Part 14 (Nano-Nano at Barcelona 2)

7.7K 247 1
                                        

Kau membuatku merasakan
Indahnya jatuh cinta
Indahnya di cintai saat kau jadi milikku.
-----------------------------------

Demian Pov

Aku terbangun dari tidur panjangku, ternyata aku benar-benar mengalami jetlag.

Sinar matahari pagi di Barcelona menelisik masuk ke celah-celah mataku. Ku renggangkan otot-otot tubuhku, segara rasanya saat energiku kembali terisi penuh.

Pemandangan pagi hari yang menyenangkan, di sofa itu seorang anak manusia masih bergelut manja dengan bantal,guling,dan selimutnya.

Bagaimana bisa aku bertemu dengannya, lalu sekarang kami berlibur bersama. Aku sadar dia sangat cantik dan berbeda dengan gadis manapun yang pernah ku temui. Tapi sayang kepolosannya itu di obral ke setiap laki-laki.

Entah lah kenapa aku begitu membencinya, padahal jantung ini tidak akan pernah berdetak normal di dekatnya. Dan sekarang sepagi ini melihatnya tidur setenang itu gairahku langsung memuncak. Sepertinya aku harus segera mandi agar pikiran-pikiran aneh ini tidak mengusikku.

###

Hanna Pov

Rasanya masih seperti mimpi, saat bangun pagi aku sudah berada di negara lain. Ya di Barcelona, dan ini bukan untuk kerja tapi liburan huaaa bunda anakmu seneng banget.

Aku tau Demian sudah bangun lebih dulu, tapi aku memilih untuk tetap terpejam. Apakah selama kami liburan akan tetap satu kamar seperti ini. Ah bisa-bisa mati muda aku, bagaimana tidak jantung ini entah mengapa berdetak acak kadut. Aku ingin saat pagi hari seperti ini terulang kembali, melihat suamiku terbangun disampingku, memberiku morning kiss, memelukku sayang. Ohhh Hanna sadarlah, tampaknya suasana di Barcelona mempengaruhi pikiranmu.

Aku beranjak dari sofa yang disulap menjadi tempat tidur. Keindahan di luar balkon menggelitik kakiku untuk segera pergi kesana. Dan benar saja pemandangan ini sungguh luar biasa, keindahan kota Barca bisa terlihat jelas dari atas sini. Bagaimana aktifitas penduduk di pagi hari ini, lengkap dengan hiruk pikuknya semuanya indah. Tak ku lewatkan kesempatan ini untuk selfi . aku berpose dalam beberapa gaya. Lalu ku masukkan hasil jepretanku ke dalam akun sosial mediaku.

Ku hirup udara Barcelona dalam-dalam, suatu saat aku ingin kembali kesini lagi dengan suamiku nanti ya tidak ada salahnyakan berandai-andai.

"Heh siput! Ngapain lo disitu mau pamer body kerempeng lo ya". Duh suara iblis ini mengusik saja, aku tak lantas membalikkan tubuhku. Aku sangat malu bagaimana tidak aku hanya memakai sport bra dan juga hot pants .

"Lo tuh ya Demian, bisa ngga sih pagi-pagi begini ngga berisik". Bodoh deh kalo mau perang pagi-pagi gini.

"Ohh jadi lo ke ganggu". Tiba-tiba saja tangannya sudah melingkar di perutku yang tak tertutupi kain sehelai pun.

"Lo, apa-apan sih Dem".

"Ssst, diem atau detik ini juga aku perkosa kamu". Orang kok ya ancemannya perkosa-perkosa terus kaya berani aja eh~

"Terus, ngapain lo kek gini main peluk-peluk segala. Gue ngga bisa nafas Demian".

"Udah gue bilang jangan bawel. Ohh ngga bisa nafas, sini biar akang Demian kasih nafas buatan". Dengan cepat tubuhku sudah dibalik menghadapnya. Dan seketika itu juga bibir kami sudah menempel satu sama lain. Dia menciumiku lembut sekali seakan tidak ingin menyakitiku. Lalu ciuman itu berpindah di leher jenjangku, ku rasakan deru nafasnya. Di mengigit telingaku.

My DreamCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang