Enjoy💛
.
.
.
.
.
Suara sirine ambulan berhenti pada sebuah rumah sakit dimana menyisakan seokjin yang tengah merangkul jungkook erat menenangkan, dimana jungkook sendiri sedang terbalut selimut tebal juga oksigen yang masih terpasang lengkap untuk membantunya bernafas
Setelah kejadian tadi, jungkook berhasil mengumpulkan kesadarannya untuk menghampiri taehyung dan menelpon seokjin hyung dengan ponsel taehyung meminta bantuan, kini keadaannya sudah membaik hanya kekurangan oksigen sepertinya, lain lagi dengan taehyung yang masih terbaring lemas disana kehabisan oksigen, kelelahan, depresi juga dehidrasi tingkat berat katanya
Jungkook sendiri menolak untuk dirawat, memaksakan diri untuk duduk disamping ranjang taehyung yang masih terbaring lemah disana sebelum pintu kamar terbuka untuk mendapati irene yang juga tak kalah berantakan berjalan menghampiri, disambut sebuah senyuman hangat milik jungkook
"Baik baik saja noona, hanya kelelahan" ucapnya lembut
"Hikss hikss maafkan aku jungkook maafkan aku hikss tidak seharusnya aku kembali harusnya aku mencarimu hikss"
"Tak apa irene noona aku sudah baik baik saja sungguh"
"Hiks jungkook berikan salamku pada taehyung nanti saat ia sadar hikss aku harus pergi hikss"
"Akan kusampaikan noona, tapi noona mau kemana?"
"Aku akan kembali ke london jungkook hikss aku rasa percuma mengejar taehyung hikss ia hanya mencintaimu saja kook, tolong jaga taehyung ya hikss"
Jungkook memeluk irene yang masih sesenggukan disana, membiarkan pakaian khas rumah sakit yang ia gunakan basah akan air mata irene, lalu mengantarkan irene keluar ruangan taehyung,
---
-
-
Jimin berjalan mondar-mandir mengitari kamar minimalis yang sedikit temaram, menyisakan yoongi yang hanya terduduk dipinggir ranjang dengan raut wajah khawatir, genggaman tangannya pada ponsel tak lupus dari pusat atensi dirinya sedari satu jam yang lalu saat sang sahabat tiba-tiba saja menelpon ditengah malam, mengintrupsi tidur malam yang hangat dalam sebuah pelukan seorang park jimin
"Jimm ayo ke busan" ucapnya seketika
Kalimat tersebut berhasil membuat seorang park jimin menghentikan langkahnya, berjalan perlahan menuju sang kekasih dan ikut duduk disampingnya, ditambah lagi sebuah pelukan hangat dibahu yang dibalas sebuah usakan pada dada, yoongi total menumpu diri pada dada bidang sang kekasih
"Jim ayo ke busan sekarang hiks"
"Aku juga inginnya begitu yoong, tapi kita tunggu seokjin hyung membalas pesan dulu ya? Kitakan tidak tau dimana rumah sakit jungkook dan taehyung dibawa"
"Tapi nanti kesana ya jim hiks, janjii?"
"Iya sayang kita kesana, aku janjii"
Menit demi menit berlalu, yoongi yang kini tengah bergelung pada pelukan sang kekasih berakhir dibaringkan pada ranjang empuk juga selimut hangat yang memeluk tubuh, jimin ikut berbaring disamping sang kekasih, ingin ikut memejamkan mata sebelum ponsel ditangannya kembali berbunyi
"Halo seokjin hyung, bagaimana?"
"Sudah baik-baik saja jim, tidurlah mereka sudah tak apa"
"Yoongi ingin kesana tolong berikan alamat rumah sakitnya hyung"
"Tunggu jim akan ku kirimkan, besok saja kesininya sekarang istirahatlah lagi jim"
"Baik hyung, salamkan untuk jungkook dan taehyung, besok aku dan yoongi akan menyusul"
KAMU SEDANG MEMBACA
Kim Ssaem [Taekook]
Fanfiction"hyu- hyung" sebuah teriakan gugup diikuti sepasang onyx yang membola. Itu jelas suara jungkook. "Jangan berteriak dikelasku, diam, atau silahkan keluar" suara husky yang terkesan dingin milik pria tampan didepan sana. Mereka, dipertemukan kembali...
![Kim Ssaem [Taekook]](https://img.wattpad.com/cover/100870537-64-k750397.jpg)