11

144K 8.6K 318
                                        

"Minum obat kamu!!" Sudah kali ke 4 Rayhan menyuruh Azzura meminum obatnya namun seperti yang sudah sudah Azzura hanya melihat butiran obat obat yang berada di genggamannya itu

Rayhan sungguh jengah melihat kelakuan Azzura yang tidak menjawab perkataannya ataupun melakukan apa yang disuruhnya sedari tadi

"Loh Obatnya mau diapain mas?" Tanya Azzura saat Rayhan mengambil seluruh obat dari tangannya

lalu Rayhan memasukan obat dan air kedalam mulutnya setelah itu ia mengambil tengkuk Azzura dan mendekatkan bibir mereka

Sepersekian detik kemudian ia membengkap mulut Azzura dengan mulutnya menyalurkan obat tersebut kedalam mulut Azzura

Azzura membelalakkan matanya dan dengan ragu ia menelan apa yang sudah ada di dalam mulutnya itu

Setelah yakin Azzura menelan semuanya Rayhan sedikit melumat bibir Azzura lalu melepas pagutannya dan menatap Azzura datar sedangkan yang ditatap melirik Rayhan dengan tatapan horor, malu,kesal,jijik (?) Arrrggh

"Jorok banget sih mas" ucap Azzura pelan sambil mengelap bibirnya dan sesekali melet meletin lidahnya karena merasakan pahit obat tadi

"Kalau minum obat selanjutnya kamu masih susah. Saya jamin akan ngelakuin hal lebih dari tadi" ancaman Rayhan membuat Azzura bergidik ngeri

Dasar cowok mesum,egois,pemaksa,bossy
Umpat Azzura lalu membaringkan tubuhnya

"Saya punya telinga buat dengar itu semua" Ucap Rayhan lalu keluar dari kamarnya menuju ruang kerja untuk menyelesaikan tugas kantornya yang tertunda beberapa hari ini

*****Rayhan Pov*****

"Minum obat kamu!!" Perintahku untuk yang kesekian kalinya namun dia tak menjawab ataupun melakukan perintahku sedari tadi

Alu sedikit menggeram frustasi lalu ide jail muncul dalam benakku

"Loh obatnya mau di apain mas?" Tanyanya karena obat yang berada digenggamannya kini sudah berada di tanganku

Tak membuang waktu aku memasukkannya kedalam mulutku dan mengambil air yang di genggamannya untuk ku masukkan juga kedalam mulutku

Aku duduk di hadapannya, sedikit memiringkan kepalaku lalu aku mengambil tengkuknya agar mendekat kearahku setelah itu aku menyatukan bibirku dengan bibirnya

Aku merasakan dia sedikit terkejut. Dapat ku lihat dari tatapan tidak percayanya yang dia tujukan padaku

Setelah kurasa dia sudah menelan obat yang kutranfser melalui mulutku tadi, aku sedikit melumat bibirnya lalu ku lepaskan pagutan itu

Ku lihat dia menatapku dengan tatapan yang tidak bisaku jelaskan seperti apa dia menatapku

"Jorok banget sih mas" ia mengucapkan itu dengan mengelap bibirnya sambil sesekali ku lihat ia mngeluarkan lidahnya seperti orang kepahitan

Rasanya aku ingin sekali tertawa dan menyubiti pipinya karena melihatnya yang bertingkah seperti itu

Namun ego dan gengsiku masih menang disini

Aku beranjak dari tempat dudukku dan berjalan menuju pintu

"Kalau minum obat selanjutnya kamu masih susah. Saya jamin akan ngelakuin hal lebih dari tadi" ucapku

Dasar cowok mesum,egois,pemaksa,bossy
kudengar ia mengumpat dan aku tersenyum karenanya

"Saya punya telinga buat dengar itu semua" Ucapku lalu keluar dari kamar menuju ruang kerjaku untuk menyelesaikan tugas kantor yang tertunda beberapa hari ini

AZZURA [REPOST]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang