Dengan langkah cepat aku segera mengejar namja itu berharap kalau kim taehyung masih ada di sekitar sini dan ternyata tebakan ku benar, namja itu masih berada disini berdiri di belakang mobil berwarna hitam dan entah apa yang di lakukannya sekarang, tapi tunggu setau ku mobil yang tadi aku naiki bersama jimin dan taehyung berwarna putih?.
Aku pun segera melangkahkan kaki ku mendekat ke posisi namja itu berdiri yang siap memuntahkan segala makian akibat kelakuannya!, jelas saja dia sudah membuat ku seperti orang bodoh yang memohon belas kasihan kepada nya menginjak nginjak harga diri ku dan setelah aku sudah tak tahu harus berbuat apa lagi, ternyata dia malah mempermainkan aku, menyebalkan...
Sekitar dua langkah lagi aku tepat berada di belakangnya dan entah mengapa belum sempat aku memanggil namanya tiba tiba dengan gerakan sangat cepat seperti kecepatan cahaya dia membalikan badannya ke arah ku, seakan ia sudah tahu keberadaan ku yang ada di belakang nya. Karena hal itu aku pun terkejut sampai mengakibatkan aku mundur satu langkah ke belakang.
"ya kimemmppp... Taehmmmmppp.. " aku tersentak untuk kedua kali nya karena tiba tiba saja namja itu membekap mulut ku, aku pun berusaha memberontak dengan cara memukul mukul tangan kim taehyung yang masih berada di depan bibir ku tetapi hal itu percuma saja tenaga namja itu terlalu kuat dan dengan cepat ia membawa ku ke belakang tembok yang berada tak jauh dari tempat kami berdiri.
Dengan masih membekap mulut ku, ia pun menempatkan jari telunjuk tangan satunya yang bebas ke depan bibirnya untuk membuat ku terdiam dan jangan membuat suara, sinar matanya memancarkan seperti "aku tidak akan menyakitimu" tetapi getaran itu lagi, masih terlihat disana, aku pun mengangguk anggukan kepala tanda setuju, sebelum dia melepaskan tangannya ku lihat dia melirik sekilas ke balik tembok seperti memeriksa sesuatu dan akhirnya ia mulai merenggangkan bekapan tangan nya dari bibirku yang langsung saja dengan cepat aku berteriak ke padanya.
"yaaa appempppp..empppp hemmppp.. " dia pun membekap ku lagi tapi aku masih berbicara yang membuat suara ku terdengar seperti bahasa untuk para alien saling berkomunikasi.
"sttttt kau! Bisa tidak kau diam dulu... " ujar nya tapi aku masih saja menggeliat kan badan ku, entah mungkin karena ia kesal ia pun membalikan tubuh ku sehingga punggung ku tertubruk dengan diding dan ia mengunci tubuh ku dengan tangan satunya.
Ku lihat ia menatap ku dalam dalam dan ia pun menekuk kaki nya untuk mensejajarkan tinggi ku yang jauh lebih pendek dari nya, ku lihat matanya yang bulat menatap ku masih dengan tatapan yang ku lihat tadi, tapi... Entah mengapa tanpa alasan yang jelas tiba tiba saja jantung ku berdetak lebih cepat dari biasanya, bahkan fikiran ku pun seperti di sedot keluar tatapan nya membuat tangan ku mulai basah, apa apa an ini kenapa tubuh ku tak bisa di gerakan seakan membeku di tempat.
Kim taehyung masih saja menatap ku bahkan tatapan nya semakin dalam seperti tatapan nya bisa saja melubangi mata ku jika tidak cepat cepat memutuskan kontak, tetapi setelah lama terdiam suara seseorang membuat kontak mata kami terputus dan membuat ku akhirnya bisa bernafas lega.
"oppaa... " teriak seorang wanita dari balik tembok " kemana taehyung oppa, aku yakin tadi itu benar taehyung oppa... "
"mungkin kau salah lihat yeri-ahh..." terdengar suara yang berbeda menimpali suara pertama yang ia sebut bernama yeri.
"ia benar mungkin itu hanya mirip saja.. "
Yeoja yang masih memakai seragam sekolah yang di panggil yeri itu pun menggeleng gelengkan kepalanya dengan kuat, ia sangat yakin namja yang tadi di lihat nya itu adalah benar benar kim taehyung. "ani aku 100% sangat yakin! walau pun ia menutupi sebagian wajahnya aku tetap saja mengenalinya... "
Yeoja yang satunya lagi berdecak " ya sudah kalau kau yakin bagaimana kita berpencar saja untuk mencarinya, tempat ini juga tak terlalu besar"
Mendengar ucapan yeoja itu aku dan taehyung pun saling berpandangan, dan ternyata alasan dia membekap ku adalah untuk menghindari para fansnya, dengan gerakan cepat ia pun melepaskan tangannya dari bibir ku dan kali ini aku bersumpah tidak akan mengeluarkan suara sedikit pun, karena jika kami ketahuan sekali lagi mungkin kali ini bukan rumor kencan yang akan beredar tapi lebih dari itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
First Time
Fanfiction(End) cerita ini sudah selesai.. 😁 Bae joo hyeon di buat kesal di hari penyambutan murid baru di sekolah nya yaitu sma Sevit. "GOD.. kenapa mesti aku yang harus mengawasi mereka?" Ujarnya kesal, karena ternyata joo hyeon sangat benci dengan yang na...
