#bonus part #Future #Kim Fam. #3

29 3 1
                                        

Eunha baru pulang dari kantornya, dia mengistirahatkan tubuhnya di sofa ruang keluarga dan memejamkan matanya sejenak. Dari arah tangga terdengar suara anak-anak yang ceria.

"Mommy baru pulang."sapa Yuna
Eunha mengangguk, "Mau kemana?."
"Aku mau jajan ke mini market depan, sambil mengantar eonnideul ke halte. Mereka akan pulang."

"Kenapa tidak menginap saja?."tanya Eunha
"Aku ada persentasi besok, jadi sebaiknya pulang ke asrama."alasan Soojung
"Appa dan haraboji bisa marah kalau aku menginap tiba-tiba. Lain kali saja imo."tolak Yeji

"Tunggu sebentar."tahan Eunha, dia mengambil beberapa lembar uang dari dompet dan membaginya pada Yeji dan Soojung

"Gomawo imo."

"Aku tidak dikasih?. Aku mau beli cemilan."protes Yuna

Eunha memberikan selembar uang terakhirnya.

"Yang benar saja, mom."keluh Yuna
"Itu cukup buat beli beberapa kripik."

Anak-anak pergi dengan suara gelak tawa.

"Masa muda memang menyenangkan."

Sebelum ke kamar, Eunha masuk ke ruang bermain anak-anak. Kedua putranya ada disana dan asik main konsol game yang dia sediakan.

"Sekarang bagian mommy, kalian tidur sana!."perintah Eunha

"Mommy tidak akan bisa memainkannya."Yunho meremehkan ibunya

"Cepat bereskan, dan tidur!. Besok kalian sekolah."

"Mommy serius bisa memainkan ini?. Kalau bisa mengalahkan hyung, aku baru percaya."tantang Eunho

Yuju keluar dari kamarnya dan mendekati mereka. "Jangan menantang ibu kalian, cepat bereskan, sudah lewat 10 menit dari perjanjian!."

Eunha tentu merasa tertantang, meskipun dia sudah lama tidak main game. Jiwa gamers dalam dirinya belum menghilang.

"Kalau mommy menang, tidak ada main game selama sebulan. Kalau kalian menang, mommy akan belikan tiga game baru."Eunha bertaruh

Yunho dan Eunho saling pandang tak percaya, tapi mereka menerimanya. Mereka yakin bisa mengalahkan ibunya.

"Kalian dalam masalah besar."Yuju tidak berkomentar lebih banyak, dia yakin dengan kemampuan istrinya, dia saksi betapa maniaknya sang istri pada game dulu.

Yuna kembali dari luar dan ikut bergabung dengan mereka. "Dad, mereka sedang apa?."
"Bertaruh."
"Pabo."

Yuna yang pernah ditemani bermain oleh ibunya, sudah tahu keahlian sang ibu. Dan menurutnya bodoh kalau menantang ibunya.

"Tidak mungkin."Yunho tak percaya

"Mommy bukan manusia."celetuk Eunho

Yunho dan Eunho bergantian melawan, tapi mereka kalah di lima game berturut-turut.

"Terlalu cepat menantang mommy. Bereskan sekarang!. Bukan hanya konsol game-nya, tapi ruangan ini juga."

Yuna dan Yuju tertawa mendengarnya.

"Sayang, tanganku pegal sekali."keluh Eunha sambil menghampiri suaminya dan duduk dipangkuannya, Yuju tanpa berkata apapun memijat pelan tangan Eunha

"Yuna, suapi mommy."pinta Eunha saat putrinya itu membuka salah satu jajanannya

"Ye, Yang mulia."canda Yuna

Mereka bertiga tertawa, sementara Yunho dan Eunho membereskan tempat itu.

"Rapihkan bonekaku juga."Yuna ikut-ikutan memerintah

Kedua saudaranya tentu tidak terima, tapi melihat Eunha memelototi mereka, mereka jadi tidak bisa memprotesnya.

Young MarriedCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang