Chapter 41: The Prom

486 22 0
                                        

Setelah berhari-hari lamanya, akhirnya prom sampai juga. Ini adalah hari yang akan menjadi kenangan dalam hidupku, sekaligus hari yang menyedihkan, karena Greyson sudah tidak akan berada di sisiku setelah libur musim panas..

.

.

.

" Prom akan diadakan Minggu, 27 Mei tahun ini.

Tempat: gym sekolah

Waktu: 7 p.m - 9.30 p.m "

Aku memegang undangan fotocopy dari Greyson yang ia berikan beberapa minggu lalu.

"Sekarang masih pukul 6 " gumamku. Aku memakai gaun yang waktu itu diberikan Greyson. Kini aku menatap diriku di cermin.

.

.

"How do I look ?" tanyaku kepada ibu yang berada di sampingku. Ibu mengacungkan kedua jempolnya sambil tersenyum lebar, seraya melihat keseluruhan penampilanku yang diselimuti gaun putih bergradasi biru itu.

"Sini, biar ibu yang jadi hairstylist-mu.." . Ibu menyuruhku duduk di kursi meja rias. Ia mulai menyisir rambutku, lalu mengikat setengah bagian dari rambutku, mengikatnya di bagian tengah dan membuat rambut brunette-ku sedikit ikal pada ujung-ujung bagian bawah.

Ia juga mendandaniku, dandanan yang cukup ringan untuk sebuah acara 'prom'. Ia tambahkan lipgloss merah jambu muda di bibirku, dan sedikit blush on, serta mascara dan eyeshadow berwarna biru muda di kedua kelopak mata.

(Skip)

"You look perfect, honey!" seru ibu. Elle berada di sampingnya , tersenyum.

"Thanks!" jawabku. Peranku di sini adalah sebagai seorang putri angsa. Aku memakai topeng berlapis bulu putih bersih dan sebuah berlian kecil berwarna biru tua di antara kedua mataku.

Aku segera memakai sepatu high heels simple yang sedikit bergemerlapan dan tak lupa aku memakaikan hiasan tangan seperti gelang terbuat dari bunga warna-warni, satu ciri khas dan bagian terpenting prom di Amerika.

(Skip)

"I'm ready." ujarku. Ayah segera mengantarkanku ke sekolah pada pukul 6.53.

.

.

"Bye princess!" seru ayah. Aku tersenyum ke arahnya. Aku segera menaiki tangga sekolah dan segera mencari gym.

.

.

Alangkah indahnya suasana prom yang kulihat. Gaun-gaun berwarna menghiasi ruangan, banyak orang yang berbincang-bincang dengan prom-date mereka. Kini saatnya untuk mencari Greyson..

.

.

.

"Layla.."

Seseorang menggenggam tanganku dari belakang. Aku tahu persis dari suaranya..

Aku pun membalikkan badan, tak percaya apa yang kulihat. Greyson, dengan kemeja putih , dilapisi jas putihnya. Memakai topeng simple, berwarna silver..

Kami berdua saling menatap.

.

.

"you're perfect.." ujarku.

"You're more than perfect." jawab Greyson yang berhasil membuatku tersipu, sambil menyelipkan rambut kecilku ke belakang telinga.

Sebentar lagi acara akan dimulai..

Piano Love~ Greyson Chance love story [COMPLETED]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang