#bonus part #Future #Kim Fam. #5

31 4 0
                                        

"Eomma, dimana anakku?."
"Dia harus di inkubator. Nanti kalau badan kamu sudah lebih baik. Kita lihat dia."

"Handphone aku mana?. Eomma sudah melepon Sowon oppa?."
"Kita bahas itu nanti lagi ya. Sekarang yang penting kamu. Ada yang kamu sembunyikan?."
"Tidak ada."
"Serius sayang?."
"Nde..."
"Kamu terlalu lama menahan sakit sendirian sampai mati rasa. Yakin ngga ada apa-apa sebelumnya?."
"Eomma, aku baik-baik saja. Hanya... aku kira kontraksi memang seperti itu. Soojung sudah delapan tahun, aku jadi lupa rasanya."

Taeyeon tidak bertanya lagi, karena dia yakin Sinbi tidak akan membocorkan masalahnya.

"Eomma belum istirahat sejak kemarin. Bagaimana kalau eomma makan di kantin. Biar Jisoo yang jaga Sinbi."ujar Jisoo

Taeyeon akan pergi, tapi keributan tiba-tiba terjadi di luar.

"Sowon oppa... itu suara Sowon oppa."

Jisoo menahan Sinbi, "Jangan temui dia dulu."
"Kakak iparmu benar, eomma juga tidak mengijinkan kamu keluar."
"Tapi..."
"Biarkan saja!."

"Tapi... Sowon... dia suamiku, eomma."

Taeyeon dan Jisoo hanya bisa menahan Sinbi selama tiga jam agar tidak keluar ruangan.

"Sinbi-ya..."
"Eomma, bagaimana kalau appa yang berada diluar sana?. Apa eomma akan membiarkannya. Eomma, ini rumah tanggaku, kalian jangan ikut campur."

Jisoo akhirnya membantu Sinbi untuk berjalan keluar. Saat pintu terbuka, Sowon ada didepan dengan posisi berlutut. Ayah dan kakaknya duduk mengawasi tak jauh dari sana.

"Oppa, ireona. Orang-orang melihatnya."
"Aku tidak peduli. Maafkan aku, Sinbi-ya."
"Oppa meminta maaf untuk apa?."
"Aku tidak bisa datang dan menemanimu kemarin, client menahanku pergi."

Jisoo menatap nyalang, ingin rasanya dia menjambak rambut Sowon sekarang juga. Tapi melihat kondisi adik iparnya yang masih lemah, dia jadi tidak tega.

"Aku benar-benar minta maaf, Sinbi-ya. Aku janji tidak akan mengulanginya lagi

"Ya sudah, yang penting oppa sudah disini. Sudah melihat anak kita?."
"Belum, mau melihatnya bersama?."
"Aku belum diijinkan keluar. Tapi aku juga ingin melihatnya, oppa."
"Biar oppa yang urus, kamu duduk saja, dan tunggu sebentar."

Sinbi mengangguk dan membiarkan suaminya pergi. Sementara Sinbi kembali ke ranjang, dan menunggu dengan patuh.

"Taeyeon-ah, kita pulang."ajak Yul
"Tapi..."
"Biarkan saja, Sinbi sudah tidak membutuhkan kita."

Yul jelas masih marah, ditambah melihat anaknya yang langsung memaafkan Sowon tanpa syarat. Semakin marah saja dia.

"Appa, mian..."
"Bukan kamu yang seharusnya minta maaf!."

Taeyeon sempat memeluk Sinbi sebelum pergi. Dia juga sebenarnya masih marah, tapi mau bagaimana lagi?. Dia tidak boleh ikut campur terlalu dalam soal rumah tangga anak-anaknya.

Sinbi tertidur pulas setelah melihat bayinya, Sowon dan Jisoo masih menemani di ruangan itu.

"Jangan katakan apapun tentang pertengkaran kita pada Sinbi dan yang lain. Aku minta maaf, Jisoo-ya."
"Jadi itu yang membuatmu muncul begitu cepat?. Kau takut dihakimi oleh keluargamu sendiri?. Padahal kau yang menghakimi Sinbi dengan cara yang tidak adil."
"Aku mengaku salah."
"Sekali lagi kau menyakitinya, aku akan bongkar semua ini. Dan aku menutupi bukan karena kau, tapi aku menghargai Sinbi yang memaafkanmu."



"Aku ingin bertemu imo."keluh Yunho

"Jangan, bibi kalian sekarang sedang repot. Bayi-nya baru berusia satu bulan."larang Yuju

Young MarriedCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang