New Beginning

6K 352 9
                                        

May integrity and uprightness preserve me, for I wait for you

__________________________

Lima tahun kemudian

Jakarta....aku tidak pernah menyangka akan kembali ke kota ini, memanglah tidak pernah mudah untuk memulai kembali segalanya dari awal tapi ini sudah menjadi keputusanku. Meninggalkan kota Semarang tidaklah mudah namun meninggalkan keluarga Bavire adalah bagian terberat dalam hidupku, meniggalkan orang-orang yang begitu baik dan perduli padaku dengan tulus tanpa ada penghakiman, tanpa pamrih.

Tak lama setelah Luke pergi ke Macau, Tante Lily harus menyusul suaminya di Swiss, tentu saja tante Lily merindukan om Mark yang sudah lama berhalangan untuk kembali ke Indonesia mengingat tingkat kesibukannya. Sementara Daniel memutuskan ke Inggris untuk melanjutkan pendidikannya dijenjang yang lebih tinggi, tinggal Anggel seorang diri yang selalu sibuk dengan koasnya, bahkan kabar terakhir sekarang Anggel sedang di kepulauan Ruso, ujung dari Sulawesi utara untuk menjadi dokter dinas dipulau itu. Aku sendiri memutuskan untuk kembali ke Jakarta, dengan sisa tabungan yang ada aku mulai mencari kost-kostan wanita yang murah tapi aman dan bersih sambil menunggu rumah yang di Semarang laku terjual, semuanya aku percayakan pada agen properti setempat.

Siapa yang dapat menduga bahwa kini semuanya telah berjauhan....aku merindukan mereka semuanya, sangat merindukan, terutama dia yang jauh disana.

Apa kabarnya sekarang......

_______________________________________

Bukannya keluarga Bavire membuang atau menjauhinya, namun entah rencana apa yang telah Tuhan rancangkan atas semuanya sehingga satu persatu keluarga Bavire pergi dari hidup Merry, bukan pula keluarga Bavire memutuskan hubungan, namun dengan kesibukan masing-masing, komunikasi yang terjalin satu sama lain semakin jarang. Terakhir ketika Merry harus kehilangan telepon genggamnya tiga tahun yang lalu, bagaikan takdir memutuskannya dari semuanya. Nomor yang tidak didaftarkan, tidak adanya buku telepon yang mencatat nomor telepon masing-masing, rumah yang telah laku terjual baik rumah Merry maupun rumah Bavire, memutuskan segala hubungan yang pernah terjalin.

Sejak Merry menjauh dari teman-temannya terdahulu, merry telah memutuskan untuk tidak memiliki media sosial apapun. Andaikan dia memiliki Media sosial pasti akan mempermudahnya untuk tetap menjaga hubungan dengan keluarga Bavire. Sesaat Merry berpikir untuk kembali membuat akun media sosila yang baru, namun bukannya terhubung dengan keluarga Bavire tapi teman-teman lamanya, yang mengaku teman saat senang saja, teman yang mengaku teman tapi hanya memanfaatkannya saja, teman yang membawa pengaruh buruk baginyalah yang menghampiri akun media sosialnya. Maka dengan tekat bulat Merry kembali menutup seluruh akun sosial yang baru saja dia buat.

Bukannya Merry menjadi sombong hanya saja pergaulan yang buruk akan merusakkan kebiasaan yang baik, kebiasaan yang telah Merry bentuk bersama keluarga Bavire, kebiasaan yang mendekatkannya dengan Tuhan, kebiasaan yang membuat jiwanya tenang, kebiasaan yang membuat hatinya kuat. Merry tidak akan menukarkan semua yang telah dia bangun bersama Tuhan melalui keluarga Bavire dengan apapun yang ada didunia ini.

Kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah lembutan dan pengasaan diri. Semua yang Merry terima melalui tante Lily kini bagai berimpatasi kedalam hidupnya. Perlahan lahan hidupnya telah berjalan diporos yang benar dan itu membuatnya mensyukuri hidup.

Apa yang dulu Merry janjikan kepada Luke, kini telah tercapai, Merry Yedija kini mencintai dan menyukai dirinya yang sekarang.

____________________________


Beloved ( Completed | Selesai )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang