jessi dan chandra

3.7K 140 1
                                        

Jessi datang ke universitas di antar oleh pak supir.

Jessi berjalan menyusuri lorong2 kampus.
Bugh,..
"Aww" pekik jessi, ada yang menabraknya.
"Maaf2"
"Ya lain kali hati2"
"Ya sekali lagi gue minta maaf, lo gak papa kan?"
"Ya gak papa kok"
"Lo mau daftar di sini juga?"
"Iya"
"sama donk, Eh kita belom kenalan, kenalin gue cassandra biasa di panggil cessi" cessi menjulurkan tanganya.
"gue jessica, biasa di panggil jessi" jessi menjabat tangan cessi.
"Kita bareng yuk" ajak cessi.
"Boleh" jessi mengiyakan.

Tak butuh waktu lama jessi dan cessi sudah akrab saja dan sudah seperti sahabat lama.

"Eh, ngomong2 lo ambil jurusan apa ces?" Anya jessi saat mereka berjalan menuju ruang sekretariat kampus untuk meminta formulir pendaftaran.
"Management bisnis, elo sendiri?" cessi.
"Sama" jessi.

"Eh ke sana yuk" ajak jessi saat mereka sudah keluar dari ruang sekretariat.
"Kemana?" Cessi.
"Keliling2 aja, masa langsung balik sih, gak asik banget deh" jessi.
"Ya udah yuk" cessi.

Mereka berkeliling cukup lama di kampus megah itu, mereka melihat2 kelas, dan mereka menemukan ruang2 khusus seperti, laboratorium ipa, lab komputer, lab sastra, dan masih banyak ruang khusus lainya.

Saat berada di out dorr pandanganya tertarik pada satu tempat terpisah dari gedung lain yaitu sanggar seni.
"wah, sanggar seni, gue suka" cessi antusias saat melihat2 luar sanggar,.

Dari luar terdengar samar2 suara lantunan piano.
"Eh denger deh, kayanya ada orang deh" jessi.
"Ya terus, masuk aja ayok" cessi.

Terdengar nada piano itu menunjukkan lantunan lagu.
"Ada cinta, by SM*SH"
"Chandra" desis jessi saat melihat sosok cowok yang tengah melantunkan lagu itu dari belakang .
"Jess?" Cessi bingung.

saat lagu itu hendak reff akhir jessi menyambarnya.
"Ada cinta yang kau getarkan saat ku resah dalam hara, oh indahnya" jessi mengakhori lagu itu.

Chandra mebalikan badanya.
"Jessi?" Chandra tak percaya.
"Ya, aku di sini." Jessi.
"Kamu?" Chandra masih bingung.
"Kamu kok gak bilang sih mau pindah ke jakarta?" jessi.
"Maaf aku juga gak tau kamu pindah ke jakarta" chandra.

"Kalian kenal?" cessi bingung.
"Oh ya, gue chandra" chandra menjulurkan tanganya pada cessi.
"Cessi" cessi menjabat tangan chandra.

"Oh ya, kita itu temen SMA" jelas jessi.
"Owh, " cessi mengangguk mengerti.

Mereka memutuskan untuk mengobrol di taman kampus.
"Lo ambil jurusan apa chand?" Cessi.
"Emm, psicologi" chandra.
"Wah keren, bisa di ajak curhat nih" canda cessi.
Mereka bertiga pun ngobrol sampai tak terasa hari sudah hampir sore dan jemputan cessi sudah datang.

"Eh, gue duluan ya. Udah di jemput" cessi.
"Ya ati2 ya daaa" jessi melambaikan tanganya.
"Ya daaaa" cessi berlalu.

Kini tinggallah mereka berdua.
"pulang yuk" ajak chandra.
"emm," jessi agak berfikir.
"Udah ayok" chandra.
"Ya udah deh" jessi menerimanya.

Mereka menaiki mobil chandra.

"Kita jalan dulu mau?," chandra.
"Boleh, emang mau kemana?" Jessi.
"Emmm, ke mana ya,? Aku juga gak tau tempat2 jakarta" chandra.
"Emm, gumana kalo ke monas aja?" usul jessi.
"Oke!!"chandra.

Mereka menuju maskot jakarta itu, duduk di bangku yang di sediakan, tepatnya di pelataran monumen nasional itu.

"Ihh gila, keren banget ya kalo malem2 gini,. Banyak lampu2 kaya gitu" jessi kegirangan.
"Iya" chandra tersenyum sumringah.

"Pulang yuk, udah malem. Kamu juga pasti capek udah keliling2 monas, ya kan?" Chandra.
"Ya udah yuk, takut di cariin kak bie sama kak shireen juga" jessi.
"Yuk" chandra menggandeng mesra tangan jessi menuju mobilnya.

"Silahkan princess" canda chandra saat membukakan pintu untuk jessi.

"Apaan sih, lebay banget." Jessi memukul pelan lengan chendra.

"ya bukanya makasih malah di katain" chandra.
"ya makasih pak supir" canda jessi sambil memasuki mobil.
"kok pak supir sih?" Protes chandra.

"Teruz apa?" Jessi.
"Ya apa kek, pangeran kek, prince kek, atau apa lah" kesal chanra.

"Jawabanmu tak seprti yang di harapkan" ketus chandra sambil menutup pintu mobil.
Lalu sedikit berlari menuju pintu sebelah dan duduk di tempat kemudi.

Sadar tak ada percakapan antara mereka.
"Kamu marah?" jessi.
"Menurutmu?" chand.
"Ya ampun chand," jessi menghela nafas agak berat.
Chand hanya diam.
"Aku cuma bercanda, lagi pula siapa kau minta di panggil prince?," jessi.
Masih sama chand hanya diam dan menatap serius jalan.

"Pacar bukan, kita cuma temen kan chand?" Jessi mulai kesal karena chand hanya diam.

"Benar juga, kita kan belum pacaran, kenapa aku seperti ini,. Begok..!!" Chand dalam hati.

jessi hanya sesekali menunjukan jalan. Namun chand masih tetap sama,.

Sampai saat mereka sampai di rumah jessi.
"thanks chand, aku masuk dulu" jessi membuka pintu dan hendak keluar namun tanganya di tahan oleh chand.

"Ada apa chand?" Jessi bingung.
"gak papa, maaf tadi aku cuma diam, aku tidak marah, besok aku jemput buat urus berkas2 buat daftar" chand.

Jessi hanya tersenyum dan mengangguk setuju lalu keluar dari mobil itu dan melambaikan tangan menatap kepergian chand.

Sampai akhirnya ia masuk ke rumah.

********;;;;;;;;**********

Follow us :
IG : @ellytriani_
Twitter : @triani_elly

Mention kritik dan saran mengenai karangan aku didua akun diatas ok👌

Aku tunggu komentar kalian disana.
~~~thank's for your time~~~

#i'am aliando prilly fans😃

Ada Apa Dengan April 1Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang