Part 5 - (miss understanding)

8K 316 2
                                        

Don't judge the book by it's cover .

Jangan menilai buku dari sampulnya.

------------------------------------------------------

Entah hari apa ini yang jelas aku benar-benar merasa sial, setelah kepulanganku ke Indonesia banyak sekali perubahan entah di dalam rumahku sendiri maupun dikantor daddy.

Bagimana tidak aku harus bertemu dengan cewek yang entah dari planet mana dia tinggal.
Namanya Haznah Qiran Falguni, dari namanya memang sangat indah, wajahnya hmm aku rasa dia mempesona dan ya apa adanya, tapi satu hal dia begitu kampunga membuat mataku panas ketika melihatnya. At least aku memang suka dengan wanita berkelas.

Tapi aku sangat heran kenapa dia begitu akrab dengan keluargaku, ya Kastara Family. Aku tau orang tuaku tidak akan asal menerima tamu. Dengan gampangnya dia masuk kedalam keluargaku, bercanda bersama, bahkan mommyku tidak segan-sengan menyambutnya seperti putrinya sendiri , hh aku makin muak saja dengannya.

Seperti saat ini daddyku dengan santainya mengajak dia bergabung untuk lunch. Aku tau daddy menelponku hanyalah akal-akalannya saja agar aku bisa berangkat berdua dengan si siput dari planet pluto itu. Enak saja dia pikir dia siapa duduk si samping kursi kemudi dengan manis sedangkan aku yang menyetir sambil mengobrol santai dengannya. Hhh in her dream ! .

Memang pantas aku menjulukinya siput, untuk beranjak saja dia lama sekali, argh! Apa yang daddy lihat dari sekertaris kesayangannya ini. Lihat saja nanti kalo aku sudah menggantikan posisi daddy akan ku buat dia resign .

"Siapa bilang kau menyetir mobilmu sendiri". Kataku saat dengan beraninya dia melewatiku dan segera memasuki mobilnya. Tapi bukan Demian namanya kalo tidak bisa membuatnya tunduk.

Ku pegang tangannya yang sudah ingin membuka pintu mobil, ternyata dia keras kepala juga. Dia meronta ingin melepaskan pegangan tanganku. Lalu ku tarik tangannya hingga dia dadanya menabrak dadaku, aku rasa ukuran branya 36B mungkin cocok ditanganku. Ohh Demian otakmu mulai tidak bekerja. Saat dirinya berapa di hadapanku dengan jarak yang cukup dekat ini, tanpa sengaja aku menelusuri wajahnya, alis dengan bentuk yang indah walaupun tanpa pensil alis, bulu mata lentik, mata yang berbinar bersih, serta bibir yang merah alami,wajahnya sangat bersih.

Kuserahkan kunci mobilku kepadanya dan segera saja aku memasuki mobilku, ada gelayar aneh saat aku memperlakukannya seperti itu. Dia masih melongo ditempatnya.
"Heh mau sampai kapan kau disana dasar siput cepatlah!". Teriakku dari dalam mobil, ku lihat dari spion depan dia berjalan dan menghentak-hentakkan kakinya.

Dia sungguh lucu sekali saat marah seperti itu tanpa aku sadari aku tersenyum.

Ohh tidak tidak Demian sepertinya kau harus mencuci otakkmu.

Setibanya di cafe aku sudah melihat daddy dan mommyku disana. Ah mereka berdua diusinya yang tidak muda masih saja terlihat mesra, terlebih mommyku yang memang konyol dengan banyolan-banyolan khasnya, tidak ada alasan bagi daddy untuk meninggalkan wanita yang sudah berhasil menempatkan dirinya disemua ruang hati daddy. Aku duduk berhadapan dengan siput pluto, tak lama kemudian adik tersayangku datang langsung duduk diantara mommy dan siput pluto itu.

Betapa aku merindukan kebersamaan seperti ini, duduk bersama di meja makan, mengobrol ringan, tak lupa candaan mommy selalu hadir. Ya suasana senghangat ini sudah jarang kami dapatkan apalagi kesibukanku daddy dan juga Tasya. Tak jarang mommy suka ngambek ke daddy karena dia jarang dapat banyak waktu dengan ketiga harta hidupnya.

Disela makan siang daddy membicarakan tentang kapan tepatnya aku akan menggantikan posisinya, meneruskan kerajaan bisnis yang sudah dibangun almarhum kakek dan juga daddy.

My DreamCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang