(Chapter1 part 3)

1K 43 0
                                        

"You're so outdated , Layla-_-"

"Pelayan es krim yang tadi? Greyson?"

Laura tidak menjawabku.

"Kau dengar dia? Mengapa tadi Ia bilang "You look familiar" kepadakuu?"

"Hahaha Laylaa -_-."

Baiklah Laura mencoba menyembunyikan sesuatu dariku-_-

"Hmm, mungkin segelas milkshake dapat menyegarkan kita.." ujarnya. Laura pun keluar dari kamar meninggalkanku sendirian.

Aku sama sekali tidak mood menonton tv :/

Yaampun mengapa sampai sekarang aku masih penasaran dengan kata-kata lelaki tadi? Apakah kita pernah kenal sebelumnya? Apakah.. Dia pernah memata-mataiku? Haha mengerikan-_- Lalu siapakah Greyson yang Laura bilang?

"HEYYAAA!!"

"Oh kau mengagetkanku-_-"

Laura membawa sebuah nampan berisi dua buah gelas milkshake oreo dan.. Nachos? Aku tidak bisa membayangkan sepenuh apa perutku nanti -_-

Ia menyuguhkanku milkshake Dan kami melanjutkan menonton TV.. Kami juga makan nachos bersama.

"Ayo kita selfie :D" ujarnya. Ughh oke aku tidak suka selfie.. :/ tapi ini sahabatku jadi aku tidak Akan menolaknya :D

"Cheeesseeee!" aku tersenyum lebar ke arah kamera hp-nya..

Kami pun melanjutkan kegiatan kami...

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

"Dimana aku?" Ujarku.

"Lauraaa.." ...

Aku berada di sebuah ruangan kosong. Ini tidak masuk akal.. Kupikir aku sedang bersama Laura dikamarnya.. Aku memutuskan untuk duduk di sudut ruangan.

Aku melihat sebuah siluet berwarna hitam besar di sudut yang lain.. Aku menghampirinya.

Itu adalah sebuah piano..

Wow, amazing..

Aku mencoba memainkan suatu lagu..

.

.

.

"Ehm.." aku mendengar seseorang berdeham..

Ia duduk di sebelahku Dan menyuruhku berhenti bermain piano. Ia adalah seoarang laki-laki yang tadi melayaniku es krim.. Aneh :/

"Hey." ujarnya . Aku tidak menjawab.

Ia mulai bermain piano.. Nada nada yang cukup asing bagiku, karena aku hanya belajar lagu klasik pada piano. Lelaki ini bermain nada-nada yang berbeda Dari yang aku mainkan. Ya lagu ini Lebih terdengar seperti lagu pop yang mellow.. Ia memainkannya berkali-kali tanpa menyanyikan liriknya..

Tiba-tiba Ia berhenti bermain.

Ia menatapku agak lama.. Matanya yang berwarna cokelat terang terus menatapku..

"You look familiar to me... I swear.."

Aku sangat khawatir dengan apa yang telah ku alami.. Aku takut laki-laki itu ingin menyakitiku.

"STOP FOLLOWING ME!" aku berlari secepat mungkin keluar dari ruangan itu. Aku tidak peduli jika ia sekalipun hanya ingin berkenalan, aku tidak peduli dengan wajahnya yang tampan, dengan tatapannya yang membuat hatiku berdebar-debar.. Aku hanya ingin keluar Dari permainan ini...

"LAYLAA!! LAYLAAAA...." seseorang memanggil namaku. Aku berlari tak tentu arah.. Aku hanya ingin keluar dari sini.. Suara itu yang memanggil namaku semakin keras..

.

.

.

.

.

.

.

.

.

"LAYLAAA.. LAYLAAA!!"

Piano Love~ Greyson Chance love story [COMPLETED]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang