Enjoy💚
.
.
.
.
.
"Taehyung?"
"Eomma?!! Wonu eomma hansung mau kookie eomma!"
"Eh? Iya sayang pelan-pelan biar wonu eomma antar kesana ya"
"kookie eomma yeee"
Jungkook masih tak berkedip walaupun tangannya beralih mengambil hansung dari dekapan wonu, entahlah fikirannya hanya berpusat pada kejadian malam ini. Seperti kaset yang terputar kembali jungkook menyadari sesuatu, ia berbalik menghadap namjoon memberi isyarat agar namjoon tak memberitahu apapun yang terjadi dengannya dan hanbin malam ini. Seolah mengerti namjoon hanya mengangguk paham dan itu sedikit membuatnya lega
"Halo jungkook! Masih ingat aku? Pasti dong siapa yang tak akan ingat kapten basket tertampan disekolah kim minggyu!"
"Maksudmu taehyung?" Ucap jungkook datar
"Eh?"
"Kapten tim basket sekolah yang tampan, taehyung hyung kan maksudmu gyu?"
"Sialan kau kook"
"Hahaha sudahlah kalian tak pernah akur memang, sayang kau belum menjawab pertanyaanku barusan"
"Pertanyaan yang mana daddy?"
"Ups daddy haha kalian lucu sekali haha" itu namjoon yang terlihat geli dengan panggilan daddy untuk taehyung
"Yak?! Namjoon hyung"
"Sudahlah kenapa kalian tidak duduk dulu dan bicara dengan pelan, biarkan wonu dan mingyu mendapat penyambutan yang baik"
"Iya iya jinnieku sayang"
"Huh aku mual rasanya namjoon hyung haha"
Malam itu terjadilah makan malam hangat antar ke tiga pasangan romantis kita namjoon dan seokjin, mingyu dan wonu dan tentu saja taehyung dan jungkook ah mungkin dengan tambahan hansung sebagai pemanis disana.
---
Ditempat lain tepatnya disebuah kamar dalam apartement yang cukup mewah terasa cukup tenang, dimana seseorang dengan surai gelap sedang asik membaca sebuah komik ditangannya dan seseorang dengan surai coklat yang sedang menikmati usapan lembut dari sang surai hitam
"Yonggi hyung gomawo, aku tak tau bila tak ada kau aku mungkin sud--"
"Sudahlah jim, sekarang kau baik-baik saja tak usah mengungkit yang sudah lewat"
"Ugh kau sangat manis saat seperti ini hyung, ah maksudku sangat-sangat-sangat manis"
"Aish diamlah?! Komikku jadi tidak menarik lagi tau"
"Haha jangan cemberut seperti itu hyung rasanya aku ingin memakanmu"
"Diam park bantet jimin?!"
"Hyunggg"
"Apa?"
"Jangan panggil aku seperti itu, aku tidak suka"
"Lalu?"
"Panggil sayang saja hehe"
"Eoh? Baiklah sayang"
"Eh?"
"Kenapa sayang bukannya kau ingin kupanggil sayang?"
"Ah kau memang yang terbaik gulaku"
Setelah menyelesaikan kalimat tersebut, park jimin berlari keluar kamar berusaha menghindari amukan sang kumamon betina yang ia rasa akan meledak sebentar lagi
"YAK?! PARK BANTET JIMIN KENAPA MENCIUMKU EOH?!!"
"KAU MANIS HYUNG AKU SUKA HEHE?!!"
---
KAMU SEDANG MEMBACA
Kim Ssaem [Taekook]
Fanfiction"hyu- hyung" sebuah teriakan gugup diikuti sepasang onyx yang membola. Itu jelas suara jungkook. "Jangan berteriak dikelasku, diam, atau silahkan keluar" suara husky yang terkesan dingin milik pria tampan didepan sana. Mereka, dipertemukan kembali...
![Kim Ssaem [Taekook]](https://img.wattpad.com/cover/100870537-64-k750397.jpg)