"Rapat kali ini cukup sampai disini. Selamat siang dan selamat beristirahat" kalimat penutup dari Rayhan mengakhiri Rapat yang lumayan menguras pikirannya
Rayhan beranjak dari tempat duduknya lalu ia berjalan menuju ruangannya
Ia mendudukkan diri di sofa panjang berwarna cokelat yang ada di dalam ruangan tersebut
Ia membuka kembali ponselnya, dan mengetikkan kalimat yang sama seperti kemarin
kembali membaca dan mempelajari dengan tekun. Karena kemarin ia belum sempat mebaca banyak tapi malah ketiduran
"Woy" pekik seseorang di belakang Rayhan sambil memegang pundak Rayhan dengan keras alhasil Rayhan terkejut
Rayhan yang gelagapan langsung menduduki ponselnya, terserah tu hp mau pecah yang jelas ia tidak ketahuan. Begitulah kiranya pikiran Rayhan
"Eh kutil onta. Gua bilangin ya,kalau mau masuk itu ketok dulu tuh pintu" Sewot Rayhan pada Ethan
"Eh upil gajah, gua udah ketok tu pintu tapi ga di waro. Ya udah gua masuk aja" Ethan langsung duduk di sebelah sahabatnya itu sambil memakan kacang sukro
"Bagi dong" ujar Rayhan, ia tau kalau Ethan sedang menatapnya curiga
"Lu tadi lagi ngapain? Hp lu mana? Nonton bokep ya lu?sendiri aja ga ngajak ngajak" Beruntun pertanyaan Ethan lontarkan pada Rayhan
"Bokep gigimu" lalu Rayhan memasukkan tanganya kedalam bungkus kacang sukro untuk mengambil beberapa butir
"Setan emang" umpat Rayhan karena ternyata sukronya sudah abis
"Lu ngapain kesini?" Tanya Rayhan pada Ethan yang kini memainkan ponselnya
"Gabut hehe. Kerjaan gua udah pada kelar" ucap Ethan tanpa mengalihkan pandanganya dari benda pipih nan canggih tersebut. Lalu ia mendial nomor Rayhan
Drt drt drt
Getaran dan juga suara musik yang teredam menginterupsi keduanya
Seringai jahil muncul di bibir Ethan, dengan secepat kilat ponsel Rayhan sudah ada di genggamannya
"Setan... balikin hp gua anjir"
"Et et et. Gua nyium bau bau rahasia nih" ucap Ethan sambil terus menghindari Rayhan yang berusaha merebut ponselnya kembali
Dengan masih menghindari Rayhan, Ethan men-slide layar hp Rayhan. Rayhan memang tidak pernah mengunci ponselnya karena ia adalah orang yang pelupa
"Woah, Cara menjadi-et et sabar dong gua belum selesai baca nyet" Ethan terus saja berlari dan menghindari Rayhan
"Menjadi suami siaga saat istri hamil muda" lanjut Ethan yang sudah berdiri tanpa gangguan dan Rayhan yang ngos ngosan sedangkan dia gagal
Tiba tiba raut wajah Ethan sumringah dengan mulut menganga
"Ini ini seriusan? Rayhan?ini seriusan?" Tanya Ethan antusias dan kembali duduk disamping Rayhan yang sudah melengos
"Iya"
"Selamat bro, gua bakal jadi oom. Oom kece hehe. Btw han kapan lu ngadonnya?" Rayhan langsung merebut ponselnya dengan kesal dan tak menjawab pertanyaan konyol sahabatnya itu
"Pantesan waktu itu lu bilang gua sok tau. Rupanya lu udah tau duluan ukuranya haha" Rayhan masih tak menggubris Ethan
"Katanya ga suka, katanya jengkel, taunyaaa udah ngadon aja haha"
"Bacot ya lu setan, mending lu keluar deh daripada ga jelas kayak gini" Rayhan melonggarkan dasinya tanda ia gerah akan sikap Ethan yang mengejeknya
"Hahah, but sekali lagi selamat bro. Gua harap lu segera move on dan ga kebayang bayang bini orang lagi" lalu Ethan menepuk pundak Rayhan sebanyak dua kali sebelum ia keluar dari ruangan sahabatnya itu
KAMU SEDANG MEMBACA
AZZURA [REPOST]
Roman d'amour"Artinya saya ga bisa hamil dok?" Tanya seorang gadis yang masih memakai seragam SMA nya -Azzura malik Apa apaan ini? Di jodohkan dengan mendadak dengan seorang bocah? Sedangkan dengan Wanita yang sudah dewasa saja aku akan pikir berulang ulang. -Ra...
![AZZURA [REPOST]](https://img.wattpad.com/cover/115743217-64-k631096.jpg)