12

160 17 2
                                    

Author

"Ada apa kau kemari lagi, Yura Kim?" tanya Seungcheol sinis. Baginya, wanita dihadapannya bukan sahabatnya. Melainkan nenek sihir.

"Permintaanku," singgung Yura tajam. Seungcheol menatap mantan sahabatnya dengan dingin. "Sudah kau lakukan?"

Seungcheol terdiam. Lalu tertawa sinis. "Untuk apa?" tanya Seungcheol dengan nada mengejek.

"Untuk apa, aku harus melakukan permintaanmu? Memang kau siapa?" oceh Seungcheol. Yura terlihat marah sehingga membuat ancang-ancang menampar Seungcheol.

Tapi gagal karena Jeonghan menahan tangannya. "Aku tidak tahu kalian ada masalah apa. Tapi maaf, jangan buat dorm menjadi gaduh. Yura, jangan buat leader kami frustasi. Seungcheol, jangan ladeni wanita ini. Aku lelah harus berurusan denganmu, Yura. Menghindari Jisoo darimu, berusaha membuat Seventeen tidak berpikir aneh-aneh tentangmu. AAHH!! AKU RASANYA GILAA!!" teriakan Jeonghan di akhir pidatonya membuat Seungcheol dan Yura bingung.

"Memang siapa yang menyuruhmu mengurusi aku? Aku bisa sendiri." suara angkuh Yura memecah keheningan setelah pidato Jeonghan.

"Aih, masih tidak mengerti. Ya sudah. Manager Jung sudah mau menjemput. Ayo, Seungcheol-aa. Kita pergi." Jeonghan menyeret Seungcheol dan pergi ke ruang tamu. Sudah ada manager Jung dan member Seventeen. Kecuali, Nara.

"Nara mana?" reflek, Seungcheol bertanya. Kemudian menutup mulutnya. 'Ish, Seungcheol pabo-ya! Ada Jisoo disini!'

"Maksudmu?" tanya Joshua sambil menatap Seungcheol dengan tatapan dimana-dia?

"Ani, mungkin aku kelelahan. Nara tidak mungkin ada disini." cengiran Seungcheol ditambah tatapan tajamnya, mau tak mau member Seventeen harus berlagak tidak ada Nara.

"Iya, masa ada Nara disini."

"Dia kan di Amerika."

"Ahahaha.. Seungcheol hyung bercanda pasti."

"Apa maksud kalian? Bukannya Nara ada di dapur?"

Semua member menatap Vernon tajam. Hansol atau Vernon, tidak bisa berbohong. Anaknya terlalu baik dan jujur. "Apa? Aku salah?"

Joshua segera berlari ke dapur, tetapi tanpa suara. Dilihatnya wanita berambut panjang sedang mengemasi bekal.

Joshua POV

Seungcheol berbicara tentang Nara tadi. Dia bertanya tentang Nara ada dimana. Hei, aku yang sudah mencarinya dan tidak tahu dia ada dimana.

Huft, selalu tatapan tajam terpasang di kedua matanya.

"Iya, masa ada Nara disini."

"Dia kan di Amerika."

"Ahahaha.. Seungcheol hyung bercanda pasti."

"Apa maksud kalian? Bukannya Nara ada di dapur?" suara Vernon membuatku membeku. Dia, ada disini?

Aku segera berlari ke dapur dan melihat seorang wanita sedang mengemasi bekal. Dia. Nara.

~oOo~

Double update :D

Complicated LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang