54

90.8K 5.6K 60
                                        

Rayhan dan semuanya termasuk Ryan dan Laras juga Ethan dan Ratna kini sedang berada di taman belakang rumah

Mereka mengadakan bakar bakar daging sekalian dijadikan untuk kumpul keluarga

"Kamu rencana nikahnya kapan Than?" Tanya buk Astrid pada Ethan

"Akhir bulan depan buk" jawab Ethan tersenyum lalu mengipas ngipas sate yang mereka masak

Azzura hanya duduk di ayunan karena pinggangnya akhir akhir ini menjadi lebih sering pegal dan juga ia sedang merajuk karena di katakan gendut oleh Rayhan ditambah lagi Rayhan tak membujuknya

"Kamu kenapa?" Tanya mbak Laras dan duduk di ayunan sebelah dan menyodorkan piring yang berisi sate pada Azzura

"Dia ngambek mbak" terdengar kekehan diakhir kalimat seseorang yang tiba tiba berdiri di hadapan perempuan tersebut

"Ngambek kenapa?" Tanya Laras sambil tertawa pelan pada Rayhan

"Siapa yang ngambek!!" Ujar Azzura lalu berdiri dan mengambil 3 tusuk sate dari piring yang di pegang Laras setelah itu ia meninggalkan Rayhan dan Laras

Laras dan Rayhan tertawa pelan melihat Azzura

"Berapa bulan kandungan Azzura han?" Tanya Laras sambil mengayun lambat

"Lima masuk enam bulan mbak" jawab Rayhan tak enak hati, ia sudah sepakat dengan Ryan supaya tidak membahas yang berbau kehamilan

Laras tersenyum miris, terdengar helaan nafas berat dari Laras dan itu membuat Rayhan semakin tidak enak hati

Rayhan mengusap tengkuknya

"Nih buat kamu, mbak mau kesana lagi" Laras meletakan piring berisi tusukan sate di pangkuan Rayhan lalu pergi meninggalkan Rayhan sendiri

"Ya elah tinggal setusuk baru dikasih ke aku mbak" ucap Rayhan saat Laras sudah pergi, lalu mengambil sate tersebut untuk dimakannya

Rayhan menggantungkan makanannya karena pandangannya tertutup oleh perut besar khas ibu hamil

"Kenapa?" Tanya Rayhan pada Azzura yang berdiri dihadapannya sambil mengerucutkan bibirnya

"Satenya buat aku sini" ucap Azzura dengan nada ketus

Rayhan tersenyum geli

"Gak, saya belum makan satu tusukpun" ucap Rayhan lalu memasukannya kedalam mulutnya

"Iih mas, ntar anaknya ileran loh" balas Azzura

"Kalau mau ambil nih" ujar Rayhan sambil mengajukan sate yang digigitnya pada Azzura

"Gak mau, ntar mas iseng cium aku"

"Haha, sayakan suami kamu ra. Ga dosa kali" ujar Rayhan lalu menarik Azzura ke pangkuannya

Naas, ayunan tersebut tak kuat untuk menahan beban Rayhan dan Azzura sekaligus

Rayhan terjatuh dengan Azzura diatasnya, semua keluarga berkumpul dan mebantu Rayhan dan Azzura yang terjatuh

Ingin rasanya Ethan menertawakan sahabatnya itu, namun sepertinya hal itu tidak tepat saat ini

Rayhan menopang tubuhnya dengan kedua tangannya kebelakang dengan Azzura yang masih di atasnya

Azzura memegangi perutnya yang sedikit terasa sakit karenanya

"Ra? Apa yang sakit?" Tanya Rayhan panik sambil memegangi perut Azzura dan melihat ke mata Azzura yang kini sedang kesakitan

"Ayok berdiri sayang" buk Astrid mencoba untuk membantu Azzura bangkit dari pangkuan Rayhan namun buk Astrid melihat Azzura meringis

"Azz? Kamu baik baik aja? Ada yang sakit sayang?" Tanya buk Astrid panik

AZZURA [REPOST]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang