Punky Funky Love

962 81 1
                                        

Ini terinspirasi dari lagu Punky Funky Love - Grandrodeo.

×××

"Hoseok! Berikan padaku bola itu!" Teriak Yoongi yang berada di lapangan bersama 6 anak lainnya. Membuatku menoleh melihat mereka yang sedang membawa banyak buku di tanganku.

"Ini! Tangkap dengan benar!" Hoseok melempar bola dan aku....

Pingsan.

.
.
.

"Hyung. Apa menurutmu dia akan baik-baik saja?"

Samar-samar aku mendengar orang berbicara dan... ahhh aku mencium bau keringat!

Aku menautkan alisku dan membuka mata perlahan, mencoba menyesuaikan cahaya yang masuk.

"Aaaaa! Apa yang kau lihaaaaat?!" Aku berteriak dan membuat 7 manusia mundur seketika.

Waaaa lihatlah mereka sangat basah dan bau.

"Kami? Apa yang kami lihat? Kami melihatmu pingsan tadi." Taehyung berjalan maju ke arahku.

"Mundur!"

"Kami hanya ingin minta maaf. Kenapa kau ganas sekali?" Namjoon yang notabene-nya ketua basket itu maju dengan gagah.

"Minta maaf untuk apa?"

"Bola ini mengenai kepala bodohmu, cantik." Yoongi yang kulihat sedang duduk di lantai sambil mengipasi wajahnya tiba-tiba berbicara.

Oh, ayolah. Kau tidak mungkin membawa perasaan hanya karena dibilang 'cantik' kan?

Aku mencoba berdiri tapi badanku lemas. Ah.. aku lupa makan siang tadi. Pantas saja tubuhku gampang pingsan.

"Kau mau kemana? Ini makanlah. Makanan ini buatanku. Kau pasti suka." Ucap Jin, namja tampan dengan berbagai pesona itu sambil menyodorkan sebuah tempat bekal berwarna pink dan bergambar Mario sedang melompat.

"Tidak. Terima kasih. Aku akan membeli makanan di kantin saja." Aku menyibakkan selimut UKS ini dengan sekali hentakan.

Aku benci dengan siapa pun yang membuat seragam ini. Roknya sangat pendek! Dan sekarang, karena selimutnya terlalu kencang kusibak, roknya menjadi naik.

"Bodoh! Kau itu kan perempuan. Jagalah sikap." Jimin yang sepertinya menyadari hal memalukan tadi, langsung menyodorkan jaketnya.

"Kemari kau." Jimin menarik pinggangku dan mengikat jaket itu di pinggangku.

Aku tersenyum.

Hoseok? Dia hanya terdiam.

Padahal aku tahu, dia yang melempari bola basket keparat itu ke kepalaku. Setidaknya dia harus meminta maaf.

×××

Aku juga sekelas dengan Hoseok. Tetapi sampai sekarang, hampir jam terakhir pelajaran, ia tak kunjung meminta maaf.

Aku berdecih sambil menoleh ke arahnya yang duduk di depanku.

"(Y/n)! Terima kasih ya. Ini bukunya aku lempar ya! Tangkap!" Kata seorang temanku, Sehun.

Aku... tidak menangkapnya. Dan buku itu dengan sangat sukses, berhasil mengenai kepala Hoseok.

"Ah! Siapa yang melempar?" Hoseok  mengedarkan pandangannya.

Kulihat Sehun menduduk. Berpura-pura membaca buku matematikanya. Oh ayolah, memangnya di buku itu ada cerpen? Apa yang perlu dibaca selain memelototi rumus-rumus?

"(Y/n)." Dia menyebut namaku. Maksudku, dia membaca nama pemilik buku-yang-kena-kepalanya.

"(Y/n)!" Hoseok tiba-tiba berbalik, menoleh ke arahku dan memukul mejaku dengan kencang.

"Ne?"

"Kau melemparku?"

"Hah... bodoh. Mana mungkin aku yang lempar. Jelas-jelas buku itu berasal dari Sehun."

Hoseok menatap Sehun dengan liar.

Sudah waktunya aku hentikan! Jeng jeng jeng!

"Oh! Hoseok! Lihatlah langit itu!" Aku menunjuk ke arah jendela. Memang benar langit itu indah.

Chu

Saat ia menoleh melihat langit itu, aku mencium pipinya. Sudah lama aku ingin melakukan ini.

Wajahnya berganti warna, dan dan dan lihatlah! Matanya membulat sempurna! Lucu sekali!

"Hoseok... bolehkah aku mencubit bola matamu? Terlihat lucu sekali! Aku tidak kuat."

"Mwo?!"

×××

Gua sendiri ga ngerti sama lagu ini. Tapi saya random aja nyari lagu buat dijadiin inspirasi dan dapetnya ini #bodoamat

Ini part paling aneh di wattpad mungkin.

Fotonya juga bukan J-Hope lagi -_-

Fan - JHope ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang