22

117K 8.2K 102
                                        

Mereka sampai di bandara internasional Ngurah rai setelah menempuh jalur udara yang lumayan melelahkan

Rayhan dan Azzura langsung menuju hotel yang telah di siapkan

Mereka sampai sudah hampir maghrib, sesampainya di hotel Rayhan langsung mandi dan mengganti bajunya karena badannya sudah sangat lengket

Azzura juga ingin mandi, tapi bajunya hanya sepasang

Rayhan keluar dari kamar mandi sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk dan itu terlihat segar

"Ga mandi?" Tanya Rayhan

"Bajunya kan cuman sepasang, besok pakai apa?" Ucap Azzura memelas

"Besok beli" lalu Rayhanpun menyuruh Azzura untuk menuju kamar mandi dengan isyarat

Azzurapun menurut

Setelah mandi dan berpakaian, Rayhan mengajak Azzura untuk makan malam di cafe hotel

Malam ini mereka akan beristirahat menyiapkan tenaga untuk besok. Karena besok mereka berkeliling Bali

"Besok mau kemana dulu?" Tanya Rayhan saat mereka sudah berada di dalam selimut

"Aku ga terlalu tau Bali" ucap Azzura

"Oooh"

"Tapi aku satu tempat yang pengen banget aku datengin,boleh mas?" Tanya Azzura semangat

"Tempat apaan?" Tanya Rayhan

"Five element spa" jawab Azzura dengan wajah sumringah

"Ya udah, sore kita kesana"

"Pagi sampe siangnya di hotel?"

"Liat besok"

Setelah itu mereka berbaring dalam diam, tak ada satupun yang bergerak ataupun mengeluarkan suara padahal belum ada satupun yang tertidur

"Mas?" Cicit Azzura

"Hm?" Gumam Rayhan dengan mata tertutp, namun sepersekian detik matanya terbuka, sedikit terkejut karena Azzura memeluknya

Rayhan tak membalas sampai akhirnya ia mendengar isakan

"Kenapa?" Tanya Rayhan yang kini mengelus tangan Azzura yang melingkar di tubuhnya

"Aku juga ga tau kenapa" lirih Azzura dengan sesegukan karena menangis

Rayhan membalikan badan menghadap Azzura dengan begitu Azzura bisa menelusupkan kepalanya di dada Rayhan

"Lucu kamu" ucap Rayhan sedikit terkekeh

"Udah jangan nangis" ucap Rayhan lembut lalu menghapus air mata Azzura

"Ada yang mau di bilang?" Tanya Rayhan menenangkan Azzura dan Azzura mengangguk di dalam dekapan Rayhan

"Jangan cuekin aku" pinta Azzura membuat Rayhan mengukir senyum tipis

"Saya ga cuekin kamu" ucap Rayhan membela diri

"Tapi mas dingin sama aku"

"Jadi kamu ga suka kalau saya dingin?" Tanya Rayhan di balas dengan gelengan oleh Azzura

"Pertanyaan saya yang kemaren malam belum kamu jawab" ucap Rayhan lalu ia memperbaiki posisi memeluk Azzura

"Aku ga yakin kalau mas-" Azzura menggantungkan kalimatnya lalu ia mengambil nafas

"Cemburu" cicit Azzura

Rayhan tersenyum di atas kepala Azzura, dan kemudian mencium puncak kepala Azzura

"Kenapa ga yakin?" Tanya Rayhan

Azzura bukannya menjawab malah isakannya semakin kencang sehingga badannya bergetar dan semakin menguatkan pelukannya pada Rayhan

"Ra? Kamu kenapa sih?" Kini Rayhan mulai khawatir

"Aku, aku ga tau mas. Aku ga tau kenapa pengen nangis pas meluk mas" ucap Azzura di sela tangisannya

"Kamu kangen berarti sama saya" ucap Rayhan pd

"Ga tau mas" ucap Azzura lalu Azzura duduk dan menyandarkan kepalanya di kepala ranjang dan Rayhanpun juga ikut duduk

Azzura mengelap air matanya, iapun heran kenapa ia merasa rindu berat terhadap Rayhan namun juga ada perasaan seperti perasaan seorang istri yang sedang menanti suaminya pulang dari perang

Rayhan tersenyum hangat melihat Azzura lalu ia mengusap lembut kepala Azzura

"Kalau bukan kamu berarti dia yang kangen saya, dia tau kalau orang tuanya lagi bermasalah" ucap Rayhan lembut sambil mengelus perut Azzura yang mulai menonjol dan itu membuat Azzura menitikan air mata terharunya

"Aduh kok nangis lagi?" Rayhan terkekeh dan menghapus air mata Azzura

"Anak ayah masih kangen ya?" Ucap Rayhan mengelus dan seperti mengajak ngobrol anaknya

Azzura kembali memeluk Rayhan dengan masih menangis terharu

"Sssttt" Rayhan menenangkan Azzura

"Saya cemburu ra" Rayhan akhirnya mengakuinya

"Saya memang tipe pencemburu, mungkin itu juga yang buat pasangan saya yang dulu dulu kurang betah sama saya" isakan Azzura sudah mulai menghilang

Azzura terdiam mendengar pengakuan Rayhan

Rayhan mengeratkan pelukannya lalu mengambil nafas dalam

"Saya belum bisa kalau bilang saya cinta sama kamu" ucap Rayhan, lalu ia mengambil nafas lagi dan meletakkan dagunya di atas kepala Azzura

"Tapi jujur in the deep my heart saya sayang sama kamu, saya mulai takut kehilangan kamu" Azzura tersenyum dalam dekapan hangat Rayhan

"Saya ingin belajar mencintai kamu, karena kamu dan dia masa depan saya sekarang" Rayhan kembali mengusap perut Azzura

Azzura mengangguk anggukan kepalanya

Terlalu sulit baginya untuk berkata kata

"Kamu mau kan? Bantu saya untuk mencintai kamu, kita mulai dari awal lagi" ujar Rayhan lalu ia mengecup puncak kepala Azzura lalu melepas pelukannya

"Udah jangan nangis, nanti anak saya ikutan nangis lagi" ucap Rayhan menghibur Azzura

"Ih anak aku juga" ucap Azzura manja membuat Rayhan gemas

Cup

Rayhan mencium singkat kening Azzura

"Udah sekarang tidur, besok kita jalan jalan" ujar Rayhan yang di angguki Azzura

Merekapun kembali membaringkan tubuh, saling berhadapan. Azzura langsung menutup matanya, kepalanya sedikit berdenyut karena obrolan emosional tadi

Rayhan menghapus jejak airmata Azzura dan menyingkirkan anak rambut Azzura yang sedikit lepek karena terkena air mata tadi

Rayhan menghela nafas dalam, dadanya yang semula sesak kini terasa lega

Rayhan mendekap Azzura dan memutuskan untuk menyusul Azzura ke alam mimpi

*****
Jujur ini part paling emisional
Alay ga sih kalau gua bilang gua nangis pas bikin part ini? 😭😭😭
Bukan nangis sedih
Baper sendiri wkwkwk
.
Btw udah tggl 17 aja
Itu berarti Azzura udah 1 bulan
Dan gua seneng banget bisa di rank- 52 in romance 😍😍
Thank you guys ❤❤
.
Follow meeeh
.
On instagram
Oktavionaefel_malik

AZZURA [REPOST]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang