Rayhan dan Azzura kini sedang berada di rumah sakit, tujuannya kali ini adalah chek-up untuk Azzura dan kontrol untuk Rayhan
Terlebih dahulu mereka menyelesaikan urusan Rayhan, barulah Azzura
"Gimana dok anak saya?" Tanya Rayhan antusias
"Anak bapak sehat, ibunya juga" ucap sang dokter
"Bapaknya yang ga sehat ya buk" ujar Azzura membuat sang dokter terkekeh
"Iya bapaknya yang ga sehat" sang dokter kemudian kembali menjelaskan tentang perkembangan bayi mereka
Seperti yang sudah sudah, foto USG diberikan pada Rayhan
Setelah itu merekapun pergi pulang dengan menggunakan taxi online
Sesampainya di rumah sudah ada buk Astrid yang menanti
"Ma? Foto anakku, udah mulai gede gitu ma" ucap Rayhan menunjukan foto USG tersebut pada ibunya
Tampak perasaan bahagia sekaligus bangga di mata Rayhan
"Iyaaa, kamu harus jagain Azzura sampe lahiran. Mama doain Azzura dan bayinya sehat dan selamat sampai lahiran"
"Amin" ucap mereka semua
Setelah itu Azzura dan Rayhan memasuki kamar
"Ra? 2 Hari lagi idul adha kan ya?" Ucap Rayhan saat Azzura sedang membuka jilbabnya
"Iya"
"Ajak saya ke makam orang tua kamu ra, di TPU tanah kusir kan? " tanya Rayhan
Azzura menoleh dan melihat Rayhan lalu mengangguk dan tersenyum
"Iya mas, kapan?"
"Besok, sekalian ke makam papa" ujar Rayhan
Setelah itu Azzurapun ikut duduk di kepala ranjang bersama Rayhan
Rayhan menarik Azzura supaya bersandar di dadanya,tak lupa kegiatan yang beberapa bulan terakhir ini menjadi candu rayhan
Apalagi kalau bukan mengusap perut Azzura
"Kalau papa masih hidup, pasti papa senang sama kamu ra" Azzura tersenyum
"Papa itu lebih kayak mas Ryan sih. Kalem ga neko neko" ucap Rayhan mengenang papanya
"Berarti mas orangnya neko neko ya?" Ucap Azzura yang sedang asyik mendengarkan detak jantung Rayhan
"Haha ga terlalu sih. Tapi kalau dibandingin sama mas Ryan sih iya. Makanya dulu saya suka cemburu kalau pacar saya deket sama mas Ryan" Azzura mencebikkan bibirnya meledek Rayhan
"Takut kepincut mas Ryan gitu?"
"Iyalah, dia itu cowok idaman"
"Tapi mas suami idaman" ujar Azzura membuat Rayhan mengernyit geli
"Kamu kenapa sih? Kok akhir akhir ini jadi suka ngegombal?" Rayhan menjiwil hidung Azzura
Azzura hanya tersenyum
"Enggak kenapa napa" ucap Azzura
"Ra?" Azzura yang sedang bersandarpun duduk tegak
"Kenapa?" Tanya Azzura sambil mengusap pinggangnya karena capek bersandar di dada Rayhan dengan keadaan miring
Rayhan menatap Azzura penuh harap dengan senyuman, Azzura yang ditatap menjadi salah tingkah namun tetap menatap Rayhan
Rayhan menaik turunkan alisnya, Azzura mengernyit namun tetap tersenyum seperti menahan tawa
"Sembuh dulu mas nya!!" Ucap Azzura lalu turun dari ranjang dan menuju kamar mandi untuk mengjindari Rayhan
"Seriusan?!!"
"Iya" wajah Azzura sudah semerah tomat
Setelah itu, Azzura masuk kedalam kamar mandi dan bercermin sambil mengulum senyum lalu Azzura menutup wajahnya dengan tangan karena malu. Setelah mencuci mukanya
Saat Azzura keluar dari kamar mandi, ia terkejut karena melihat Rayhan yang berada di depan pintu kamar mandi
"Mas ngapain disini?" Tanya Azzura sebiasa mungkin
"Muka kamu kenapa merah?" Tanya Rayhan menahan tawa membuat Azzura semakin blushing
"Awas ih mas" ujar Azzura mengalihkan pembicaraan
Rayhanpun memberi jalan pada Azzura dan mengikuti jalan Azzura dengan terpincang pincang
"Emang kamu tau apa yang saya minta?" Tanya Rayhan yang berada dibelakang Azzura
"Tau" ucap Azzura pelan
"Apaan?" Tanya Rayhan menggoda
"Auk ah, kepala aku sakit" ujar Azzura pura pura merajuk dan kembali menuju ranjang dan membaca buku pelajarannya
"Tadi tau sekarang Auk" Rayhanpun berjalan sambil meloncat dengan satu kaki mengikuti Azzura
"Mas ngapain sih ngikutin aku?" Tanya Azzura
"Kan saya pengen tau ra, emang saya minta apaan dipikiran kamu?" Rayhan memperhatikan Azzura yang kink sedang membaca buku pelajarannya
"Hahaha udahlah ga usah dijawab kalau kamu malu" ujar Rayhan lalu menekan pipi tembem Azzura dengan jempol dan ke empat jari lainnya dan membuat bibir Azzura seperti ikan
"Terus kalau kamu tau pikiran saya yang tadi, kenapa pas saya cemburu kamu ga bisa tau?" Tanya Rayhan lalu duduk di sebelah Azzura
Azzura menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
"Ya aku kan ragu mas" ucap Azzura akhirnya
Rayhan mengambil buku Azzura dan meletakkannya di atas nakas, setelah itu iapun mengambil tangan Azzura dan Rayhan menggenggamnya
"Kamu masih ragu sama saya ra?!"
Azzura tak menjawab, otaknya masih memikirkan jawaban yang tepat untuk Rayhan
"Enggak mas. Aku udah ga ragu lagi sama mas" Azzura tersenyum menatap Rayhan tepat di manik matanya
"Love you ra!" Ucap Rayhan lalu memeluk Azzura yang kini berbunga bunga karena Rayhan baru saja mengatakan bahwa Rayhan mencintainya
"Love you too mas" ucap Azzura pelan saat ia berada di pelukan Rayhan
Mereka terus berpelukan dan seakan enggan melepaskannya
"Sekarang aja yuk ra, Saya udah sembuh loh!" Ucap Rayhan tiba tiba berniat kembali menggoda istrinya itu
*****
Kemaren ga update karena gua udah ngetik 2 part eh taunya pas gua mau update malah ga ada -__-
.
Btw, RAYHAN DAN AZZURA telepati 😂
Ada yang bisa nebak apa isi pikiran mereka berdua??
Gua rasa itu gampang deh
Kalau antenanya kuat :v
😂✌😆
.
Tenang aja, Endingnya masih lama kok wkwkw
.
Kemaren gua pengen tau aja reaksi kalian kayak mana 😂✌
KAMU SEDANG MEMBACA
AZZURA [REPOST]
Cinta"Artinya saya ga bisa hamil dok?" Tanya seorang gadis yang masih memakai seragam SMA nya -Azzura malik Apa apaan ini? Di jodohkan dengan mendadak dengan seorang bocah? Sedangkan dengan Wanita yang sudah dewasa saja aku akan pikir berulang ulang. -Ra...
![AZZURA [REPOST]](https://img.wattpad.com/cover/115743217-64-k631096.jpg)