15

119K 8.4K 256
                                        

Rayhan membeku di tempat, genggamannya semakin erat dan membuat Azzura sedikit meringis
***********************************
"Sania? Mantan mas Rayhan yang pernah di ceritain sama ibuk kan ya?" -bathin Azzura

"Tyas, tolongin kakak dulu cari hp" ucap Sania lalu menggeret tangan Tyas namun pergerakanya terhenti saat ia melihat Rayhan

"Rayhan?" Lirih Sania, sungguh ia merasa bersalah tapi dia juga tidak bisa melakukan apapun sekarang

Ia telah bersuami

Sedangkan Rayhan, ingin sekali ia berlari meninggalkan tempat ini. Ia takut pertahananya roboh jika melihat Sania. Tapi ia ingat pesan Ethan

"Ngapain kabur kalau ketemu mantan? Inget itu mantan bukan setan!!"

Emang ya, teori itu lebih gampang daripada praktek- batin Rayhan

"Hai" sapa Rayhan singkat dengan senyuman yang ia paksakan

Mata Sania beralih pada genggaman tangan Rayhan dan Azzura

Rayhan yang menyadari itu langsung mengenalkan Azzura pada Sania

"Oh kenalin, Azzura istri saya lagi hamil anak pertama" tiba tiba saja raut wajah Rayhan menjadi sumringah kala mengingat ia akan menjadi seorang ayah

"Lu hamil Azz?" Tanya Tyas antusias

"Iya masuk satu bulan" jawab Azzura sambil melirik Rayhan

"Wow, selamat ya Azz gua seneng dengernya" Virla langsung memeluk tubuh Azzura

"Anak saya kejepit kalau kamu meluknya kayak gitu" ucap Rayhan polos sambil memisahkan Virla dari pelukan Azzura

"Ck" decak Virla pada akhirnya

"Gak nyangka gua bakal jadi tante. Hiks" ucap Ratna terharu dan sudah mengeluarkan air mata bahagianya

Kenapa Ratna terlalu gampang nangis?- batin Virla sambil memutar bola matanya

"Selamat ya Han, aku ikut bahagia" ucap Sania yang diangguki oleh Rayhan

"Selamat ya" ucap Sania seperti mengingat nama Azzura

"Azzura" ucap Rayhan

"Oh iya, selamat ya Azzura. Semoga bayinya sehat sampe lahiran" doa Sania dan diamini oleh mereka semua

Setelah itu Rayhan pamit untuk pulang pada mereka semua

Sesampainya di mobil Rayhan tak langsung menjalankan mobilnya, ia menyenderkan tubuhnya dan menutup matanya seolah olah ia baru saja terlepas dari beban

Sedangkan Azzura yang dari masuk kedalam mobil menghadap keluar jendela melirik kesamping kirinya

Ia melihat Rayhan yang mengeraskan rahanganya dengan mata terpejam

Azzura memang tidak tau persis bagaimana perasaan Rayhan kini tapi yang jelas perasaan Rayhan pasti sedang kacau

Azzura memberanikan diri mengusap lengan kiri Rayhan dan itu membuat Rayhan menoleh sebentar lalu ia kembali menatap kedepan

Rayhan nyaman tapi ia terlalu naif untuk mengakuinya

Azzura tersenyum melihat Rayhan yang menoleh

"Cuman orang hebat yang bisa berdamai dengan masa lalunya, dan mas termasuk orang hebat itu" ucap Azzura dengan tangan masih mengusap lengan Rayhan

"Kamu tau siapa dia?" Tanya Rayhan tanpa menatap Azzura

"Mantannya mas kan?" Itu bukan sebuah kalimat pertanyaan tapi lebih ke pernyataan

"Hmm, mama yang cerita?" Tanya Rayhan

"Iya, ibuk cerita sedikit" jawab Azzura yang sudah tak mengusap lengan Rayhan

"Oh" balas Rayhan singkat, ia juga tak mempermasalahkan Azzura yang mengetahui masalalu nya

"Mau pulang atau makan?" Tanya Rayhan sambil menjalankan mobilnya keluar pekarangan rumah Virla

"Beli makan aja, aku mau makan di rumah" jawab Azzura

"Ra, kamu gak ngidam apa gitu?"

"Ada sih" jawab Azzura santai

"Terus kenapa kamu ga bilang sama saya? Kalau anak saya ntar ileran gimana?" Rayhan langsung mengoceh dan itu membuat Azzura tertawa

"Hahaha enggak kok mas, aku belum ngidam. Mas kalii"

Tiba tiba Rayhan tampak berpikir, apakah akhir akhir ini dia ada mengidam(?)

"Eh? Iya deng saya yang ngidam. Kemaren saya makan jeruk bali, bakso urat, salak" ucap Rayhan membuat Azzura sedikit terkekeh

"Mas sayang banget ya sama bayi ini?" Tanya Azzura dengan nada lirih sambil mengusap perutnya yang belum membuncit tersebut

Rayhan yang merasakan perubahan nada bicara Azzura itu mengambil nafas dalam

Azzura merasakan sesuatu yang berat di perutnya

"Orang tua mana yang gak sayang sama anaknya?" jawab Rayhan sambil mengelus perut Azzura

Azzura hanya tersenyum miris

Terus kapan kamu bakal sayang sama aku juga mas? - Bathin Azzura

Dan suami mana yang ga sayang sama istrinya ra. Saya sayang sama kamu tapi saya terlalu naif buat ngakuinya- Bathin Rayhan

*****
Aduh mas Rayhan 😂
Lucu deh, kalau sayang tinggal bilang

Rayhan: teori lebih gampang daripada praktek
Author: maksudnya?
Rayhan: ngomong lebih gampang daripada ngelakuinnya -_-
//
Sebenernya Kan janjinya 2 part
Cuman nanggung
Ya udah sekalian aja heheh
Dan g tau kapam update lagi 😘😘
Doakan secepatnya

AZZURA [REPOST]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang