Crazy Professor

10K 567 14
                                        

Ed POV

Setelah mendengar penjelasan dari Dane wolfku, aku langsung menelepon jack dan menyuruhku untuk langsung mendatangi rumahnya.

@jack's house

"Jadi...., apa yang terjadi?" ucap jack to the point.

"Huft.., istriku Amber telah diculik, aku ingin kau membantuku untuk menemukannya" ucapku.

"Aku akan membayarmu berapa pun yang kau mau, asalkan kau bisa membantuku untuk menemukannya" ucapku lagi.

"Tenanglah Ed, aku pasti akan membantumu" ucap jack sambil menepuk bahuku.

"Tapi sebelum itu, apa kau mempunyai sesuatu hal yang dapat memudahkan kita dalam pencarian ini?" ucap jack lagi.

"Am.. Maksudku istriku sempat menghubungiku kalau dia berada disebuah ruangan gelap seperti penjara dan ada seorang laki-laki bernama alvin mengatakan kalau dia berada di laboratorium" ucapku.

"Tunggu sebentar, sepertinya aku pernah mendengar nama itu dan laboratorium.... " ucap jack sambil berpikir.

Setelah beberapa menit kemudian.

"Aha! Aku ingat, alvin tidak memiliki nama panjang, dia seorang professor tidak jelas yang selalu mencari hal-hal yang tidak mungkin ada didunia ini" ucap jack.

"Terus?" ucaku tak sabaran.

"Dia selalu berpindah-pindah tempat jadi agak sulit untuk melacaknya tapi aku akan tetap berusaha untuk menemukannya" ucap jack.

"Baiklah, usahakan supaya kau bisa cepat menemukannya" ucapku.

"Baiklah alpha Ed, uppsss sorry keceplosan" ucap jack.

"JACK.....! Sudah berapa kali ku bilang jangan memanggilku alpha, kau sudah ku anggap sebagai salah satu orang kepercayaanku" ucapku dengan kesal.

"Baiklah-baiklah, kan aku sudah bilang kalau aku keceplosan" ucap jack.

"Udah sana, jangan ganggu aku kerja kalau kau mau aku cepat menemukan istrimu itu" ucap jack lagi dan setelah itu aku langsung pergi meninggalkan rumahnya.

Fyi: jack adalah setengah werewolf setengah manusia.

3 hari kemudian

Am POV

Sudah 3 hari berlalu dan aku masih terkurung diruangan ini, ruangan yang gelap, lembab, sepi, dan kotor.

Aku mendesah 'kenapa kau lama sekali Ed?' ucapku dalam hati yang sepertinya terdengar oleh Snowy wolfku.

'Bersabarlah Am, mereka sedang berusaha untuk menemukan kita' mindlink snowy.

'Aku tau snowy, tapi entah kenapa aku... ' mindlinkku.

'Tenanglah Am, percayalah pada Ed' mindlink Snowy.

'Huftttt...,OK' mindlinkku.

Tiba-tiba pintu ruangan ini terbuka dan muncullah alvin sambil membawa sebuah jarum suntik.

Seketika itu juga aku pun langsung panik.

"Apa yang mau kau lakukan?" ucapku.

"Hanya menyuntikkan obat perangsang" ucap alvin dengan santai sambil menunjukkan evil smirknya.

"S.. " ucap Am terpotong, karena tiba-tiba......

Ed POV

Sudah 3 hari aku mencarinya tapi sama sekali tidak dapat kutemukan, jejak sedikitpun tidak ada, Jack juga masih belum menemukan Am.

Aku mendesah frustasi 'cara apa lagi yang harus kita pakai Dane?' mindlinkku.

'Aku juga tidak tau Ed, aku juga khawatir sekali terhadap keselamatan mate kita' mindlink Dane dengan frustasi.

Drtt.... Drtt... Drttt....

"Hallo?" ucapku.

"......."

"Ok, ok saya akan segera kesana" ucapku setelah itu langsung kumatikan hpku dan langsung menaiki mobilku.

@Jack House's

"Jadi? Bagaimana?" ucapku to the point.

"Aku sudah menemukannya, mereka ada di lokasi xxxxx, tapi kau mau panggil polisi atau memakai prajurit-prajuritmu sendiri?" ucap Jack.

"Memakai prajurit-prajuritku sendiri, lagian juga lokasi itu merupakan hutan bukan? Jadi menurutku lebih baik memakai prajurit-prajuritku dan itu akan lebih cepat" ucapku.

"Baiklah, semoga berhasil" ucap Jack menepuk bahuku.

"Tentu" ucapku dan langsung melesat pergi ke istana packku.

Setelah bersiap-siap dan memilih beberapa prajurit untuk ikut bersamaku, aku langsung melesat pergi ke arah lokasi yang diberitahu oleh Jack kepadaku.

Setelah sampai dilokasi tujuan, aku langsung menemukan sebuah gedung tua yang kuyakini Am berada didalam gedung tua itu.

Aku langsung menggunakan penciumanku untuk menemukan Am, dan kali ini aromanya tercium.

Aku langsung mengikuti aroma Am dan sampailah pada sebuah pintu besi, aku mendengar ada suara laki-laki yang menyebutkan kata-kata "obat perangsang".

Seketika itu juga pintu itu langsung kudobrak dengan kuat.

Kulihat Am yang keadaannya tidak baik-baik saja.

"Kau... Siapa kau? Bagaimana kau bisa ke tempat ini?" ucap laki-laki itu sambil memegang jarum suntik.

Tanpa babibu aku langsung mengambil jarum suntik itu dan menyerahkannya kepada salah satu prajuritku untuk dibawa keluar dan dihancurkan.

"KAU.... BERANI SEKALI KAU" ucap laki-laki itu dengan wajah memerah menahan marah.

"KAU!  YANG BERANI MENCULIK ISTRIKU DAN MEMBUATNYA SEPERTI ITU" ucapku balik dengan geram.

"Hiks... Hiks... Ed.... " ucap Am dengan terisak sambil menggelengkan kepalanya.

"Oohhhh, jadi kau perempuan ini sudah bersuami... " ucap laki-laki itu.

"Dan apakah kau tau jika istrimu ini adalah seorang werewolf? Oh, bagaimana jika kau membantuku untuk membuktikannya?" ucap laki-laki itu lagi.

Aku hanya diam sambil memandangnya dengan tajam.

"Jika istrimu benar-benar seorang werewolf, kita bisa bersama-sama terkenal dan menjadi orang terkaya didunia" lanjutnya lagi.

"Ohh ya, tapi sayang sekali aku tidak berniat sama sekali dengan ajakanmu itu, karena......

🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨

Hai 🙋
Vomentnya jgn lupa ya.

The White AlphaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang