24. Busan pt2

8.4K 803 45
                                        

Enjoy💜
.
.
.
.
.

Taehyung berjalan menuju kamar hotelnya, memasuki kamar dengan nomor dua ratus dua disana untuk mendapati kosong dan sepi, jungkook belum kembali, tadi ijin ingin jalan-jalan dengan irene noona katanya, tapi belum kembali juga dipukul hampir sebelas mendekati tengah malam, taehyung khawatir tapi sepenuhnya percaya pada tatapan berbinar milik jungkook yang memohon memelas tadi

Taehyung yang lelah karena pertemuannya mendudukan diri di kasur empuk disana memainkan ponselnya untuk menghubungi sang bunny dan sama sekali tak ada balasan, lalu memilih untuk membersihkan diri sebelum tidur

Sekali lagi taehyung mengernyit tak suka, ini sudah hampir pukul set satu pagi dan jungkook masih belum kembali juga, berjalan menggunakan jaket hitamnya disana berniat keluar untuk mencari sang bunny sebelum melihat bahwa kamar hotel didepannya tampak tak terkunci, itu kamar irene, memberanikan diri untuk mengetuk pintu itu kasar karena kalut

"Oh taehyungie ada apa hum? Belum tidur"

Nada kelewat manja terlontar dari bibir cantik irene yang tengah tersenyum juga disana, taehyung mengernyit tak suka saat melihat irene disini lalu dimana jungkookienya ya tuhann

"Kau sudah kembali? Dimana jungkook? Dia pergi denganmu bukan?"

Irene memiringkan kepalanya bertingkah seolah dirinya anak kecil polos yang disergahi pertanyaan yang ia sama sekali tak tau jawabannya disana

"Bukankah ia meninggalkan ku tadi, kenapa jungkook belum kembali?"

Telak khawatir taehyung berlari meninggalkan irene yang masih mematung dengan senyuman disana, melirik kepergian taehyung dengan tatapan sendu namun kembali berbalik memasuki kamarnya

---
-
-

Jungkook mengedarkan pandangannya pada toko eskrim didepannya, sudah tutup astaga dimana irene noona fikirnya, dilihatnya sekeliling yang sudah sangat sepi, beberapa toko mulai memadamkan lampu depannya membuat jalan sedikit gelap,

jungkook telak bergetar hebat fikirannya melayang jauh mengingat kejadian dirinya bersama sepeda merah kesayangannya, terduduk dipinggir jalan memeluk lututnya yang bergetar, dinginnya udara malam busan mulai menembus kulitnya, begitu juga air mata yang sudah mengaliri pipi tembamnya,

Jungkook berusaha merogoh saku untuk tidak mendapati ponselnya disana, astaga ia lupa ponselnya dititipkan pada irene noona tadi saat dirinya ditinggal untuk membeli eskrim, sekali lagi matanya memanas kakinya bergetar kuat, jungkook takut kegelapan, takut gelap ditepi jalan seperti ini, berkali kali menggumamkan nama taehyung disetiap isakannya berharap pahlawan dengan kantung plastik hitam itu datang kembali untuk menjemputnya kali ini

Menangis sesenggukan, bertahan dari dinginnya angin busan dan rasa takutnya, nafas jungkook mulai tersedak tangisanya sendiri, memegangi dadanya yang mulai terasa sesak menyiksa, jungkook mencoba menarik nafas dalam namun sayang tubuhnya terlalu bergetar takut, menyisakan jungkook yang jatuh tersungkur disana, sendirian, gelap dan dingin

---
-
-

Irene meringis saat lengannya ditarik kuat oleh seokjin disana, mendapati taehyung yang sudah sangat kacau karena terus berlarian dan juga minho yang tak kalah kacaunya karena berlari mengikuti taehyung, juga seokjin dengan mata memerah yang berkilat tajam

"Dimana jungkookie irene?!" Gertaknya

"Aku tidak tau dimana jungkook, sungguh" ucapnya membela

"Kau pergi dengannya dan kau tidak tau ha?!" Sekali lagi nada tegas sarat akan kekhawatiran terlontar dari bibir seokjin

Kim Ssaem [Taekook]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang