05. Daddy?

21.5K 1.7K 37
                                        

Sore ini seorang jeon jungkook masih mengerjakan tugas dari sang ssaem sebagai hukuman karena ia melamun dikelas. Perpustakaan sudah tampak sepi hanya tersisa penjaga perpustakaan dan beberapa anak sastra disudut ruangan. Jungkook kembali fokus pada kertas kertas dihadapannya, ia lelah tapi ia tak ingin menunggalkan tugasnya begitu saja

Hingga tba-tiba sekaleng minuman dingin strawberry favoritnya tergeletak diatas meja, membuat ia membagi fokusnya pada sekaleng minuman tersebut dan sepasang tangan kekar yang memegangnya

"Ambil ini dan pulanglah, tak usah dikerjakan lagi. Aku akan mengerjakan sisanya"

"Ini sudah sore petugas perpustakaan bahkan sudah pulang, jadi segera pulang jeon ssi"

Jungkook menatap wajah lawan bicaranya, tersenyum tipis sebelum mengambil kaleng minuman tersebut dan berucap lirih dengan mata berbinarnya

"Terimakasih hyung"

"Ssaem, aku bukan hyungmu"

"Mau sekeras apapun kau menolakku, kau tetap hyungku. Hyung yang aku rindukan, taetae hyung"

Ya itu taehyung pemuda yang memberikan jungkook sekaleng minuman atau memberikan kehadiran dirinya untuk sejumlah energi bagi jungkook mungkin

"Jaga bicaramu jeon ssi, aku ssaem disini"

"Kau memang ssaem disekolah ini, tapi kau taetae hyungku, miliku" jungkook memegang dada kirinya berharap taehyung dapat merasakan ketulusan dari ucapannya

"Semua sudah berakhir jeon, kau harus ingat itu"

"Kita tidak mengakhirinya hyung, kau pergi begitu saja tanpa mengatakan apapun. Aku tidak pernah menganggap ini berakhir"

"Cukup jeon jungkook!"

"Kookie hyung kau bisa memanggilku kookie"

Taehyung mendengus malas, alih alih meladeni jungkook taehyung lebih memilih duduk ditempat dimana jungkook tadi mengerjakan tugas kantor miliknya

"Aku tidak ingin berdebat, pulanglah jeon ssi. Terimakasih atas bantuanmu"

Mendengar hal itu jungkook lebih memilih untuk duduk dihadapan sang ssaem, memperhatikan sang ssaem yang sibuk membolak-balikan tugasnya. Yang ditatap tak menoleh sedikitpun ia tetap fokus pada apa yang sedang ia kerjakan

"Bagaimana kabarmu hyungie?"

"...."

"Kabar eomma? Kabar appa?"

"...."

"Kau ingin tau kabar taeguk, hyung? Ia jadi kelinci gembul yang sangat lucu"

"...."

"Aku merindukanmu hyungie, sangat hehe"

"...."

"Hmm apalagi yang harus aku tanyakan yaa"

"Baik"

"Eh? Syukurlah kalau semua baik-baik saja" jawab jungkook dengan nada ceria

Hening kembali menyapa, baik jungkook maupun taehyung masih setia pada kegiatannya masing-masing. Hingga suara dengkuran halus membuat taehyung beralih dari berkas-berkasnya. Taehyung menatap wajah manis jungkook seolah menyiratkan rasa rindu yang sangat dalam, ia benar-benar rindu sesungguhnya

"Aku baik kookie, bagaimana dirimu?" Ucapnya lirih

"Taeguk masih ada? Pasti dia sangat lucu jika gembul bukan? Terimakasih sudah menjaga taeguk"

"Aku juga merindukanmu, sangat"

Setelah berucap lirih, taehyung memih untuk membereskan berkasnya, tanpa ia sadari sebenarnya jungkook tidak tidur dan mendengar semua ucapan taehyung. Air mata jungkook perlahan turun, bibirnya bergetar namun ia masih berusaha untuk tidak bergeming

Kim Ssaem [Taekook]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang