"Assalamualaikum" salam Azzura dan Rayhan berbarengan saat memasuki rumah
"Waalaikumsalam, loh kok udah pada balik? Cepet banget acaranya?" Tanya buk Astrid pada keduanya, namun hanya Azzura lah yang menjawab karena Rayhan sudah lebih dulu naik ke kamar
"Em, emang niatnya ga lama lama kok buk hehe" jawab Azzura dengan kekehan yang di paksakannya
Buk Astrid sedikit mengernyit heran namun tak terlalu diperdulikannya
"Ya udah sana istirahat" ujar buk Astrid dengan penuh kasih sayang
"Ntar lagi deh buk, Azz mau makan ini dulu" ucap Azzura sambil memperlihatkan tentengannya
"Itu apa?" Tanya buk Astrid
"Pecel ayam,Tadi beli di depan komplek. Makan bareng yuk buk, mas Rayhan katanya ga mau" jawab Azzura lalu ia menuntun buk Astrid menuju meja makan
Dan merekapun makan dalam diam, tak ada satupun yang memulai obrolan sampai akhirnya Rayhan duduk di depan Azzura dengan mukanya yang sudah sangat mengantuk
Azzura dan buk Astrid lantas melihat kearah Rayhan yang tak mengeluarkan sepatah katapun
"Kenapa?" Tanya Rayhan karena merasa risih diperhatikan seperti itu
"Kamu yang kenapa, tiba tiba datang. Terus sejak kapan kamu punya baju tidur?" Tanya buk Astrid dan menatap geli Rayhan
Sedangkan Azzura mati matian ia menahan tawanya supaya tak lepas
Kalau imut kayak gini mah aku ga takut mas, tapi tadi pas mas melotot asli serem, aku takut tu mata jatoh aja Haha- batin Azzura tertawa
"Oh ini kado dari Ethan" jawab Rayhan lalu ia mencomot lalapan yang ada di piring Azzura
Azzura kembali memakan makanannya yang tertunda karena melihat sisi imut dari Rayhan
"Kado apa? Kamu ulang tahun masih lama juga" Tanya buk Astrid sambil melanjutkan makannya
"Kado pas nikahan baru aku buka tadi" jawab Rayhan santai, kelewat santai malah
"Parah kamu! Nikah udah hampir 4 bulan baru dibuka sekarang" ujar buk Astrid yang hanya dibalas cengiran oleh Rayhan
"Udah Azz?" Tanya buk Astrid sambil berdiri dari tempat duduknya dan berniat mengambil piring kotor Azzura
"Biar Azzura aja buk" sela Azzura lalu iapun mengambil alih piring yang ada di tangan buk Astrid
Saat Azzura sedang mencuci piring, buk Astrid menyenggol lengan Rayhan dan membuat Rayhan menoleh
"Masih banyak kado yang belum kamu bukain?" Tanya buk Astrid sedikit berbisik
"Banyaklah, kan belum ada yang dibukain satupun" entah kenapa Rayhanpun ikut berbisik
Buk Astrid yang mendengar jawaban Rayhanpun menoyor kepala anak bungsungnya itu
"Parah banget!! Kenapa cobak?" kini buk Astrid sudah berkacak pinggang menanti jawaban Rayhan yang masih memakan lalapan yang tersisa di kresek
"Kayaknya ga lucu aja gitu ma. kan aku nikah mama paksa masa malamnya aku bukak kado dengan wajah cemberut?" Rayhan tak sepenuhnya berbohong
Memang itu yang di rasakannya dan dia melampiaskan kekesalannya itu dengan pergi ke club
"Ayok" Rayhan langsung menarik tangan Azzura saat Azzura baru saja sampai di sampingnya, bahkan buk Astrid saja tidak tau kalau Azzura sudah disana
"Ih mas, aku bisa jalan sendiri" Azzura menyentak lengan Rayhan
"Yaudah" ucap Rayhan lalu iapun meninggalkan Azzura yang masih di anak tangga ke-3
"Yaudah sana istirahat Azz" ucap buk Astrid
Kamar buk Astrid memang tidak diatas, takut takut penyakitnya kambuh. Jadi tidak perlu repot untuk membopongnya turun dari tangga
"Iya buk, azz istirahat dulu ya" lalu Azzurapun menyusul Rayhan yang sudah masuk dari tadi
"Subahanallah" ucap Azzura karena melihat kamarnya di penuhi kado
"Bantuin bukaknya" perintah Rayhan pada Azzura
"Eh mau ngapain?" Tanya Rayhan saat Azzura membuka lemari pakaiannya
"Mau ambil baju ganti mas, masa aku pakai ini tidurnya?" Jawab Azzura
"Pakai ini aja" lalu Rayhan memberikan satu stel baju tidur serupa dengan yang di pakai Rayhan
"Couple?" Tanya Azzura sedikit mengernyitkan dahinya
"Auk, si setan yang ngasih?" Balas Rayhan dengan suara yang kecil,mungkin hanya terdengar seperti gumaman tidak jelas
"Hah?" Tanya Azzura tablo
"Ethan yang ngasih, udah sana cepetan ganti abis itu kita buka kado dulu"
"Iya" lalu Azzura masuk kedalam kamar mandi dan mengganti bajunya menjadi baju tidur serupa dengan yang Rayhan pakai saat ini
Lucu sih, tapi Azzura hanya merasa sedikit aneh
Mereka memang seperti selayaknya seorang pasangan sesungguhnya
"Yang mana dulu mas?" Tanya Azzura lalu ia menjepit rambutnya dan duduk di sebelah Rayhan
Rayhanpun menoleh dan menatap Azzura lama
"Mas kenapa sih liatin aku kayak gitu banget?" Cicit Azzura sambil mengusap tengkuknya
"Ga papa, saya suka aja sama bajunya" jawab Rayhan datar
Soalnya yang makai kamu- bathin Rayhan tersenyum
"Bukak yang mana aja lah" ucap Rayhan menjawab pertanyaan Azzura tadi
Lalu merekapun memulai membuka semua kado kado yang seharusnya mereka buka saat malam pertama
"Jadi selama ini kadonya mas simpan dimana?" Tanya Azzura di sela sela kegiatanya
"Diruangan saya" jawab Rayhan singkat, lalu ia membelalakkan matanya saat mendapatkan membuka kado yang isinya adalah sebuah lingirie berwarna hitam
Kalau dipakai Azzura gimana ya?- bathin Rayhan
Seketika itu juga Rayhan menggaruk garuk garis rahangnya yang tidak gatal untuk menutupi senyuman jahil dan mesumnya
"Nih buat kamu" Rayhan melempar lingirie tersebut pada Azzura, lalu ia segera membuka kado yang lain. Namun sudut matanya masih bisa melihat Azzura
Rayhan menggigit bibir bawahnya supaya tidak tertawa karena melihat wajah Azzura yang sudah memerah
Kok ada sih orang yang jual baju kurang bahan begini?- bathin Azzura
*****
Ga tau kenapa gua berasa jadi Rayhan 😂😂😂
Nahan ketawa anjir 😂
ngakak 😂😂😂
KAMU SEDANG MEMBACA
AZZURA [REPOST]
Romansa"Artinya saya ga bisa hamil dok?" Tanya seorang gadis yang masih memakai seragam SMA nya -Azzura malik Apa apaan ini? Di jodohkan dengan mendadak dengan seorang bocah? Sedangkan dengan Wanita yang sudah dewasa saja aku akan pikir berulang ulang. -Ra...
![AZZURA [REPOST]](https://img.wattpad.com/cover/115743217-64-k631096.jpg)