55

99.6K 5.6K 161
                                        

Azzura dan Rayhan dibuat lega karena mendapatkan kabar bahwa sang jabang bayi mereka baik baik saja

Kini Rayhan dan Azzura sedang berada di dalam taxi menuju rumah

"Mas kakinya gimana?" Tanya Azzura tiba tiba

"Kaki saya udah ga terlalu sakit kok" jawab Rayhan lalu membuka ponselnya

"Tapi tadi malam mas gendong aku, aku kan berat. Seriusan gak kenapa napa?" Azzura khawatir dengan kaki Rayhan,meskipun Rayhan sudah tidak memakai tongkat tapi tetap saja jalannya masih terpincang pincang

"Saya gak kenapa napa ra" ujar Rayhan sambil mengusap kepala Azzura lalu menarik Azzura menyandarkan kepalanya di pundak Rayhan

"Yang penting itu kamu sama anak kita" jawab Rayham lalu mencium puncak kepala Azzura dari samping

"Makasih mas" ujar Azzura tulus setelah itu tiada yang membuka suara sampai sang supir mengatakan bahwa mereka sudah sampai di depan rumah Rayhan

Rayhan membayar taxi sesuai argo, barulah ia masuk kedalam rumah dengan sedikit terpincang dan Azzura membopong Rayhan

Mereka berdua memasuki rumah dan duduk di sofa

"Gimana han??" Tanya buk Astrid sambil memberikan segelas air minum pada Rayhan

Rayhan meminumnya, baru setengah gelas Azzura mencoleknya dan meminta minuman tersebut

"Alhamdulillah gak kenapa napa ma. Kemarin cuman karena jatuhnya doang Ara nya kesakitan, soalnya kan dia sekarang ada beban" Rayhan terkekeh sambil memegang perut Azzura

Dan betapa senangnya ia saat merasakan tendangan anaknya tepat di tangannya

"Woah hahah. Dia nendang" ujar Rayhan membuat Azzura dan buk Astrid tertawa melihat tingkah Rayhan

"Ayo nendang lagi sayang" bujuk Rayhan di depan perut Azzura

Azzura sudah menahan malu karena buk Astrid sedang bersama mereka

"Yah anak ayah mah PHP, sama kayak ibunya" ujar Rayhan karena tak kunjung dapat tendangan dari sang anak

"Php apa?" Tanya Azzura tak terima akan tuduhan tersebut

"Ya udah, kalian ke kamar aja buat istirahat" ucap buk Astrid lalu berdiri dari duduknya

"Ntar aja deh buk, Azz belum jemur pakaian yang dicuci pagi tadi"

"Udah mama jemur hehe" buk Astrid menyengir pada Azzura

"Ya ampun ibuk, Azz kan jadi ga enak" ucap Azzura tak enak hati

"Ih kamu mah, masih aja ga enak gitu. Han? Ajak Azzura ke kamar!" Perintah buk Astrid

"Ini mama aja yang tarok, mama sekalian ke dapur kok" Azzurapun mengangguk

"Makasih buk" buk Astrid tersenyum lalu menyuruh Rayhan untuk membawa Azzura ke kamar

Rayhan duduk di pinggir ranjang dan di ikuti oleh Azzura

Rayhan turun ke bawah dan duduk di lantai menghadap ke perut Azzura

Azzura menjadi risih dan ingin mundur tapi tidak bisa

"Hai anak ayah" sapa Rayhan di depan perut Azzura

Rayhan meletakkan tangannya di atas perut Azzura

"Ayah khawatir banget loh tadi malam" ujar Rayhan mengajak anaknya mengobrol

"Maafin ayah ya" ucap Rayhan tulus lalu ia merasakan anakny menendang

Rayhan menatap Azzura dengan tersenyum dan mengusap perut Azzura untuk mencari tendangan dari anaknya lagi

AZZURA [REPOST]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang