"Terkadang, apa yang kita lihat dan dengar, tidak sepenuhnya benar.. "
-----------------------------------------------------------
"Ya sudah, ayo kita segera pulang! Sebelum hari mulai gelap," suruh Leeteuk. "Ah.. Ya baiklah, leader.." ucap Yesung. Kyuhyun hendak masuk ke dalam mobil, namun ia terhenti karena melihat Jae Kyung hanya berdiri dengan tatapan kosong. Kyuhyun mendekatinya dan menepuk pundaknya. "Jim Kang-ah, Ada apa?" tanya Kyuhyun. Kyuhyun sangat berhati-hati dalam memanggil Jae Kyung di depan umum. Dia tidak mau ada orang lain yang mengetahui rahasia itu.
Jae Kyung tidak menjawab pertanyaan Kyuhyun. Seakan-akan, Jae Kyung memang sama sekali tidak mendengar Kyuhyun. "Jim Kang-ah?" panggil Kyuhyun lagi, namun tiba-tiba Jae Kyung kesulitan bernafas. Ia terjatuh di tanah, memegangi dadanya. "Hei, Jim Kang, ada apa denganmu?" tanya Kyuhyun mulai panik.
"Apa yang terjadi dengan Jim Kang?" tanya Donghae, keluar dari mobil. Ryeowook buru-buru menghampiri Jae Kyung. "Ada apa Jim Kang? Apa kau sakit?" tanya Ryeowook khawatir. Mereka semua mengerumuni Jae Kyung, untuk tahu apa yang terjadi dengan Jae Kyung, tapi Jae Kyung sama sekali tidak merespon mereka. Tubuhnya gemetar, nafasnya tidak beraturan, dan dia hanya menatap ke arah depan dengan tatapan kosong.
"Hei, cepat panggilkan ambulance!" suruh Leeteuk. Sungmin buru-buru menelepon ambulance. "Apa lebih baik kita bawa saja langsung ke rumah sakit?" tanya Siwon. "Aku tidak tahu, dia sama sekali tidak merespon kita," ucap Yesung.
Kyuhyun berdiri di depan Jae Kyung, dan menaruh kedua tangannya di pipi Jae Kyung. "Hei, Jae Kyung? Apa kau bisa melihatku? Apa kau dengar suaraku?" tanya Kyuhyun. Perlahan Jae Kyung menggerakkan bibirnya. "Eo.. Eomma.." ucap Jae Kyung.
"Eomma? Apa dia berkata eomma?" tanya Ryeowook kebingungan. "Apa jangan-jangan dia melihat boneka barbie? Karena itu, dia seperti ini?" tebak Eunhyuk. Kyuhyun menatap Jae Kyung. Ia bisa melihat air mata di pelupuk mata Jae Kyung.
"Jae Kyung! Jae Kyung, sadarlah! Ini aku!" ucap Kyuhyun. Jae Kyung tiba-tiba memegangi kepalanya. "Akhh.." Jae Kyung tiba-tiba berteriak.
--
Jae Kyung membuka matanya. Ia merasa silau dengan cahaya putih di depan matanya. Jae Kyung mengerjapkan matanya. "Apa dia sudah sadar?" Jae Kyung dapat mendengar suara-suara berbisik. "Jae Kyung-ah, apa kau bisa melihatku?" tanya sebuah suara. Seseorang berdiri di depannya. Awalnya, buram, namun Jae Kyung akhirnya bisa melihat dengan jelas.
"Im Hee-ya.." ucap Jae Kyung. Jae Kyung menatap sekelilingnya. Semua anggota Super Junior ada di sana. "Di mana aku?" tanya Jae Kyung. "Kau tiba-tiba pingsan. Karena itu, kami membawamu ke rumah sakit," jelas Leeteuk. Aku, pingsan? Tiba-tiba sesuatu merasuk dalam dada Jae Kyung. Jadi semua itu bukan mimpi?
"Apa kau sudah tidak apa-apa?" tanya Ryeowook. "Terima kasih sudah menolongku, aku sudah tidak apa-apa," jawab Jae Kyung dengan suara bergetar. "Benar kau tidak apa-apa?" tanya Kyuhyun. Ia merasa tidak yakin dengan jawaban Jae Kyung. Jae Kyung tidak menjawabnya, ia memalingkan wajahnya dan memejamkan matanya.
"Aku sedikit pusing. Mungkin aku akan baikan, setelah istirahat," jelas Jae Kyung. Im Hee menatap ke arah anggota Super Junior. "Aku akan menemani Jae Kyung di sini. Kalian pulanglah! Lagipula, ini sudah malam," suruh Im Hee. "Tapi-" Ryeowook ingin membantah, namun Kyuhyun menggelengkan kepalanya.
"Biarkan Jae Kyung istirahat! Besok kita akan menjenguknya lagi," jelas Leeteuk. Ryeowook menghela nafas berat. "Baiklah.." ucapnya. "Kami pamit dulu.." pamit mereka. "Ya, hati-hati di jalan," ucap Im Hee. Mereka semua keluar dari kamar inap Jae Kyung.
KAMU SEDANG MEMBACA
A Doll
FanfictionJae Kyung adalah seorang gadis berumur 19 tahun, namun entah mengapa ayahnya malah menyuruhnya hidup sebagai laki-laki. Jae Kyung menjalani hidupnya sebagai laki-laki, layaknya boneka milik ayahnya. Ayah Jae Kyung, presdir SM Entertainment, kemudian...
