#bonus part #Future #Kim Fam. #4

17 4 0
                                        

"Soojung sudah tidur?. Bisa keluar sebentar?."

Sinbi hanya menatap pesan dari Sowon, tanpa berniat membalasnya. Dia berada di luar sekarang, dan butuh waktu sendiri. Saat kembali ke Seoul, dia tidak akan bisa seperti ini.

"Sinbi-ya..."

"Aku di luar, pantai dekat hotel."

******

Sowon memastikan lagi putranya tertidur sebelum pergi menyusul Sinbi. Dia menemukan Sinbi cukup lama.

"Kenapa diam disini sendirian?. Bukannya kamu takut hantu?."
"Aku lebih takut manusia sekarang."

Sowon duduk di sebelah Sinbi, "Wae?."
"Kau yang kenapa menyusul kesini?."
"Mungkin nanti akan sulit seperti ini."
"Ck."

Mereka terdiam melihat ombak, "Kamu menangis sebelum aku datang?."
"Ne."

Sinbi mengakuinya, dia sedang tidak ingin berdebat.

"Mianhae..."
"Kau tahu minta maaf karena apa?."
"Karena membuatmu berada di posisi yang sulit."
"Masih ingat kenapa aku menuntut cerai?."
"Dari surat perkara, kau bilang tidak mencintaiku lagi, aku sering pergi dinas, dan membuatmu kesepian. Kau juga tidak nyaman, karena terlalu banyak tamu yang datang ke rumah kita."
"Kau percaya?."

Sowon mengangguk sebagai jawaban.

Sinbi tersenyum kecil, "Pabo."
"Wae?."

"Yuju oppa bilang, aku seharusnya jujur padamu sejak awal."
"Kenapa selalu Yuju yang kau dengarkan?."
"Dia sahabatku yang paling pengertian, dan sempat kau curigai sebagai ayahnya Sinwon."

Sinbi tersenyum lagi setelah melihat ekspresi Sowon. "Aku tahu semuanya, tapi karena kau diam dan menjauhiku saat itu. Jadi aku balas juga dengan diam."

Sowon masih terdiam, dia terkejut dengan semua itu.

"Kekanakan bukan?. Tapi saat itu, aku tidak ingin terlihat lebih menyedihkan. Jadi lebih baik diam dan menunggu kau menyadari semua kesalahpahaman itu. Meskipun semua berjalan baik selama beberapa tahun. Tapi aku tetap takut hal itu akan terulang. Apalagi dengan posisimu sebagai pejabat publik yang mulai melejit saat itu. Kita menikah karena dijebak, kita sempat salahpaham karena kau dijebak oleh lawanmu. Dan aku tak sanggup, kalau hal itu sampai terulang lagi. Jadi aku memilih pergi."

"Kenapa tidak bilang yang sebenarnya saat itu?."tanya Sowon mulai emosi

"Lalu kenapa oppa diam saja dan tidak bertanya langsung padaku?. Apa aku selingkuh?, Apa Sinwon anak kita?. Apa mengumpulkan bukti sendiri lebih mudah daripada bertanya langsung pada istri yang kau curigai?."Sinbi balik bertanya

******



Kembali ke tahun-tahun sebelum perpisahan mereka. Tidak pernah ada yang menduga ini akan terjadi. Sinbi selalu mendukung Sowon, begitu pula sebaiknya Sowon. Tapi saling dukung saja tidak cukup. Sejak awal pernikahan, mereka selalu terlibat kesalahpahaman yang dibiarkan begitu saja.

"Eomma, hari ini aku akan pulang terlambat. Aku ingin main dengan temanku setelah les."ujar Soojung
"Main kemana?."
"Ada tempat main baru. Nanti aku foto tempatnya, agar eomma tidak curiga."
"Ya sudah, jangan pulang terlalu malam."
"Nde."

Anaknya sudah pergi, hanya tinggal dia dan suaminya di rumah.

"Oppa, tidak bekerja hari ini?."tanya Sinbi

Young MarriedCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang