Part 34

4.1K 284 153
                                        

Semoga masih ada yang nungguin cerita ini

Jangan lupa komen di partnya dan share cerita TBP ya

ig aku @yrahyu

Tiba-tiba pengin lanjutin cerita TBP

Sambil bantu revisi yaa

Jangan lupa baca part terakhir Gama : My Toxic Husband di karyakarsa juga ya

Komen dulu "😊"

Kesayangan akuuuu

Kesayangan akuuuu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

••••

Kirana jadi menginap di rumah Gama.

Namun Gama memilih duduk di luar, meninggalkan Raden dan Kirana sudah tertidur lelap. Berulang kali ia menghisap rokoknya.

Sudah hampir 3 jam dan Gama sudah menghabiskan hampir 1 bungkus rokok.

Hanya dengan rokok dan alkohol, Gama merasa tenang.

Mungkin ia akan menunggu disini hingga pagi hari. Merenungkan pikirannya.

Kali ini Gama cukup sadar untuk tidak melakukan hal banjingan apapun di samping anaknya, walaupun hasrat di tubuh sudah bergejolak.

Beberapa jam lalu Kirana menyatakan perasaannya, perempuan menyukai Gama.

Entah apa yang dilihat Kirana darinya.

Gama belum menjawab, tetapi tidak menolak.

Kirana cantik, dia baik dan tentu saja terlihat sayang kepada putranya.

Tapi ada yang mengganjal di hati Gama, entah apa itu yang jelas ia belum bisa menerima Kirana.

Kirana terbangun, tidak melihat Gama di kamar ataupun di ruang tamu. Tatapan matanya langsung tertuju pada pintu utama yang terbuka. Ia menebak mungkin lelaki itu berada di luar. Dan benar saja dugaannya.

Kirana duduk di samping Gama. Lalu lelaki itu menyadari kehadirannya.

"Kenapa bangun?"

"Gam, lo canggung ya?" Bukannya Kirana menjawab, justru ia balik bertanya.

Gama menduduk, hampir saja ia akan mematik rokoknya kembali.

Kirana melihat banyak bekas putung rokok yang berserakan. Ia cukup merasa prihatin.

"Udah cukup lo rokok Gam, lo nggak liat udah berapa putung rokok yang udah lo hisap?"

Lelaki itu menurut, memasukkan bungkus rokok dan korek ke dalam celananya. "Sorry, Ki."

"Aman kok, gue jadi tau kayanya lo masih suka deh sama Luna." tebak Kirana dengan sedikit tawa.

Entah tawa terluka ataupun mengejek.

THE BEST PAPACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang