"Lain kali kalau saya ga panggil kamu buat bawain minuman kamu enggak usah ke sana" ucap Rayhan ketika baru saja masuk ke kamar dan melihat Azzura sedang menyiapkan tempat tidur untuknya
"Iya mas" jawab Azzura lalu Azzura berjalan ke kamar mandi dan mencuci muka lalu berjalan menuju sofa yang lumayan besar di sudut kamar ini
Sudah ku bilang bukan kalau mereka tidur tidak seranjang?
Azzura masuk ke dalam selimut lalu mulai memejamkan matanya
*******
Azzura terbangun dari tidurnya di lihatnya jam dinding ternyata masih jam 3.12 Am lalu ia melirik tempat tidur dan tak menemukan Rayhan disana
"Kemana mas Rayhan?" Tanya Azzura lalu mengambil ikat rambutnya dan menguncir asal rambutnya
Ia keluar dari kamar bermaksud mencari Rayhan
Saat turun dari tangga Azzura mendengar suara bising di dapur dan disitu ia melihat Rayhan sedang berkutat dengan kompor
Rayhan mendengar pergerakan di belakangnya
"Kenapa bangun?" Tanya Rayhan tanpa menoleh kebelakang yang mana ada Azzura di sana
"Ya Allah mas, hobi banget bikin kaget" ucap Azzura pelan
"Ha?" Tanya Rayhan
"Enggak kok mas, aku mau..... mau...." Azzura mencari alasan ia terbangun
"Mau minum" ucap Azzura cepat dan langsung menuju ke arah dispenser
Azzurapun meminum air putih tersebut lalu melangkah menuju tangga kembali berniat untuk kembali ke kamar namun langkahnya terhenti karena Rayhan mencekal tangannya
"Temenin saya makan" ujar Rayhan
"I iya mas" jawab Azzura canggung. Mereka menuju meja makan lalu Rayhan memakan nasi goreng yang ia buat tadi sendiri
Sedangkan Azzura tiba tiba saja ia sangat menginginkan sekali nasi goreng itu.
"Duh, kok kayak enak banget gitu ya?"
Batin Azzura sambil sesekali melirik kearah nasi goreng itu
"Buka mulut kamu" Ujar Rayhan tiba tiba dan membuat Azzura membulatkan matanya
Tentu saja ia kaget, dan apa ini? Rayhan ingin menyuapinya
Azzura membuka mulutnya dan Rayhan mendekatkan kedua tangannya satu memegang sendok dan satu lagi seperti menampung di bawah dagu Azzura
Rayhan terus menyuapi Azzura bergantian dengannya sampai nasi goreng itu habis
Rayhan langsung berdiri dari kursinya setelah minum air putih lalu pergi ke kamar sedangkan Azzura pergi ke washtafel untuk meletakkan piring kotor tadi.
Setelah itu Azzura berjalan menaiki tangga mengikuti Rayhan, saat Azzura setengah jalan di tangga tiba tiba ia mendengar orang berlari dari arah berlawanan
Dia mengenai Azzura dan Azzurapun jatuh berguling guling kebawah
"Mama!!!...." Rayhan panik bukan main melihat Azzura tidak sadarkan diri
"Astaghfirullah han. Azzura kenapa han?" Tanya buk Astrid setelah keluar dari kamar dan melihat kepala Azzura kini ada di pangkuan Rayhan
"Mama tolong urus dia sebentar. Aku pengen muntah" Rayhan langsung lari terbirit birit ke kamar mandi dan memuntahkan makanannya tadi
Sampai sampai muka Rayhan pucat
Rayhan kumur kumur lalu mencuci mukanya
Saat ia mengeringkan wajahnya dengan handuk ia teringat satu hal
"Azzura" ucapnya pelan lalu langsung berlari ke tempat dimana Azzura tidak sadarkan diri namun nyatanya tak ada orang di rumah ini
Rayhan berlari ke kamar mengambil jaketnya juga ponselnya
"Hallo ma. Mama dimana?"
"Susul mama ke RS mas Ryan. Sekarang mama lagi di perjalanan" suara buk Astrid terdengar bergetar
"Iya ma. Aku langsung berangkat" Rayhanpun menuju mobilnya lalu mengendarainya dengan kecepatan penuh ke RS dimana mas Ryan bekerja
Setelah sampai, Rayhan kembali menelpon mamanya menanyakan di mana ruangan Azzura
"Ma" ucap Rayhan saat melihat mamanya di depan sebuah ruangan
PLAK!! Rayhan di tampar oleh buk Astrid yang sudah berlinang air mata dan Rayhan yang mendapat serangan tak terduga hampir terjengkang kebelakang
"Kok mama nampar aku?" Tanya Rayhan tak terima sambil memegangi pipinya
"Seharusnya mama nampar kamu tadi, tapi kamu langsung kabur ke kamar mandi jadi mama tampar kamu sekarang" jawaban buk Astrid sukses membuat Rayhan melongo
"Jelasin kenapa Azzura bisa jatuh" tanya buk Astrid dengan masih ada isakan
"Aku ga sengaja kena dia pas aku lari mau ke kamar mandi bawah" ucap Rayhan
"Kamar kamu kan ada kamar mandinya, terus ngapain cobak kamu malam malam lari larian ke kamar mandi?" Rayhan sedikit meringis mengingat kebodohannya karena bukannya berlari ke atas menuju kamar mandi di kamarnya
"Tadi aku tiba tiba lapar ma, masak nasi goreng. Terus makan sama Ara. Selesai makan pas di tangga aku mual ya udah aku langsung lari. Ga liat kalau Azzura di belakang aku terus ketabrak deh" jelas Rayhan setelahnya dokter keluar dari ruangan itu
"Gimana keadaan menantu saya dok?" Tanya buk Astrid segera
"Keadaannya tidak terlalu parah ibu dan bayi selamat. Kandungan menantu ibu kuat" ucap dokter tersebut sambil tersenyum
Degh!! Rayhan membeku di tempat
"Bayi?" Lirih Rayhan buk Astrid yang ternyata tidak ngeh akhirnya bertanya dengan harapan bahagia
"Bayi? Maksud dokter Azzura hamil?" Tanya buk Astrid berbinar
"Iya.. oh jadi keluarga belum ada yang mengetahui? Kalau begitu selamat ya sekali lagi. Saya permisi" dokter itu meninggalkan ibu dan anak yang sedang dalam pikiran dan perasaan masing masing
*****
Author: Ayoloh mas Rayhan...
Tanggung jawab mas wkwkwk
Rayhan: saya suaminya -__-
😆😆😆
KAMU SEDANG MEMBACA
AZZURA [REPOST]
Romansa"Artinya saya ga bisa hamil dok?" Tanya seorang gadis yang masih memakai seragam SMA nya -Azzura malik Apa apaan ini? Di jodohkan dengan mendadak dengan seorang bocah? Sedangkan dengan Wanita yang sudah dewasa saja aku akan pikir berulang ulang. -Ra...
![AZZURA [REPOST]](https://img.wattpad.com/cover/115743217-64-k631096.jpg)