33

101K 6.8K 162
                                        

"Mbak ada boneka stitch gak?" Tanya Ethan pada kasir toko boneka tersebut

Ethan menelan ludah samar ketika melihat penampilan mbak mbak tadi

Rayhan sedikit menganga dibuatnya

Mereka berdua bukan tergoda, hanya saja merasa risih melihat pakaian super ketat yang mencetak lekukakan tubuh sang kasir

Yang menjadi masalah disini adalah, sang kasir itu memakai jilbab tapi masih menampakkan cetakkan dadanya

"Iya mas? Ada yang bisa saya bantu?" Ujarnya pelan dan tersirat nada menggoda di dalamnya

"Saya mau boneka stitch yang gede, yang bulunya lembut" ujar Ethan

"Ok" ucap sang kasir lalu ia keluar dari tempatnya dan berjalan menuju rak rak boneka

Ethan menganga kala melihat sang kasir melenggokan tubuhnya

"Anjir tu cewek" ujar Ethan pelan dan Rayhan terkekeh lalu merekapun berjalan mengikuti kasir tadi

Mereja berhenti di salah satu rak yang berisi banyak bonek besar

Sang kasir tadipun menunduk untuk mengambil boneka stitch yang berada di rak nomer dua dari bawah

"Ati ati jatoh mbak" ucap Ethan ambigu, Rayhan langsung menyenggol lengan Ethan supaya tidak berbicara lebih lagi

Rayhan tau bagaimana mulut Ethan, Ethan itu cowok dengan mulut ter-cewek yang pernah di kenalnya

Tapi bukan berarti Ethan melambay ya.

"Ini mas, bulunya lembut. Pakai Dakron terbaik dan juga empuk" jelas sang kasir dan memberikan senyuman

Ethan yang sungguh gemas ingin melenyapkan manusia seperti inipun tersirat niatan jahil

Toh besok dia pulang ke Jakarta, jadi dia tidak akan malu jika melakukan ini

Terlebih lagi, sepertinya toko tersebut sedang tidak ramai

"Mas aku pilih yang ini yaa?" Ucap Ethan dengan nada manja pada Rayhan

Lalu tanganya menggandeng tangan Rayhan dan meletakan kepalanya di bahu Rayhan

Langsung saja Rayhan menyentak Ethan dan menatap tajam Ethan

"Anjir lu ngapain sih setan!!" Ucap Rayhan risih

"Iih mas, ngomongnya kasaaar. Gak sukak deeh" ucap Ethan lalu mulutnya komat kamit dan menelototkan matanya

Rayhan mengerti, ini bukan hal gila pertama yang di lakukan Ethan dan melibatkan dia

"Hehe maaf ya sayang, kamu mau apa?" Tanya Rayhan lembut

"Setan emang nih anak, kebiasaan banget gak briffing" -bathin Rayhan

Kasir tadi menatap aneh Rayhan dan Ethan

Lalu Ethanpun mengambil boneka dari tangan kasir tersebut

Setelah itu, sang kasir meninggalkan kedua lelaki yang di sangkanya sesuka sesama jenis itu sendiri

Rayhan melepaskan tangan Ethan yang dari tadi menggenggam tangannya

"Lepas nyet, geli banget gua bangke!!" Ujar Rayhan lalu bergidik dan meninggalkan Ethan yang sedang memegang boneka tersebut

"Hahhaa, maas Rayhan iiiihh" ujar Ethan lalu berlari mengejar Rayhan

Merekapun sampai di kasir

"Ini mbak berapa?"

"235 mas" ucap sang kasir tersebut sudah dengan nada biasa saja

Sepertinya dia ilfell

"Nih mbak, makasih ya" lalu Rayhan dan Ethan berjalan keluar toko tersebut

Sebelum benar benar keluar, mereka mendengar sang kasir menggerutu

"Ampuuuuuun deh, masa ga ada sih cowok ganteng yang tulen jaman sekarang?"

"Sekalinya ganteng begitu. Huft"

Rayhan dan Ethan tak tahan untuk tidak tertawa

Saat mereka sudah berada di luar toko, tawa merekapun pecah

Mereka seperti lupa dengan umur

Orang orang yang berlalu lalang melihat mereka dengan berbagai tatapan

"Anjiiir gilak sumpah, kapan terkahir kita begitu?" Tanya Rayhan

"Jaman SMA kali ya? Pas si Andin ngejar ngejar lu? Hahaha" mereka bernostalgia di sepanjang jalan menuju Hotel

"Eh? Lu ga mau beli apa gitu buat Azzura?" Tanya Ethan

"Oh iya, tapi apaan ya? Selama ini gua ga pernah liat dia beli barang gitu" ujar Rayhan menerawang

"BH, CD" usul Ethan santai dan mendapat toyoran

"Mending ga usah ngomong lu!!" Ucap Rayhan sengit dan di balas cengiran oleh Ethan

"Hahaha" Ethan tertawa melihat Rayhan yang kesal

"Mukenah, baju, jilbab, apalagi ya" kini Ethan mengusulkan dengan benar

"Jakarta juga banyak" ujar Rayhan

"Gua bantu cariin deh" ucap Ethan lalu ia berjalan mendahului Rayhan menuju toko yang menjual alat alat sholat lengkap

Rayhanpun mengikuti langkah Ethan

Setelah itu merekapun mulai mencari, Rayhan melihat lihat sajadah lalu terus menuju temoat mukenah

Pandangannya terhenti pada mukenah putih bersih berbordir tebal

Dengan sedikit sentuhan warna biru di sekelilingnya

Rayhan mengambilnya, lalu menatap lama mukenah tersebut

Senyum tipis terukir dibibir Rayhan, ia membayangkan Azzura yang memakainya

"Yeeeeuuu si monyet, gua pikir belum ketemu" ucap Ethan lalu ia mengambil mukenah di tangan Rayhan

"Yang ini bagus,ambi yang ini aja" usul Ethan

"Tapikan gua baru 5 bulanan nikah, mukenah yang jadi mahar juga masih kepake sama Azzura"

"Yaelah lu, ga bakal miskin lu beliin bini satu" ucap Ethan

"Bukan gitu, lu ga tau aja Azzura kayak mana" ujar Rayhan

"Beli aja, lu kasihnya pas ada event apa kek gitu antara lu berdua sama dia" kali ini usulan Ethan bisa di terima oleh Rayhan

"Ok" lalu Rayhanpun menuju kasir dan membayar belanjaannya

Tak lupa ia juga meminta untuk membungkuskan mukenah tersebut dengan kertas kado

Setelah itu merekapun benar benar kembali ke hotel untuk beristrahat

"Tidur bego lu" ucap Ethan lalu ia masuk kedalam selimut, meninggalkan Rayhan yang sedang menatap foto candid Azzura saat mereka berlibur di Bali kemarin

Kamu wanita yang baik, kenapa jodoh kamu malah saya? laki laki penuh dengan dosa?

Saya harap, suatu hari nanti saya akan nemuin jawabannya ra

*****
Kok gua ngakak ya? 💃
.
Hope you like it guys 💕

AZZURA [REPOST]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang