Jennie Kim dan Lisa Manoban dulunya teman sewaktu kecil. Bak Prangko yang menempel satu sama lain, mereka tak bisa dipisahkan.
Namun, si Lisa kecil berumur 10 tahun terpaksa pulang ke Thailand karena bisnis dan pekerjaan orangtuanya.
Apa jadi nya jika lisa kembali ke Korea melanjutkan Pendidikan nya disana dan kembali bertetangga dengan Jennie?
Apa jadi nya jika lisa tidak ingat Jennie?
Apakah Jennie bisa merebut hati Lisa kembali?
01.
Jennie melangkahkan kakinya disepanjang jalan komplek rumahnya. Ia tadi pergi ke taman komplek untuk sekedar bersantai dan menikmati ice creamnya sejenak, setelah itu pulang.
Di perjalanan menuju rumah, tiba-tiba langkah kakinya terhenti. Matanya tertuju dengan tetangga baru disamping rumahnya yang baru saja tiba.
Seorang lelaki dan perempuan seumuran orangtuanya menuruni mobil. Pagar rumahnya dibuka lebar-lebar, membuat Jennie leluasa melihat tetangga barunya itu.
"Woahh! Mereka bukan orang Korea?" Gumam Jennie dalam hati.
Yang merasa diperhatikan pun kini menoleh ke arahnya, ia otomatis lansung menundukkan kepala
Seorang wanita yang didampingi suaminya itu mendekati Jennie, bertanya dengan ramah, "Hey nak apakah kita bertetangga?"
"Lho?! Bisa bahasa korea?!" Batin Jennie terkejut
"Nak?"
"A-ah ya, Aunty.. rumah orangtuaku disebelah rumah kalian he he.." Cengir Jennie dengan gummy smilenya
Pria disebelahnya lantas terkejut lalu tak lama setelah itu ia merasa bersemangat, "Oh jadi kamu anak Seonho sama Jiwon?!"
Jennie menganggukkan kepalanya, "Iya uncle, kok uncle tau??" Tanyanya bingung sementara mata kedua orangtua itu mendadak berbinar cerah
"Haha Jennie, mungkin kamu lupa, kami dan kedua orangtuamu bersahabat. Perkenalkan nama uncle Mike dan ini istri uncle, Sorn."
Sorn melambaikan tangannya, "Halo Jennie, kamu semakin bertambah cantik dan imut."
"Annyeong uncle Mike, Aunty Sorn, Eumm... maafin Jennie lupa tapi senang berkenalan dengan kalian." Balas Jennie lalu membungkukkan tubuhnya sebentar memberi salam khas orang Korea
Bersamaan dengan itu, anak dari pasutri tersebut yang mempunyai paras cantik sekaligus tampan keluar dari mobil bersama seekor kucing yang ada dalam gendongannya. Hal itu sukses mengalihkan pandangan Jennie ke arahnya.
Anak pasutri itu dengan senang mengangkat kucing gemuknya lalu memutar-mutarkan badannya; tersenyum riang kepada si Kucing.
"Lalice kemari!" panggil Mike membuat yang dipanggil menoleh lalu menghampiri mereka.
Sorn memperkenalkan dengan senang, "Nah Jennie, ini anak kami namanya Lalisa Manoban dan kucingnya namanya Leo."
"......"
"Kok mukanya bisa ganteng sama cantik banget sih" batin Jennie berteriak. Mata kucingnya berbinar memandangi wajah Lisa.
Dengan tampang datar, dahi Lisa mengerut menatap Jennie dari atas sampai bawah secara intens.
Sedangkan yang ditatap masih mengagumi wajah sempurna Lisa.
"Eoh? Jennie??" Tepuk Mike dibahu membuat gadis itu tersadar.
"A-ah i-iy-iya eum...." Jennie mengulurkan tangannya, "kenalin nama aku Jennie kim, kamu bisa panggil aku Jennie."
Tanpa bicara Lisa menjabat tangan Jennie sebentar lalu melepaskan kembali jabatan tangan mereka.
