5 tahun sudah kehidupan prilly jalani.
Kini prilly tengah mitting dengan orang2 penting dari jessica group.
"Jadi begini nyonya, kita akan memindahkan pusat perusahaan jessica group ke jakarta" shireen sebagai seprang sekretaris.
"Tapi mengapa?, " prilly
"Karena di jakarta lebih banyak perusahaan yang bisa di ajak kerja sama, seperti misalnya Latuconsina Group" shireen. Dan deg, dada prilly terasa sesak mendengar Latuconsina Group.
"tapi apa sudah kalian fikirkan baik2?" Prilly menetralkan diri.
"Sebenarnya ini sudah direncanakan oleh almarhum sejak beliau masih hidup" shireen
"Baiklah, lakukan yang terbaik" prilly hanya bisa menyetujui.
Semua mengikuti miting dengan hikmat sampai miting berjalan lancar.
Sore hari prilly tengah berdiri di balkon kamarnya menikmati pemandangan di luar, sembari menenangkan fikiranya.
"Kenapa harus jakarta?, kenapa harus Latuconsina Group?, apa gue siap kalo gue harus bertemu mereka lagi?, ali, aku kangen kamu li. Tapi kamu sudah punya pengganti ku, atau bahkan kamu udah menikah?, apa aku bisa liat ali sama wanita lain?. Api gue harus siap jika semua itu benar2 terjadi, gue harus siap jika memang ali udah menjadi milik wanita lain. Tapi, sakiit pasti bahkan sampe sekarang aku masih sayang sama kamu li, aku kangen kamu" prilly meneteskan air matanya, fikiranya kacau.
"Bie...?" Shireen datang, prilly langsung menghapus air matanya.
"Bie, lo kenapa?, kok nangis sii?" Shireen.
"Gue gak papa shi" prilly.
"Lo cerita sama gue bie" shiren.
"Gue kangen sama orang2 yang 5 tahun lalu gue tinggal" prilly
"Emang sebenernya mana asal lo?" Shireen
"Ah, sudah lah tak usah di bahas lagi" prilly
"Okay2" shireen.
"Hay kakak2 ku yang cantik" jessi datang ke kemar prilly
"Hay sayang adda apa?" prilly.
"ntar senin kan kelulusan aku, " jessi
"Lah terus kenapa?" Shireen.
"Ya, gak papa, aku mau lanjutin di mana?" Jessi.
"Di jakarta, minggu depan kan kita paindah ke jakarta" prilly
"Masa?, kok dadakan?" Jessi
"Kenapa?, kamu gak mau?" Shireen.
"Mau aja sii, tapi kalo di jakarta aku maunya di universtias latuconsina" jessi
Prilly membulatkan matanya mendengar ucapan jessi.
"Itu sii, gampang jess" shireen.
"Yes, boleh kan kak bie?" Jessi
"Bisa di pertimbangkan lagi nanti jess" prilly
......
ke esokan harinya, jessi mendatangi prilly.
"Kak bie datengkan ke sekolah?" jessi
"Ya, emang jam berapa jess?" Prilly
"Jam 9 mulainya" jessi
"Owh, ya ntar kakak dateng. Hari ini kan hari spesial kamu sayang" prilly memeluk jessi dan di balas oleh jessi.
Hari ini adalah hari di mana penentuan kelulusan jessi sekaligus pesta perpisahan.
Prilly datang ke sekolah jessi mengenakan dress pendek selutut agak berbentuk balon di paha atas dan ketat di bagian atas litut berwarna biru tua. Di padu dengan aksesoris berwarna silver yang membuatnya tampil elegan. sekolah jessi memanglah sekolah orang2 berkelas, karena itu prilly berpenampilan elegan karena menyetarai wali murid yang lain.
Acara di mulai. Pertama adalah sambutan2 dari para guru, kepala sekolah, ketua OSIS, komite, dan orang penting lainya.
Setelah sambutan2 itu, giliran pentas seni. Prilly tampak senang melihat jessi bersemangat menampilkan pensinya. Begitu pula dengan jessi yang sangat senang kakaknya datang.
Kini acara sudah selesai jessi lulus dengan nilai yang memuaskan. Saat prilly menunggu jessi untuk pulang bersama ada seorang pemuda tampan menghampirinya.
"Hay kak?" Emuda tampan itu berkata kepada prilly.
"Hay" prilly dengan senyum termanisnya.
"Kakak ini, kakaknya jessi kan?, kenalin aku chandra temen jessi" owh chandra ternyata namanya.
"Iya, bie" prilly, mereka berjabat tangan.
"Kak aku mau nitip ini dong" chandra memberikan tady bear dengan ukuran sedang kepada prilly.
"untuk?" Prilly
"Untuk jessi" chandra
"Owh, oke ntar kakak kasihin Ke jessi emang dalm rangka apa ya?, jessi lagi gak ulang tahun kok'" prilly
"Emm, jadi gini kak. Aku mau pindah gak di bali lagi. Jadi ini buat kenang2an aja"chandra malu2.
"Owh" prilly terkekeh melihat tingkah chandra yang malu2.
"Yaudah kak aku duluan" chandra.
"Ya, bay" prilly melambaikan tangan.
"Makasih kak. Bay" chandra melambaikan tangan sambil berjalan meninggalkan prilly.
Tak lama kemudian jessi datang, dan tampak heran melihat prilly yang senyum2 sendiri.
"Kak bie kenapa?" Jessi
"gak papa" prilly.
"Kok senyum2 sendiri?, sakit ya?" Jessi
"Enak aja" prilly.
"Terus?" Jessi
"Nih, dari siapa tadi namanya?" Prilly lupa nama chandra saat memberikan taddy bear kepada jessi.
"Dari siapa?" Jessi
"Emm, dari siapa si. Gue kok lupa?, oh iya. Chandra" prilly.
Jessi ter senyum.
"Ciee, cowoknya nih yee" prilly.
"Apaan sih kak bie" jessi.
"Udah ah, yuk balik" prilly.
Jessi langsung masuk mobil.
Di tengah perjalanan di dalam mobil, jessi terlihat senyum senyum sendiri.
"Jess?" Prilly
"Ehh, iya kak" jessi
"Kok senyum2 gitu?" Prilly sambil menyetir.
"Enggak apaan sih kakak" jessi
"Oh iya, tadi si chandra yang ngasih tuh boneka titip pesen" prilly
"Apa?" Jessi.
"Katanya dia mau pindah, nggak di bali lagi" prilly.
Raut wajah jessi seketika berubah.
"Emang kemana?" Jessi.
"Gak tau si, gak bilang cuma bilang gitu aja" prilly.
Jessi tampak sedih dari tadi sampai saat tiba di rumah. Prilly mengerti kalu jessi sedih karena akn di tinggal chandra.
Jessi lansung saja memasuki kamarnya. Dan prilly memasuki kamarnya sendiri untuk ganti baju.
Selesai ganti baju, ia berniat untuk makan malam. Tapi dia menuju kamar jessi terlebih dahulu.
"Jess" prilly
"Mmm" jessi
"Kamu kenapa sii??" Prilly.
"Gak papa" jessi
"Kakak tau , pasti chandra kan?" prilly
"Gak usah sok tau deh" jessi
"Loh kok marahnya sama kakak sii??" Prilly
"ya, abis ngeselin" jessi
"Udah kakak bisa tebak kok, kakak juga pernah ngerasain hal yang sama" prilly
"Maksud kakak?" Jessi
"Ya, kakak juga pisah sama pacar kakak, kakak tinggalin dia, padahal kakak sayang banget sama dia" prilly.
"Kalo sayang kenapi kakak tinggal?" jessi
"Terkadang kita ninggalin orang bukan karena tak sayang, tapi karena keadaan. Keadaan yang memaksa kita untuk pergi" prilly meneteskan air matanya mengingat sosok ali.
"Yang sabar ya kak" jessi menenangkan prilly dengan memeluknya.
"makanya, jessi gak boleh gitu, jessi harus semangat. Kan kalo jodoh pasti ketemu lagi"prilly.
"Iya kak" jessi.
"Ya udah yuk kita makan" prilly
"Yuk" jessi.
Lalu mereka keluar kamar untuk makan malam di meja makan.
semua makanan sudah tertata rapi di atas meja.
"Kak, yang itu boleh kan?" Jessi di sela2 makan.
"Apa?" Prilly
"Universitas latuconsina" jessi.
"Emm, selesaikan dulu makan mu, baru kita bicara lagi" prilly.
Mereka pun makan dengan lahapnya.
********;;;;;;;;**********
Follow us :
IG : @ellytriani_
Twitter : @triani_elly
Mention kritik dan saran mengenai karangan aku didua akun diatas ok👌
Aku tunggu komentar kalian disana.
~~~thank's for your time~~~
#i'am aliando prilly fans😃
KAMU SEDANG MEMBACA
Ada Apa Dengan April 1
Roman pour AdolescentsFollow : Instagram : @ellytriani_ Twitter : @triani_elly Line : EllyTriani_56 Whatsapp: 082322872702
