Chapter 12 - Baik

182K 10.2K 136
                                        

Devian's POV

"Dev, lo serius Abel ngomong gitu?" tanya Brian.

"Iya gue serius lah, sampe rumah gue dimarahin nyokap gara-gara gue gagal ngajakin dia."

"Wah tanda-tanda tu, Dev."

Jitakan dari gue buat Daniel akhirnya mendarat juga. "Lo bilang sekali lagi gue tonjok."

"Emang sebenernya ada apaan sih Abel marah sama kita?" tanya Edgar.

"Kalian kenapa juga pengen tau banget masalah ini? Yaudah kan kalo dia marah apa hubungannya sama kita?" jawab Devian kesal.

"Udah stop, jangan terusin lagi gue pusing dengerinnya. Mending kita tanya baik-baik. Lagian gue juga jadi mikir siapa yang tega ngelakuin paparazzi kayak gitu?"

"Gue tau nih siapa pelakunya." Calvin seolah-olah terlihat tampak serius.

Sontak semua orang pada tatap-tatapan. Gue tiba-tiba ngerti apa yang mereka pikirin.

Abel's POV

"Gue pusing ngerjain ini Bel, kantin aja yuk!" ajak Laras yang udah frustasi sama soal dari Bu Retno.

"Bentar lagi selesai ini, soalnya itu nggak susah banget kok, lo serius nggak mau ngerjain?"

"Anjir! Nggak susah dari hong kong? Soal macem sin cos tan begini gampang? Dasar lu, Bel!" Laras memukul pelan lengan gue.

Akhirnya gue sama Laras pergi ke kantin yang udah mulai rame. "Di pojok sana aja yang sepi," ajaknya.

Pas kita lagi asik makan, geng Devian tiba-tiba datengin meja kita.

"Hai Abel, hai Laras," sapa Edgar yang langsung duduk di sebelah Laras, sedangkan Brian sebelah gue dan Devian di depan gue diikuti Daniel, Andrea dan Calvin di sebelahnya.

"Mau ngapain kalian ke sini?" tanya Laras sinis.

"Galak amat sih Ras, kepedesan ya? Gue beliin minum mau?" tanya Edgar dengan jurus seribu modusnya.

"Ewh- nggak butuh kepedulian dari lo!" jawab Laras.

"Bel, kita mau jelasin semuanya," ucap Brian.

Gue mengernyit. "Jelasin apa? Gue nggak butuh penjelasan udah jelas kok gue."

"Bel yang pasang foto itu Angel bukan kita," kata Andrea.

"Gausah su'udzon sama orang deh. Gue tau kalo kalian yang pasang. Jelas-jelas kalo Devian sama Daniel sok mau ngerangkul Abel," jelas Laras.

"Gue berani sumpah itu editan. Gue waktu itu mau ngasih tipe-x ke Devian," jelas Daniel.

"Alah alesan aja, udah lah kalian semua mending jauh-jauh dari Abel." Laras tetap tak terima.

"Lagian ngapain sih kalian selalu gangguin gue? Kan udah pernah gue bilang gausah deketin gue lagi. Mau Angel yang pasang kek atau kalian- gue nggak peduli."

"Nah tu dengerin. Udah Bel kita pergi aja, " ajak Laras diikuti gue yang maksa keluar ngelewatin Brian.

Sempet gue denger percakapan Edgar. "Mending kita datengin Angel aja."

Sebenernya apa sih yang terjadi?

Gue cuma tau semua berita itu dari Dendi dan gue langsung percaya sama dia.

Tapi satu hal Bel, lo kan belum kenal banget sama Dendi?

---

"Abel bantuin Mama, sayang!" teriak Mama.

"Iya, Ma!" Akhirnya gue ke tempat mama berada. "Mama ada di mana?"

Bad Boy vs Nerd GirlCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang