18

119K 7.5K 102
                                        

"Bukan apa apa kok mas" Langsung saja Azzura meremas kantong bajunya yang mana kado tersebut berada

"Maruk dasar, kado harusnya di bagi dua malah diambil sendiri" ucap Rayhan lalu ia membalikan badan dan menutupi tubuhnya dengan selimut sampai sebatas leher

Sebenarnya Rayhan tidak terlalu menginginkan kado tersebut, hanya saja ia ingin tau apa sebenarnya kado itu sampai sampai Azzura tak mau memberi taunya

Azzura tidak menjawab perkataan Rayhan

Kalau saja Rayhan tak menggodanya dengan meminta jatah, mungkin ia akan biasa saja memberikan isi kado tersebut yang memang seharusnya hanya untuk Rayhan

Azzura bergerak gerak, entah mengapa ia kepikiran dengan godaan Rayhan tadi

Bagaimanapun juga Rayhan suaminya, cepat atau lambat mereka pasti akan melakukannya juga

Tapi Azzura belum siap, ia masih takut. Apa mungkin Azzura trauma?

"Ra tidur! Jangan gerak gerak mulu" ucap Rayhan

Azzura yang di tegur langsung menutup matanya dan mencoba memasuki alam bawah sadarnya

30 menit kemudian

"Ra? Kamu udah tidur?" Rayhan membalikkan badan dan menatap Azzura yang tidur terlentang menghadap langit langit kamar

"Udah tidur kali ya?" Tanya Rayhan pada dirinya sendiri

Lalu Rayhan mendekatkan dirinya ke Azzura

"Fffuah" Rayhan sedikit meniup wajah Azzura memastikan Azzura sudah benar benar tertidur

Azzura sedikit menggeliat karenanya

Lalu Rayhan melancarkan aksinya mencari letak kado yang membuatnya kepo

Awalnya Rayhan turun dari ranjang dan berjalan ke arah sofa

Rayhan mencari di sofa tapi tidak ada, ia yakin benda itu kecil. Tapi apa? Otaknya yang ber-IQ tinggi juga tak bisa meng-ekspetasikan apa sebenarnya kado itu

"Ck" decak Rayhan karena tak menemukan benda itu

Rayhan kembali ke atas kasur, membaringkan tubuhnya,menopang kepalanya dengan satu tangan lalu menatap Azzura

"Saya kepo loh" ucap Rayhan sambil menatap Azzura yang tidur dengan wajah yang damai

Saat sedang asik memandangi wajah Azzura Rayhan melihat tangan Azzura yang meremas kantong bajunya

Senyuman jahil Rayhan langsung muncul

Lalu dengan perlahan ia melepaskan remasan Azzura dan mengambil benda yang membuatnya kepo di dalam kantong baju Azzura

"Allahuakbar bhakkk" Rayhan tertawa tanpa suara saat mengetahui kado yang membuatnya kepo tersebut

"Kirain apaan kadonya" ucap Rayhan di sela sela tawanya

"Anjir, siapa sih ni yang ngasih" kini Rayhan sudah tak tertawa lagi, ia turun kembali dari tempat tidurnya dan menuju kantong plastik besar yang menampung kertas kertas kado tadi dan mengambil sampah paling atas

Rayhan mencari nama pengirim di bungkus kado itu namun hasilnya nihil, ia tak menemukannya

Tapi Rayhan menemukan sticky note di dalamnya

"Mas pengen cepet dapet ponakan"

Rayhan menggeleng heran, dan langsung mengambil ponselnya

Segera ia mendial nomor yang bernama

Mas Ryan

"Hallo mas?"

AZZURA [REPOST]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang