah soalnya."

"Bawa adik as always ya?"

"Dia satu-satunya anggota keluarga aku, pak Vin. Daripada adik, dia lebih aku anggap kayak anak sendiri."

Ya, betul. Sejak orangtuanya meninggal, ia terpaksa menjadi sosok ibu sekaligus ayah untuk Hanni yang berusia 8 tahun.

Padahal mereka baru mengadopsi Hanni selama 2 tahun karena sang ibu yang rahimnya sudah diangkat ingin punya anak lagi. Kebetulan mereka berkunjung disalah satu panti asuhan lalu bertemu dengan Hanni kecil yang rupa nya sangat mirip dengan Jennie.

Priority No.1Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang