"wooww... Ini benar benar untuk ku? " mata taehyung membulat sempurna wajahnya bersinar seakan matahari telah terbit pada sorot mata nya.Karena satu lembar kertas yang tak pernah ia bayangkan berada di telapak tangan nya sekarang. Ada rasa bangga dan bahagia yang bercampur menjadi satu meletup letup di dalam dadanya.
"wahh jinjaa?!"
Taehyung kembali menatap pria yang ada di hadapan nya, mulut nya terbuka lebar menimbulkan kesan yang sangat lucu untuk orang yang melihat nya sekarang, bahkan baekhyun pun terkikik melihat ekspresi adik laki lakinya yang begitu menggemaskan.
"kau harus datang!! Aku tidak menerima alasan apapun!! " ujar baekhyun meninggikan suaranya, karena hari itu akan menjadi hari yang paling luar biasa untuk nya bahkan hidupnya.
Dimana mimpi terbesar nya akan benar benar terwujud, bernyanyi di atas panggung besar dikelilingi orang orang yang selama ini mendukungnya dari bukan apa apa menjadi sangat luar biasa seperti ini.
Di hari itu ia akan berterimakasih kepada exoL yang selama ini menjadi tim sukses exo yang mewujudkan mimpi para anggota benar benar menjadi sesuatu yang paling berharga untuk menghibur semua orang yang ada di luar sana dengan lagu mereka.
Taehyung mengangguk mantap "pasti aku akan hadir, aku tak mau melewati konser penutup group mu hyung. Aku bahkan tak percaya kalian bisa bernyanyi di stadium sebesar itu, wahhh daebakk... Pasti sangat menyenangkan bernyanyi bersama fans mu di ruangan sekeren dan sebesar itu, hyung jjang!! " ia memasang senyum terlebar nya ia sangat bangga sekali mempunyai kakak sekeren byun baekhyun.
"emm, aku saja seperti bermimpi bisa menginjakan kaki di sana, ini benar benar gila sampai sekarang aku saja masih tidak percaya, sungguh hal ini sangat di luar ekspetasi ku"
"hmm, aku iri... Semoga saja aku juga bisa berdiri di sana bernyanyi dengan hati ku dan menghibur semua orang"
"yaaa!! Tentu saja bisa, kau tidak usah bicara seperti itu, aku yakin group mu sebentar lagi akan bisa menggelar konser disana!!"
"heyy... Tak usah menghibur ku"
"aku tidak menghibur mu, karena kalian memang pantas mendapatkan hal itu"
"benarkah?? "
"emm, pegang kata kata ku"
"ohh... Gomawoo hyung, aku jadi lebih bersemangat sekarang"
"fighting kau pasti bisa!! " baekhyun menyalurkan dukungan nya dengan menepuk bahu taehyung dua kali, ia sangat yakin adik nya itu akan bisa lebih sukses dari yang dia fikirkan.
"ohh iya jangan lupa ajak, joohyeon... " tiba tiba saja wajah taehyung berubah, entah mengapa hati nya terasa aneh dan ada sesuatu hal yang membuat nya terasa nyeri disana.
Selama sebulan ini taehyung benar benar menjauhkan diri dari joohyeon. Gadis itu sampai sekarang masih terus menghubungi taehyung tapi...
Pria itu terus mengabaikan nya, di sekolah, bahkan kemarin taehyung kembali tidak mengangkat telepon nya.
Baekhyun, sudah mengetahui apa yang terjadi dengan adik nya itu. Dengan ikut terdiam baekhyun memperhatikan wajah taehyung dengan hikmat.
"kau sedang ada masalah dengan nya? " pertanyaan baekhyun membuyarkan lamunan nya dan ia kembali menatap hyung nya dengan sorot mata yang kosong.
Taehyung terdiam, ia menjilat permukaan bibirnya dan menggaruk tengkuk nya yang sebenarnya tidak gatal.
Entah mengapa ia merasa ada yang tidak benar di sini, taehyung pria itu merasa jika ia lah yang merebut gadis hyung nya sendiri, ia merebut joohyeon dari baekhyun. Taehyung tidak bisa mengambil sesuatu yang berharga dari kehidupan hyung nya yang selama ini di perlakukan tidak adil. Dan untuk hal ini taehyung sangat ikhlas jika ia akan mengalah untuk hyung nya dalam masalah bae joohyeon gadis yang ia cintai.
KAMU SEDANG MEMBACA
First Time
Fanfiction(End) cerita ini sudah selesai.. 😁 Bae joo hyeon di buat kesal di hari penyambutan murid baru di sekolah nya yaitu sma Sevit. "GOD.. kenapa mesti aku yang harus mengawasi mereka?" Ujarnya kesal, karena ternyata joo hyeon sangat benci dengan yang na...
