7

199 18 0
                                    

"Usahakan untuk makan. Aku tahu kau tidak makan siang tadi." pesan Yura lalu pergi.

"Yang membuatku tidak makan tadi siang kan, kau. Kau kan melarangku keluar dari ruang kelas hanya karena takut aku suka dengan salah satu model. Memang kau kira aku mudah suka orang lain?" sungut Joshua kesal, setelah Yura sudah masuk ke dalam.

~oOo~

"Josh mana?" tanya manager Jung kepada Seungcheol. Seungcheol menggelengkan kepalanya. Seokmin hendak berbicara, tetapi terlambat oleh Wonwoo.

"Dia di taman belakang. Tadi langsung kesana bersama Yura noona." terang Wonwoo.

Nara sedikit mengerutkan keningnya. "Oppa, Yura itu siapa?" tanya Nara polos kepada Seungcheol.

"Ah? Ani. Dia bukan siapa-siapa." elak Seungcheol.

"Oh, god. Bahkan aku tidak percaya kalau dia bukan siapa-siapa, oppa. Tinggal beri tahu apa susahnya?" kesal Nara. Tidak peduli para member berpikir kalau dia kepala batu.

"Aish, kau ini! Manager hyung, aku pulang bersama Nara. Kalian akan menunggu Joshua kan?" izin Seungcheol. Manager Jung mengangguk.

"Ya sudah. Aku dan Nara pergi dulu." pamit Seungcheol. Nara juga mengangguk.

Seungcheol memanaskan mobilnya terlebih dahulu. Setelah dirasa sudah panas, dia menjalankan mobilnya menuju sebuah taman.

"Oppa, mengapa kita kesini?" tanya Nara bingung. Pikirannya memang suka tempat tenang seperti ini. Tapi tubuhnya berkata, ia harus menemukan kasur yang empuk.

"Mau beli es krim?" saran Seungcheol. "Kebiasaanmu makan es krim sebelum tidur masih ada kan??" tanya Seungcheol.

Nara mengangguk senang. Tetapi wajahnya kembali muram. "Oppa, badanku bilang, aku tidak boleh berjalan. Lalu bagaimana dong?" keluh Nara.

"Ku gendong, mau?" tawar Seungcheol. Nara mengangguk, tapi mukanya muram kembali.

"Ku bilang aku pegal. Badan oppa kan tidak seperti kasur. Nanti tambah sakit.." terang Nara.

"Kau tunggu sini saja, ya? Aku tidak akan lama." ucap Seungcheol. Nara mengangguk.

Sesaat Seungcheol keluar, terlihat mobil Seventeen melintas di jalanan. Nara segera keluar dari mobil.

"SEVENTEEN OPPA!!" teriak Nara kepada mobil itu. Dia tidak peduli tatapan mata orang-orang di sekitar taman. Mungkin ia terlihat seperti fangirl Seventeen.

Di dalam mobil itu, sebagian member tidur. Tetapi, ada seorang member melihat Nara dengan raut wajah bingung.

~oOo~

Daku balik.. Maksudnya update lagi. Ada yang nunggu kah??

Saya minta vote kakak ^^

Complicated LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang