Bintang Hatiku

3.7K 154 0
                                        

Sore hari prilly terduduk didepan meja rias dikamarnya.
Tangan kananya terangkat meraba wajahnya sendiri.

Terdengar isakan, ya prilly menangis. Makin lama isakanya makin keras dan air matanya semakin deras membasahi pipinya.

"Aaaaaaaaaaa" teriak prilly.
Dan... brrraaakkkk.
"Aaaaaaaaaaaa" prilly menjatuhkan semua yang ada diatas meja riasnya itu.

"Ya ampun prilly" michell berusaha menenangkan prilly dengan memeluk tubuhnya.

"Aaaaaaaaa" berontak prilly.
"Prilly stop, udah" michell.
"Arrggghhhh" prilly mendorong tubuh michell,
"Aww,"pekik michell saat pantatnya mendarat dilantai.

"Aaaaaaaa"
Pyaaarrrrrrr, prilly meninju cermin rias dihadapanya itu.
"Prilly stop!!!!, sampe kapan lo mau kaya gini terus!!!! " bentak michell.
"Jangan sakitin diri lo kaya gini, gue sayang lo prill" michell memeluk prilly dengan derai air mata.

"Ya ampun, tangan lo berdarah, gue obatin ayo." Michell menuntun prily duduk dikasur.
"Gue ambil obat dulu ya" michell.
Prilly tak menanggapi apapun yang michell katakan.

"Nah udah, lain kali jangan kaya gini lagi ya prill, gue gak mau lo kenapa2" michell.

-----------------

Pukul 5 sore Ali menghampiri prilly.

"Hay sayang." Ali mengalungkan tanganya dileher prilly yang tengah duduk dikursi roda.
Prilly melepas tangan Ali dari lehernya yang membuat ali berputar jongkok dihadapan prilly.

"Kenapa sayang?" Ali memegang lengan prilly.
"Lepas, lepas" prilly berontak.
"Tangan kamu kenapa?" Ali saat melihat tangan prilly yang terbalut perban.
"Lepas!!!!" Prilly saat ali memegang tanganya.

"Kamu kenapa hey?" Ali heran dengan sikap prilly.
"Aku gak mau ketemu kamu ali, lepas" prilly.
"Iya tapi kenapa?, apa salah aku?" Ali.
"Kamu pasti malu punya cewek cacat kaya aku, kamu pasti lebih milih zea dibanding aku, sebelum aku bener2 gak bisa tanpa kamu mending kamu pergi sekarang," prilly dengan derai airmata.

"Hey kamu tuduh aku, aku gak malu sama seburuk apapun keadaan kamu karena aku punya CINTA disini (meletakkan tangan prilly didadanya). Dan kalo kamu mungkin bisa tanpa aku, aku gak bisa tanpa kamu." Ali.
Prilly hanya diam mendengarkan kata2 ali.

"Ini tangan kamu kenapa hmm?" Ali dengan lembut menghapus air mata prilly.
"Kena kaca honey" prilly.
"Bukan kana, tapi sengaja ditonjok kacanya ya kan?" Ali.
"Iya hehehe" prilly memperlihatkan deretan giginya.
"Kenapa hmm?" Ali.
"Aku sedih, sekarang aku gak bisa dandan, jadi gak cantik lagi ya kan?," prilly penuh luka disetiap kata2nya.

Ali yang ikut merasakan perihnya prilly, meneteskan air matanya.

"Honey kamu nangis?" Prilly meraba wajah ali.
"Nggak sayang, aku malah lebih suka kamu kaya gini, lebih natural gitu" ali.
Prilly tersipu malu.

"Ketaman yuk" ali.
Prilly mengangguk.
Ali membawa prilly ketaman belakang rumah mewah keluarga bermarga Latuconsina itu.

"Aku mau nyanyi lagu buat kamu" ali.
"Lagu apa?" Prilly.
"Mmmm, judulnya "Bintang hatiku" ali.
Prilly tersenyum mendengarkan lantunan ali.

Dengar lah bintang hatiku.
Aku akan menjagamu.
Dalam hidup dan matiku.
Hanya kaulah yang ku tuju.

Dan teringat janjiku padamu.
Suatu hari pasti akan kutepati.

Aku akan menjagamu semampu dan sebisaku.
Walau kutahu ragamu tak utuh.
Kuterima kekuranganmu dan ku tak akan mengeluh.
Karena bagiku engkaulah nyawaku.

"Kamu janji gak bakal tinggalin aku walau aku buta selamanya?" Prilly.
"Ya aku janji, aku bakal selalu disamping kamu." Ali.
"Tapi gak mungkin Ali" Prilly.
"Kenapa?" Ali.
"Aku cacat, aku pasti gak berguna dan cuma bakal jadi beban hidup kamu" prilly.

"Nggak sayang, aku bakal berusaha semaksimal mungkin buat kesembuhan kamu." Ali.
"Makasih honey" prilly memeluk Ali.

********;;;;;;;;**********

Follow us :
IG : @ellytriani_
Twitter : @triani_elly

Mention kritik dan saran mengenai karangan aku didua akun diatas ok👌

Aku tunggu komentar kalian disana.
~~~thank's for your time~~~

#i'am aliando prilly fans😃

Ada Apa Dengan April 1Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang